Bittime - Holograph (HLG) adalah protokol tokenisasi omnichain. Protokol ini memungkinkan penerbit aset untuk membuat token omnichain yang dapat digabungkan secara native. Holograph menggunakan native token bernama HLG sebagai jantung dari ekosistem ini.
Penasaran dengan protokol omnichain ini? Artikel ini akan membahas mengenai apa itu Holograph (HLG) hingga analisis fundamentalnya. Jadi, simak terus ya!
Apa Itu Protokol Omnichain?
Sebelum membahas lebih lanjut tentang Holograph, penting untuk mengetahui dulu apa itu protokol omnichain. Jika diibaratkan, blockchain ibarat kumpulan pulau-pulau yang masing-masing memiliki aturan dan ekosistem sendiri.
Protokol omnichain hadir untuk membangun jembatan antar pulau tersebut. Fungsinya adalah menghubungkan berbagai jaringan blockchain yang berbeda menjadi satu ekosistem yang saling terhubung.
Dengan protokol omnichain, pengguna dan developer bisa menikmati pengalaman yang lebih mudah dan efisien. Mereka dapat melakukan banyak hal.
Di antaranya adalah bertukar aset digital, menjalankan smart contract, dan mengakses aplikasi terdesentralisasi (DApps) di berbagai blockchain secara bebas tanpa hambatan. Ini memecahkan masalah interoperabilitas yang selama ini menjadi tantangan di dunia blockchain.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Apa Itu Holograph (HLG)?
Holograph adalah protokol tokenisasi omnichain, yang memungkinkan penerbit aset untuk membuat token omnichain yang dapat digabungkan secara native. Sederhananya, Holograph menyediakan infrastruktur untuk menerbitkan dan bertransaksi aset digital di berbagai blockchain secara bersamaan.
Kemampuan inilah yang menjadikan Holograph sebagai salah satu protokol terpopuler untuk produksi dan distribusi aset lintas-rantai (cross-chain). Jutaan aset on-chain telah berhasil dicetak menggunakan Holograph, membuktikan keandalan dan kemudahan penggunaannya.
Baca juga: Peluang Emas Perdagangan Toshi (TOSHI) di 2024: Jangan Sampai Terlewat!
Proses kerja Holograph terbilang efisien. Ketika aset hendak dipindahkan ke blockchain lain, token tersebut dibakar (burn) pada blockchain asal. Kemudian, Holograph mengirimkan pesan melalui protokol perpesanan ke blockchain tujuan.
Setelah itu, token dengan jumlah yang sama dicetak kembali pada alamat kontrak yang sama di blockchain tujuan. Melalui mekanisme ini, Holograph menawarkan beberapa keunggulan:
- Likuiditas Terpadu: Aset yang sama dapat diperdagangkan di berbagai blockchain, sehingga meningkatkan likuiditas keseluruhan.
- Minimnya Slippage: Harga jual dan beli aset mendekati nilai sebenarnya, meminimalkan kerugian akibat perbedaan harga (slippage) yang kerap terjadi di perdagangan kripto.
- Fungibilitas Terjaga: Setiap token identik dan dapat dipertukarkan dengan token lain yang sejenis, terlepas dari blockchain asalnya.
Dengan kata lain, Holograph memecah belenggu antar blockchain dan memungkinkan pertukaran aset secara mulus dan efisien. Hal ini berpotensi menjadi terobosan penting dalam pengembangan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) ke depannya.
Penggunaan Holograph (HLG)
Kemampuan Holograph sebagai protokol tokenisasi omnichain membuka berbagai peluang penggunaan yang menarik. Teknologi ini memungkinkan penerbit aset untuk membuat token yang mewakili aset digital apa pun, baik yang bersifat fungible (dapat dibagi) maupun non-fungible (unik).
Dengan kata lain, Holograph menawarkan fleksibilitas tinggi dalam hal pembuatan aset kripto yang dapat diprogram sesuai kebutuhan.
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan nyata (use cases) Holograph:
Seni Digital
Seniman dapat memanfaatkan Holograph untuk membuat representasi token dari karya seni digital mereka, seperti lukisan, gambar, ilustrasi, fotografi, dan motion graphics. Hal ini memudahkan kepemilikan, perdagangan, dan monetisasi karya seni digital secara transparan dan efisien.
Item Game
Studio game dapat menggunakan Holograph untuk membuat representasi token dari aset dalam game mereka. Ini bisa berupa mata uang dalam game, item kosmetik, barang habis pakai, senjata, atau armor. Dengan demikian, pemain dapat memiliki dan berdagang item tersebut secara aman dan terverifikasi di seluruh blockchain.
Aset Dunia Nyata
Lembaga keuangan dapat memanfaatkan Holograph untuk membuat representasi token dari aset dunia nyata.
Contohnya, stablecoin (token kripto yang nilainya dipatokkan dengan aset lain seperti dolar AS), surat keterangan hutang (treasury bill), atau bahkan kepemilikan properti. Tokenisasi aset ini berpotensi meningkatkan likuiditas dan transparansi dalam pengelolaan aset keuangan tradisional.
Kemungkinan penggunaan Holograph tentunya tidak terbatas pada contoh-contoh di atas. Dengan kemampuannya yang fleksibel dan inovatif, Holograph berpotensi menjadi infrastruktur penting bagi perkembangan berbagai sektor dalam ekosistem blockchain.
Contohnya seperti DeFi (keuangan terdesentralisasi), GameFi (permainan berbasis blockchain), dan kepemilikan aset digital lainnya.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Apa Itu Token HLG?
