Bittime - Komunitas kripto di berbagai negara tengah diramaikan dengan berita disahkannya RUU FIT21 (Financial Innovation and Technology for the 21st Century Act) di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada 22 Mei 2024.
Upaya ini adalah langkah maju yang signifikan untuk memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto di Amerika Serikat.
Apa Itu RUU FIT21?
FIT21 adalah RUU yang bertujuan untuk membentuk kerangka regulasi aset digital. Inti dari RUU ini adalah melindungi konsumen dan memastikan inovator kripto terhindar dari tuntutan hukum yang tidak adil akibat "ketiadaan aturan yang jelas" dari regulator seperti Komisi Bursa Efek Amerika Serikat (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC).
"RUU FIT21 menyediakan perlindungan konsumen yang kuat dan teruji waktu serta kepastian regulasi yang diperlukan agar inovasi aset digital dapat berkembang pesat di Amerika Serikat," kata Komite Jasa Keuangan AS.
RUU ini akan memperkenalkan "tes desentralisasi" untuk menentukan apakah suatu kripto dianggap sebagai sekuritas atau komoditas. SEC akan mengatur sekuritas aset digital, sedangkan CFTC akan mengatur komoditas aset digital.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Mengapa RUU FIT21 Penting?
RUU FIT21 lahir dari kolaborasi Komite Jasa Keuangan dan Komite Pertanian Dewan Perwakilan Rakyat AS. RUU ini pertama kali diajukan pada Juli 2023.
"Tanpa aturan yang jelas, kita akan terus melihat SEC mengejar agenda 'regulasi melalui penegakan hukum' yang membuat pelaku pasar takut akan digugat sewaktu-waktu jika mereka terus beroperasi di AS," tutur Anggota Kongres AS, French Hill, sebelum Komite Aturan DPR pada 21 Mei 2024.
4 Tujuan Utama RUU FIT21
- Perlindungan Konsumen: RUU ini mewajibkan penyedia layanan kripto untuk menerapkan standar yang ketat terkait pengungkapan informasi, pemisahan dana, ketentuan modal, dan standar penyimpanan yang lebih tinggi.
- Kejelasan Wewenang CFTC dan SEC: RUU ini akan secara jelas menentukan apakah suatu kripto tergolong sekuritas atau komoditas, sehingga memungkinkan CFTC untuk mengatur komoditas kripto dan memberikan SEC otoritas yang jelas atas sekuritas kripto.
- Desentralisasi Proyek Kripto: RUU ini memungkinkan token kripto untuk terdesentralisasi dari waktu ke waktu menjadi komoditas.
- Mendukung Inovasi Kripto di AS: RUU ini akan membuat perusahaan dan startup kripto dapat berinovasi tanpa takut digugat berkat adanya kejelasan regulasi untuk ekosistem aset digital.
Cara Beli Kripto:
Tes Desentralisasi FIT21
RUU FIT21 akan menilai apakah suatu kripto tergolong terdesentralisasi untuk dikategorikan sebagai komoditas.
"RUU ini mengklasifikasikan blockchain sebagai terdesentralisasi jika tidak ada satu pihak pun yang memiliki otoritas unilateral untuk mengendalikan blockchain atau penggunaannya, dan tidak ada penerbit atau pihak afiliasi yang memiliki kontrol lebih dari 20% aset digital atau hak suara aset digital tersebut," demikian bunyi rangkuman FIT21.
Dalam percakapan dengan Bankless Podcast, Anggota DPR AS Patrick McHenry mengatakan bahwa "tes desentralisasi" RUU FIT21 telah "diperbaiki dengan banyak masukan."
Baca juga: ETF Ethereum Spot Disetujui, Ini Dampaknya bagi Pasar Kripto!
Lebih lanjut, McHenry mengatakan bahwa tes desentralisasi adalah "tes garis terang yang sangat jelas" yang memungkinkan proyek kripto untuk menentukan apakah token yang mereka keluarkan akan dikategorikan sebagai sekuritas atau komoditas.
McHenry menambahkan bahwa konsep sentralisasi dan desentralisasi adalah "spektrum yang luas," dengan tingkat desentralisasi Bitcoin (BTC) berada di salah satu ujung spektrum. Sedangkan untuk Ethereum (ETH), McHenry mengatakan bahwa Ethereum "jelas" lulus uji desentralisasi FIT21, menjadikannya komoditas kripto.
Dampak FIT21 Bagi Pasar Kripto
Disahkannya RUU FIT21 di AS menjadi sinyal positif bagi masa depan regulasi kripto di berbagai negara termasuk Indonesia. RUU ini dapat menjadi preseden atau contoh bagi negara lain untuk membuat regulasi kripto yang inovatif dan komprehensif.
Kesimpulan
Kejelasan regulasi seperti yang dibawa oleh RUU FIT21 dapat mendorong pertumbuhan industri kripto di Indonesia. Pelaku usaha akan memiliki landasan hukum yang jelas untuk beroperasi, dan investor akan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi untuk memasuki pasar kripto Indonesia.
Selain itu, pengkategorian aset kripto berdasarkan desentralisasi, seperti yang diterapkan dalam RUU FIT
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Pyth Network Kolabosasi dengan Base Luncurkan Entropy
Fix Banget, CFTC Jadi Pengawas Kripto, Bye-bye SEC!
5 Alasan Mengapa Harga Ondo Finance ($ONDO) Saat Ini Melonjak
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.