Bittime - Decentralized Social Media (DeSoc) juga dikenal dengan SocialFi. Artikel ini akan membahas DeSoc secara mendalam. Mulai dari pengertian, 3 koin teratas dengan narasi DeSoc, hingga kehadirannya yang berpotensi merevolusi media sosial.
Apa Itu Decentralized Social Media (DeSoc)?
DeSoc adalah protokol media sosial yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menyimpan data dan menghilangkan kontrol terpusat. Ini berbeda dengan media sosial yang kita gunakan saat ini.
Teknologi ini tidak memiliki kendali atas data dan konten penggunanya. Data disimpan secara terdesentralisasi dan DeSoc tidak mengambil keuntungan dari monetisasi data pribadi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Munculnya DeSoc dilatarbelakangi oleh berbagai kontroversi yang terjadi pada platform media sosial seperti Twitter. Beberapa diantaranya adalah tuduhan manipulasi opini dan topik, serta praktik monetisasi data pribadi yang dinilai berlebihan.
Selain itu, perusahaan raksasa seperti Google dan Meta saat ini memegang kendali monopoli dan terpusat di sektor media sosial. Akibatnya, pengguna tak memiliki kontrol atas konten dan akun mereka sendiri.
Baca juga: Ethereum Pumping! Sektor Mana yang Layak Dibeli?
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dua masalah utama media sosial saat ini adalah:
Monetisasi Data Pribadi
Meta dan Google sebagai perusahaan dominan memiliki kendali penuh atas data setiap pengguna. Setelah membuat akun, pengguna otomatis kehilangan kontrol atas data pribadinya.
Kontrol Terlalu Besar
Pengguna platform media sosial memiliki kontrol yang sangat minimal atas akun mereka masing-masing. Meta dan Google memiliki otoritas sepihak untuk membatasi aktivitas, menutup akun, dan mengatur konten yang muncul di media sosial kita.
Media sosial seperti Twitter sering digunakan sebagai alat politik untuk menyensor opini politik tertentu. Konten dan akun pengguna dapat tiba-tiba ditutup tanpa pemberitahuan oleh kedua perusahaan tersebut.
Cara Kerja Decentralized Social Media (DeSoc)
DeSoc memiliki cara kerja yang cukup kompleks karena menggabungkan elemen front-end tradisional dan back-end blockchain. Tim pengembang juga harus menentukan elemen mana yang akan disimpan di blockchain karena biayanya terkadang masih mahal.
Selain itu, DeSoc perlu mengintegrasikan elemen web3 seperti NFT atau aset kripto. Dalam konteks ini, DeSoc juga sering disebut SocialFi karena menggabungkan elemen sosial dan insentif finansial.
Berikut ini adalah empat elemen kunci dari Decentralized Social Media:
-
Blockchain sebagai Tempat Penyimpanan Data
DeSoc menggunakan blockchain sebagai tempat penyimpanan data untuk menciptakan transparansi dan menjaga keamanan data pribadi. Data sensitif yang disimpan di blockchain lebih aman dibandingkan disimpan di server biasa.
Selain itu, penggunaan private key atau metode Web3 lainnya dapat mencegah peretasan dan pencurian data yang kerap terjadi di media sosial.
Namun, jika DeSoc menyimpan semua data di blockchain, skalabilitas akan berkurang karena biaya yang dikeluarkan akan sangat besar. Di sisi lain, jika data disimpan di server, keamanan protokol otomatis menurun.
Oleh karena itu, tim pengembang harus menemukan jalan tengah, seperti menggunakan blockchain yang lebih murah selain Ethereum dan Bitcoin.
-
Smart Contract
DeSoc, seperti DApp lainnya, harus dibuat menggunakan smart contract. Semua interaksi pengguna juga akan terhubung ke smart contract di blockchain. Oleh karena itu, smart contract menjadi elemen penting yang menentukan keberhasilan protokol.
Peretasan melalui celah keamanan pada smart contract sangat umum terjadi di dunia DeFi. Maka dari itu, audit, verifikasi, dan pembukaan smart contract ke publik sangat berguna untuk mencegah peretasan.
-
Private Key dan Public Key
Idealnya, DeSoc menggunakan teknologi keamanan aset kripto seperti private key-public key atau NFT sebagai metode login Web3 lainnya. Hal ini sekali lagi untuk memastikan keamanan yang lebih baik guna mencegah pencurian akun.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
-
Mekanisme Insentif dan Token
Aplikasi DeSoc umumnya mengintegrasikan elemen insentif melalui aset kripto. Selain untuk menarik pengguna, hal ini juga dilakukan untuk memberikan kepemilikan atas akun dan konten yang dibuat oleh setiap pengguna.