Jantung dari ekosistem Holograph adalah token asli yang diberi nama HLG. HLG merupakan token fungible omnichain yang dapat dikomposisi secara native.
Artinya, token ini dapat dipindahkan antar berbagai blockchain tanpa kehilangan data yang tersimpan di dalamnya. Fitur inilah yang menjadi keunggulan utama HLG.
Baca juga: Apa Itu Native Token dalam Crypto?
Fitur Token HLG
- Transfer Lintas Rantai Tanpa Slippage: HLG dapat ditransfer antar blockchain tanpa mengalami slippage (perbedaan harga beli dan jual). Hal ini memungkinkan komposisi aset secara bebas di seluruh ekosistem on-chain.
- Komposisi Native: HLG mempertahankan data yang menyertainya saat berpindah antar blockchain. Hal ini dicapai melalui smart contract khusus yang dikonfigurasi dengan cermat.
- Netral dan Kredibel: HLG tidak berpihak pada ekosistem blockchain tertentu. Dengan memisahkan lapisan nilai, HLG dapat bergerak bebas di antara berbagai aplikasi, protokol perpesanan, atau blockchain.
- Minimisasi Risiko Jembatan: HLG meminimalisir risiko jembatan (bridge risk) yang kerap terjadi pada transfer aset lintas blockchain. Risiko ini berkurang karena HLG dibakar (burn) pada blockchain asal dan dicetak kembali (remint) pada blockchain tujuan.
Tokenomic HLG
Sumber: Holograph
Berikut adalah detail token HLG:
- Simbol: HLG
- Pasokan Awal yang Beredar: 1.525.000.000 (15,25%)
- Pasokan Maksimum: 10.000.000.000
- Format: Holographic ERC20
- Alamat Kontrak Pintar: 0x740df024CE73f589ACD5E8756b377ef8C6558BaB
Alokasi Token HLG
Total token HLG akan dialokasikan kepada enam pemangku kepentingan utama dalam ekosistem Holograph.
Ekosistem dan Inkubasi (25%)
Alokasi ini digunakan untuk memajukan ekosistem Holograph dengan menawarkan insentif pertumbuhan kepada tim yang selaras dengan ethos interoperabilitas omnichain.
Selain itu, alokasi ini juga mendukung komunitas developer untuk memastikan keberhasilan berkelanjutan.
Tim Pengembang Inti (23,4%)
Alokasi ini ditujukan kepada tim inti yang terdiri dari individu-individu yang berkontribusi membangun keamanan, teknik, produk, infrastruktur, pertumbuhan, dan operasional ekosistem Holograph.
Mitra Jaringan Strategis (21,18%)
Alokasi ini disediakan untuk menarik partisipasi strategis dalam ekosistem melalui penjualan privat. Para partisipan strategis ini meliputi angel investor, developer, mitra teknis, dan dana investasi jangka panjang yang memiliki keahlian di bidang tata kelola on-chain dan skalabilitas.
Dana Cadangan Yayasan (15%)
Alokasi ini ditujukan untuk cadangan Holograph Foundation. Dana tersebut digunakan untuk mendukung inisiatif seperti penelitian tokenisasi omnichain di masa depan, menutupi biaya operasional, dan program terkait lainnya.
Komunitas dan Peluncuran (10%)
Alokasi ini ditujukan untuk menghargai peran penting komunitas dalam mendukung ekosistem Holograph.
Penasihat Jangka Panjang (5,42%)
Alokasi ini ditujukan untuk para penasihat yang berkontribusi terhadap keamanan, teknik, produk, infrastruktur, pertumbuhan, dan operasional ekosistem Holograph untuk memastikan keberhasilan jangka panjang.
Analisis Fundamental Holograph (HLG)
Holograph (HLG) hadir sebagai solusi inovatif dalam dunia blockchain dengan menawarkan protokol tokenisasi omnichain. Keunggulan utama Holograph terletak pada kemampuannya untuk membuat token omnichain yang dapat digabungkan secara native.
Ini memungkinkan penerbit aset untuk menerbitkan dan bertransaksi aset digital di berbagai blockchain secara bersamaan.
Kemampuan ini menjadikan Holograph sebagai salah satu protokol terpopuler untuk produksi dan distribusi aset lintas-rantai (cross-chain). Hal ini dibuktikan dengan jutaan aset on-chain yang telah berhasil dicetak menggunakan Holograph, menunjukkan keandalan dan kemudahan penggunaannya.
Mekanisme kerja Holograph yang efisien dan menawarkan beberapa keunggulan, seperti likuiditas terpadu, minimalnya slippage, dan fungibilitas terjaga. Ini menjadikannya solusi yang menarik bagi para penerbit aset dan pengguna blockchain.
Potensi Holograph untuk memecah belenggu antar blockchain dan memungkinkan pertukaran aset secara mulus dan efisien. Ini berpotensi menjadi terobosan penting dalam pengembangan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) di masa depan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
Holograph adalah protokol tokenisasi omnichain yang memungkinkan penerbit aset untuk membuat token omnichain yang dapat digabungkan secara native. Protokol ini menggunakan token asli yang diberi nama HLG sebagai jantung dari ekosistemnya.
Kemampuan Holograph sebagai protokol tokenisasi omnichain membuka berbagai peluang penggunaan yang menarik. Mekanisme kerja Holograph yang efisien dan menawarkan beberapa keunggulan, seperti likuiditas terpadu, minimalnya slippage, dan fungibilitas terjaga.
Demikian adalah artikel mengenai apa itu Holograph (HLG). Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Prediksi Koin NOT: Harga Meroket, Akankah Sentuh Rp 1.600?
Bitget Wallet Meluncurkan Token BWB di Bitget Launchpad
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.