Bittime - Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) kedatangan pemain baru ZeroLend (ZERO). ZeroLend adalah platform pinjaman kripto terdesentralisasi yang dirancang khusus untuk aset staking likuid (liquid restaking token/LRT) dan aset dunia nyata (real-world asset/RWA) di jaringan Layer-2.
ZeroLend menjadi pelopor bagi pengguna kripto yang menginginkan kemudahan dan fleksibilitas dalam mengelola aset digital mereka. Jaringan Layer-2 yang didukung oleh ZeroLend, seperti Linea, zkSync, Manta Network, Blast, dan X Layer, menawarkan transaksi yang lebih cepat dan hemat biaya dibandingkan dengan jaringan utama Ethereum.
Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin berpartisipasi dalam ekosistem DeFi tanpa harus terkendala oleh biaya gas yang tinggi.
Lebih dari Sekedar Pinjam-Meminjam Kripto
ZeroLend melampaui konsep dasar pinjam-meminjam aset kripto konvensional. Platform ini menawarkan enam produk utama yang inovatif, yaitu:
DeFi Lending:
ZeroLend memungkinkan siapa saja untuk berperan sebagai penyedia likuiditas (lender) atau peminjam (borrower). Pengguna dapat memanfaatkan kepemilikan aset kripto mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menyetor aset tersebut ke dalam kumpulan pinjaman (lending pool).
Sebaliknya, pengguna juga dapat meminjam aset kripto untuk berbagai keperluan, seperti trading atau investasi.
LRT Lending:
ZeroLend memahami pentingnya likuiditas bagi investor kripto. Melalui produk LRT Lending, pengguna dapat menyetorkan token bukti kepemilikan staking (liquid restaking token/LRT) mereka, seperti EtherFi, Puffer, Renzo, dan Kelp.
Dengan cara ini, pengguna dapat mengakses likuiditas tambahan tanpa kehilangan imbalan staking yang mereka dapatkan. Ini jelas menjadi solusi yang menarik bagi investor yang ingin memaksimalkan potensi aset mereka.
Cek Market Crypto Hari Ini:
RWA Lending:
ZeroLend menjadi jembatan antara dunia kripto dan dunia keuangan tradisional. Melalui RWA Lending, pengguna dapat meminjamkan atau meminjam aset dunia nyata yang telah ditokenisasi di blockchain, seperti saham, obligasi, real estat, dan komoditas.
Fitur ini membuka kran akses modal yang lebih luas, memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan aset riil mereka sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk kripto.
Account Abstraction:
ZeroLend berupaya menyederhanakan interaksi pengguna dengan DeFi. Melalui Account Abstraction, kerumitan yang terkait dengan dompet kripto tradisional dan biaya gas dapat diminimalisir.
Pengguna dapat menikmati transaksi tanpa biaya gas (gas-less), login media sosial, dan transaksi terdelegasi. Dengan demikian, ZeroLend menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih mudah dan nyaman.
ZeroLend Token (ZERO):
Token ZERO berperan sebagai roda penggerak tata kelola (governance) dalam ekosistem ZeroLend.
Token ERC-20 yang dibangun di jaringan Linea ini memberikan hak suara kepada para pemegangnya untuk turut menentukan arah pengembangan platform ke depannya. Partisipasi aktif dari komunitas pengguna menjadi kunci bagi keberlangsungan dan evolusi ZeroLend.
Cara Beli Kripto:
ZeroLend Protocol Airdrops:
Keterlibatan pengguna dalam ekosistem ZeroLend tidak hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga membuka peluang untuk mendapatkan airdrop dari protokol terintegrasi lainnya, seperti Renzo dan EtherFi.
Dengan skema ini, ZeroLend mendorong partisipasi aktif dan pertumbuhan ekosistem DeFi secara keseluruhan.
TVL ZeroLend
ZeroLend tercatat memiliki Total Nilai Terkunci (Total Value Locked/TVL) sebesar $198,2 juta (sekitar Rp3,17 triliun) dan lebih dari 465.000 alamat pengguna aktif. Angka ini menunjukkan kepercayaan dan minat yang tinggi dari komunitas kripto terhadap ZeroLend.
Di sisi lain, dukungan dari investor institusi ternama seperti Consensys, Polygon Ventures, dan Transform Capital semakin memperkuat kredibilitas dan potensi pengembangan ZeroLend di masa depan.
Kesimpulan
Kehadiran ZeroLend menjadi angin segar bagi kemajuan dunia DeFi. Platform ini menawarkan solusi inovatif yang menjawab kebutuhan pengguna akan kemudahan, fleksibilitas, dan akses ke berbagai instrumen keuangan.
Dengan terus berinovasi dan membangun komunitas yang kuat, ZeroLend berpeluang menjadi pemimpin dalam tren aset likuid dan jembatan antara dunia kripto dengan dunia keuangan tradisional. ([Sumber: Bitget]([invalid URL removed]
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
USDT Staking: Rahasia Tersembunyi di Balik Keuntungan Stabil
APX Finance: Pengertian, Cara Kerja, dan Sejarahnya
Koin Hamster Kombat Dirilis Juli, Tunggu Saja di TON
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.