Sebagai contoh, kreator di Lens Protocol dapat membatasi akses ke konten hanya untuk pemilik token atau NFT tertentu.
Baca juga: Mengenal Cryptocurrency Berbasis Body Activity Data
Token sebagai mekanisme insentif terbukti sangat efektif dalam menarik pengguna. Friend.tech memiliki sistem poin yang akan diberikan dalam airdrop setiap minggu. Sistem poin ini berhasil menarik ribuan pengguna ke platform mereka.
Namun, seperti aplikasi DeFi atau DEX, penggunaan mekanisme insentif menambah kompleksitas aplikasi dan developer perlu menciptakan sistem yang berkelanjutan.
3 Koin Menjanjikan dengan Narasi DeSoc
Narasi DeSoc tak hanya menarik bagi para pengembang aplikasi, namun juga para investor kripto. Berikut adalah 3 koin kripto yang memiliki prospek cerah dalam narasi DeSoc.
1. Lens Protocol (LENS)
- Jaringan: Polygon
- Harga Saat Ini: $5,2783
- Kapitalisasi Pasar: $619,41 juta
Lens Protocol merupakan salah satu aplikasi DeSoc terbesar yang dibangun di jaringan Polygon. Lebih dari sekadar aplikasi, Lens adalah ekosistem yang memiliki berbagai software framework sehingga tim pengembang dapat membangun berbagai aplikasi di atas Lens.
Salah satu fitur unik Lens adalah Anda dapat langsung menggunakan profil yang Anda buat di semua aplikasi dalam ekosistem Lens Protocol. Hal ini menciptakan profil media sosial yang konsisten di semua aplikasi Lens.
Lens Protocol saat ini memiliki 125.000 profil dan masih dalam tahap pengujian. Pengguna yang ingin menggunakan Lens harus masuk ke daftar antrean sebelum dapat membuat profil.
Beberapa aplikasi yang dapat Anda gunakan di Lens adalah Hey (platform media sosial mirip Twitter), Riff (platform musik), Dumpling (platform streaming), Tape (platform video), Buttrfly (platform media sosial berbasis gambar), dan Orb (platform media sosial seperti Twitter/Reddit).
2. Friend.tech (FRIEND)
- Jaringan: L2 Base
- Harga Saat Ini: $1,18
- Kapitalisasi Pasar: $112,577 juta
Friend.tech atau FT adalah aplikasi DeSoc di L2 Base dengan aspek insentif finansial yang sangat kuat. FT adalah salah satu iterasi terbaru dari aplikasi SocialFi yang menggabungkan aplikasi perpesanan, media sosial, dan trading.
Di Friend.tech, Anda dapat membeli "kunci" untuk setiap pengguna untuk mendapatkan akses ke ruang perpesanan dengan orang tersebut. FT sering disebut sebagai "pasar untuk teman Anda" karena Anda pada dasarnya berspekulasi dengan memperdagangkan akun orang lain.
Friend.tech telah memonetisasi nilai sosial setiap pengguna. Banyak influencer aset kripto terkenal mencapai harga yang sangat tinggi di FT.
Friend.tech memiliki total sekitar 831.000 pengguna.
3. Stars Arena (STARZ)
- Jaringan: Avalanche
- Harga Saat Ini: $0,052606
- Kapitalisasi Pasar: $26,09 juta
Stars Arena adalah aplikasi DeSoc di Avalanche yang mengintegrasikan beberapa elemen finansial. SA memanfaatkan momentum tren SocialFi yang dimulai oleh Friend.tech.
Berbeda dengan FT, Stars Arena memiliki tampilan dan fungsi yang sangat mirip dengan banyak media sosial seperti X (Twitter) dan Facebook.
Di SA, Anda dapat langsung berinteraksi dengan orang lain tanpa harus membeli "kunci" seperti di FT. Tampilan Stars Arena sangat mirip dengan Twitter di mana Anda dapat mengikuti orang lain, membalas apa yang mereka tulis, dan juga menulis konten Anda sendiri.
Kemudian, seperti FT, Anda dapat membeli "kunci" (Stars Arena menyebutnya "saham") dan masuk ke grup pribadi dengan akun yang Anda beli dan orang lain yang juga membelinya.
Stars Arena mengalami peretasan senilai $3 juta dolar di minggu pertama peluncurannya. Sejak saat itu, SA telah menjalani 2 audit smart contract dan sekarang memiliki tim baru yang lebih berpengalaman.
Anda dapat langsung mengakses dan berpartisipasi di Stars Arena dengan menghubungkan akun X Anda ke SA. Jika Anda hanya ingin tahu, Anda tidak perlu membeli "saham" di StarsArena dan dapat berinteraksi dengan pengguna lain.
