Bittime - Bagaimana cara kerja Decentralized Identity? Dan apa saja unsur-unsur kunci yang dilibatkan sehingga membentuk Decentralized Identity? Hal ini tentu penting untuk dikulik.
Pada prinsipnya, Decentralized Identity memberi ruang privasi yang lebih luas namun lebih aman bagi pengguna.
Seperti apa dan bagaimana cara kerja Decentralized Identity? Simak penjelasan unsur kunci yang terlibat dalam cara kerja Decentralized Identity di artikel berikut ini.
Apa itu Decentralized Identity?
Sebelum mengulas cara kerja Decentralized Identity, alangkah baiknya jika kita teruluri dulu apa maksud dari Decentralized Identity.
Decentralized Identity atau dalam bahasa Indonesia dapat diserap menjadi Identitas Terdesentralisasi adalah suatu jenis manajemen identitas yang memungkinkan seseorang untuk memiliki kontrol atas identitas digital mereka sendiri tanpa harus bergantung pada penyedia layanan tertentu.
Baca Juga: Apa Itu Civic (CVC)? Masa Depan Identitas Digital
Sebagai catatan, identitas digital merupakan semacam kumpulan informasi terkait individu, organisasi, maupun perangkat elektronik yang tersedia secara online.
Adapun data-data yang kemudian membentuk identitas digital di antaranya:
- Nama pengguna dan kata sandi
- Sejarah pencarian
- Nomor KTP
- Catatan pembelian
Bukti keberadaan atau identitas yang dapat diverifikasi seringkali diperlukan agar pemilik identitas dapat menggunakan hak sebagai warga negara untuk mengakses layanan penting seperti layanan kesehatan, perbankan, dan pendidikan.
Sayangnya, 1 miliar orang di dunia tidak memiliki bukti identitas resmi. Dengan sistem identitas yang terdesentralisasi, yang masyarakat butuhkan kini hanyalah koneksi internet dan perangkat pintar yang mudah diakses di negara-negara berkembang.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pentinya Decentralized Identity bagi Individu
Usai memahami pengertian dari Decentralized Identity, bahwa ternyata Decentralized Identity membantu kita untuk dapat mengelola identitas digital kita secara bebas, hal yang tak kalah pentingnya untuk dikulik adalah pentingnya Decentralized Identity, khususnya bagi individu.
Pada tataran praktik, Decentralized Identity memungkinkan seseorang untuk:
- Kontrol data secara penuh
- Buktikan klaim apapun tanpa bergantung pada pihak manapun
- Mencegah pelacakan perangkat dan data saat menjelajahi situs web
- Pilih kepada siapa ingin berbagi informasi relevan
- Tidak ada entitas yang dapat mengambil identitas terdesentralisasi (Decentralized Identity) setelah disimpan di dompet identitas digital seluler
- Cegah penyebaran data tanpa sepengetahuan orang lain.
Implementasi Dompet Digital Terdesentralisasi
Berikutnya yang perlu dipahami sebelum ulasan cara kerja Decentralized Identity adalah penerapan dompet digital terdesentralisasi yang akan menjadi instrumen penting.
Dompet digital terdesentralisasi dapat digunakan di ponsel untuk menyimpan identitas digital dan kredensial kamu dengan enkripsi.
Pendekatan ini menyembunyikan data sehingga sangat mengurangi risiko pelacakan kredensial, peretasan, dan perolehan akses tidak sah untuk mencuri atau memonetisasi data orang.
Dengan identitas yang terdesentralisasi, seseorang harus memberikan otorisasi untuk berbagi informasi ketika diminta.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Jejak Data Retasan
Statistik peretasan email Verizon menunjukkan bahwa upaya phishing bertanggung jawab atas 80% infeksi malware dan hampir 95% dari semua serangan spionase.
Selain itu, Facebook telah mengalami banyak pelanggaran data sejak diluncurkan. Dalam satu contoh, 540 juta catatan terungkap dalam kebocoran data Facebook, termasuk ID Facebook, kata sandi, teman Facebook, foto, dan check-in.
Baca Juga: Apa Itu Dock (DOCK)? Platform Identitas Digital Terdesentralisasi
Data ini adalah tambang emas bagi peretas yang merencanakan penipuan phishing dan serangan rekayasa sosial.
Dengan identitas terdesentralisasi (Decentralized Identity), kata sandi sudah tidak diperlukan. Kunci kriptografi sudah cukup untuk digunakan mengautentikasi pengguna saat mereka masuk.
Kamu dapat masuk ke situs web dengan data Pengenal Terdesentralisasi, bukan nama pengguna.
Pada dasarnya, kamu hanya perlu memberikan informasi yang relevan dan diperlukan untuk mengakses setiap layanan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Bagaimana Cara Kerja Decentralized Identity?
Sumber: https://www.dock.io/
Sampailah kita pada ulasan cara kerja Decentralized Identity. Perlu dipahami bahwa sistem Decentralized Identity melibatkan unsur-unsur kunci berikut:
- Blockchain: Basis data terdesentralisasi yang dibagi di antara komputer dalam jaringan blockchain. Ini mencatat informasi sedemikian rupa sehingga sulit untuk mengubah, meretas, atau menipu sistem.
- Dompet Decentralized Identity: Sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna membuat identifikasi terdesentralisasi dan mengelola Kredensial yang Dapat Diverifikasi.
- Pengenal Terdesentralisasi (Decentralized Identifier): Sebuah identifikasi unik pada blockchain yang terdiri dari serangkaian huruf dan angka. DID ini mencakup detail seperti kunci publik dan informasi verifikasi.
- Verifiable Credential (VC): Versi digital yang dienkripsi dari kredensial kertas dan digital yang biasa digunakan. Ini diberikan oleh pemegangnya kepada organisasi yang membutuhkannya untuk verifikasi. Dalam sistem VC, terdapat tiga pihak utama:
- Holder: Pengguna yang menciptakan identifikasi terdesentralisasi menggunakan aplikasi dompet digital dan menerima Kredensial yang Dapat Diverifikasi.
- Issuer: Organisasi yang menandatangani Kredensial yang Dapat Diverifikasi dengan kunci pribadinya dan mengeluarkannya kepada pemegangnya.
- Verifier: Pihak yang memeriksa kredensial dan bisa membaca DID publik penerbit di blockchain untuk memastikan apakah Kredensial yang Dapat Diverifikasi yang dibagikan oleh pemegangnya telah ditandatangani oleh DID penerbit.
Sumber: https://www.dock.io/
Di setiap unsur kunci pada cara kerja Decentralized Identity di atas memiliki penjelasannya masing-masing. Kamu bisa membacanya secara terpisah hanya di Blog Bittime.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa Itu RSS3 (RSS3)? Protokol Identitas dan Data Terdesentralisasi
Apa Itu Litentry (LIT)? Solusi Identitas Digital Masa Depan di Era Web 3.0
Humanity Protocol: Identitas Digital dengan Scan Telapak Tangan
Apa Itu Metadium (META)? Solusi Identitas Blockchain untuk Masa Depan
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.