Masa Depan Decentralized Social Media
DeSoc adalah sektor yang memiliki potensi besar untuk menarik banyak pengguna baru. Dengan jumlah pengguna media sosial yang sangat besar (sekitar 4,9 miliar di dunia), dunia web3 juga membutuhkan media sosialnya sendiri.
Saat ini, terdapat upaya untuk menciptakan DeSoc dengan fitur seperti insentif finansial melalui token, kepemilikan permanen di on-chain, dan protokol terdesentralisasi.
Lens Protocol, Friend.tech, dan Stars Arena adalah tiga cara berbeda dalam mengembangkan aplikasi DeSoc. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan menargetkan jenis pengguna yang berbeda.
Protokol seperti Lens dan Farcaster ingin menciptakan ekosistem mereka sendiri seperti Meta dan Google, sedangkan SA dan FT adalah aplikasi yang ingin berinteraksi langsung dengan pengguna.
Namun, aplikasi DeSoc belum berhasil menarik pengguna yang signifikan. Friend.tech memiliki pengguna terbanyak, tetapi berbagai metrik menunjukkan bahwa jumlah ini terus menurun.
Stars Arena dan Lens juga menghadapi masalah mereka sendiri, seperti kasus peretasan dan infrastruktur yang belum siap untuk menerima banyak pengguna.
Meskipun aplikasi DeSoc saat ini masih dalam tahap awal dan memiliki beberapa kendala, masa depannya menjanjikan. Berikut adalah beberapa alasannya:
Kebutuhan akan Kontrol dan Kepemilikan Pengguna
Pengguna media sosial tradisional semakin sadar akan nilai data mereka dan menginginkan kontrol yang lebih besar atas konten dan akun mereka. DeSoc menawarkan solusi ini melalui desentralisasi dan kepemilikan on-chain.
Potensi Monetisasi Baru
DeSoc membuka peluang monetisasi baru bagi pengguna dan kreator konten. Pengguna dapat memperoleh imbalan atas kontribusi mereka, dan kreator dapat memiliki kontrol penuh atas bagaimana mereka memonetisasi konten mereka.
Integrasi dengan Web3
DeSoc secara alami terintegrasi dengan ekosistem Web3 yang berkembang pesat, termasuk NFT, DeFi, dan Metaverse. Hal ini membuka kemungkinan baru untuk interaksi dan kolaborasi.
Inovasi dan Komunitas
Komunitas DeSoc masih tergolong kecil namun berkembang pesat. Komunitas ini terdiri dari pengembang, pengusaha, dan pengguna yang bersemangat untuk membangun masa depan media sosial yang lebih terbuka dan demokratis.
Tantangan DeSoc
Tentu saja, DeSoc juga memiliki beberapa tantangan yang perlu diatasi:
Adopsi Pengguna
Menarik pengguna mainstream ke platform DeSoc masih menjadi tantangan. Platform ini perlu lebih mudah digunakan dan dipahami bagi pengguna awam.
Skalabilitas
Solusi blockchain saat ini masih memiliki keterbatasan skalabilitas yang dapat menghambat pertumbuhan DeSoc. Diperlukan solusi skalabilitas yang lebih baik untuk mengakomodasi basis pengguna yang besar.
Regulasi
Industri kripto masih dalam tahap awal regulasi, dan DeSoc tidak terkecuali. Ketidakpastian regulasi dapat menghambat investasi dan inovasi.
Meskipun terdapat berbagai tantangan, masa depannya terlihat cerah. Dengan potensi untuk memberikan kontrol dan kepemilikan yang lebih besar kepada pengguna, membuka peluang monetisasi baru, dan terintegrasi dengan ekosistem Web3 yang berkembang pesat, DeSoc memiliki peluang untuk merevolusi cara kita berinteraksi dan berkomunikasi di dunia digital.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
DeSoc menawarkan solusi inovatif untuk masalah yang dihadapi media sosial tradisional. Dengan menggabungkan teknologi blockchain dan semangat kolaboratif, DeSoc berpotensi membawa masa depan yang lebih cerah bagi dunia media sosial.
Meskipun masih dalam tahap awal, DeSoc telah menunjukkan potensi besarnya. Dengan komunitas yang berkembang pesat dan pengembang yang berdedikasi, DeSoc memiliki peluang untuk mengubah cara kita berinteraksi dan berkomunikasi di dunia digital.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
8 Koin dengan Narasi Decentralized Science (DeSci) Teratas!
Apakah Bitcoin Cash (BCH) Bisa Menggantikan Bitcoin (BTC)?
Bagaimana Cara Kerja Decentralized Identity? Berikut Adalah Unsur Kunci Decentralized Identity
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.