Bittime - Telegram kini menjadi pusat adopsi kripto, didorong oleh game populer Notcoin. Notcoin, sebuah permainan di mana pemain mengetuk layar untuk mendapatkan token NOT, berhasil menarik lebih dari 30 juta pengguna baru ke Telegram dan dunia Web3 hanya dalam waktu dua bulan.
Keberhasilan ini bukan hanya karena hadiah yang ditawarkan, tetapi juga karena pemanfaatan basis pengguna dan fitur sosial yang sudah ada di Telegram.
Strategi Marketing yang Cerdas
Lonjakan akuisisi pengguna menunjukkan potensi mekanisme viral dalam aplikasi pesan untuk memperkenalkan pengguna baru ke ekosistem kripto. Para pemain Notcoin dapat dengan mudah membagikan kemajuan mereka dan mengundang teman-teman mereka.
Menurut Inal Kardan, pemimpin gaming di TON Foundation, strategi ini menunjukkan "saluran distribusi yang belum dimanfaatkan" yang ditawarkan oleh Telegram.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Model Game Notcoin
Sementara model 'play-to-earn' telah dominan di sektor gaming Web3, Notcoin mewakili perubahan ke arah yang menjanjikan. Game Notocoin menggabungkan metode monetisasi tradisional, seperti iklan, dengan hadiah kripto. Pendekatan ini lebih selaras dengan pertumbuhan jangka panjang baik bagi pemain maupun pengembang.
Keberhasilan Notcoin menyoroti perbedaan strategi dari toko aplikasi besar. Google Play dan Apple App Store secara historis membatasi pertumbuhan game Web3, lebih memilih iklan daripada pilihan pengguna. Sebaliknya, keterbukaan Telegram terhadap integrasi blockchain mendorong inovasi Web3.
"Baik Apple maupun Google tidak sefleksibel dalam permainan Web3 di platform mereka seperti halnya TON dan Telegram. Ini adalah keunggulan kompetitif yang dibangun dan berkembang yang diperoleh TON di sini juga," kata Yat Siu, salah satu pendiri Animoca Brands.
Menarik Pengguna Baru
Permainan di Telegram tidak hanya menarik pengguna kripto baru, tetapi juga menyatukan gamer Web2 dan Web3. Banyak pengguna Telegram sudah akrab dengan cryptocurrency, menciptakan audiens yang menerima pengalaman Web3. Konvergensi ini didorong oleh etos bersama tentang kebebasan digital, kepemilikan, dan desentralisasi.
Cara Beli Kripto:
Web3 Tingkatkan Keterlibatan Pengguna
Meskipun mekanisme dasar Notcoin sudah terbukti sukses, para ahli industri percaya bahwa potensi sejatinya terletak pada keterlibatan pengguna yang lebih dalam. Michał Dąbrowski, CEO Elympics, penyedia infrastruktur game blockchain, menyoroti peran Web3 dalam menciptakan model monetisasi yang menarik.
Dampak Notcoin melampaui kesuksesannya saat ini, menjadi katalis bagi era baru adopsi kripto di Telegram. Melalui viralitas sosial dan model ekonomi yang berkelanjutan, game Web3 siap menarik gelombang pengguna baru dan mengubah lanskap kripto.
Mekanisme Game yang Sederhana
Permainan Notcoin yang sederhana namun efektif memungkinkan pengguna untuk mendapatkan token hanya dengan mengetuk layar. Mekanisme ini mudah diakses oleh siapa saja, tanpa memerlukan pemahaman mendalam tentang teknologi blockchain. Hal ini membuat permainan ini populer di kalangan pengguna baru yang ingin mencoba dunia kripto tanpa menghadapi kerumitan teknis.
Telegram, dengan basis penggunanya yang luas, menyediakan platform ideal untuk kolaborasi dan komunitas. Pengguna dapat berkomunikasi, berbagi strategi, dan bahkan membentuk kelompok untuk bermain bersama. Ini meningkatkan pengalaman bermain dan memperkuat keterlibatan komunitas.
Masa Depan Notcoin dan Telegram
Keberhasilan Notcoin di Telegram menunjukkan potensi besar untuk integrasi lebih lanjut antara platform media sosial dan teknologi blockchain. Dengan memanfaatkan basis pengguna yang ada dan memperkenalkan mekanisme permainan yang menarik, Telegram dapat menjadi pusat inovasi kripto. Selain itu, pendekatan yang berkelanjutan dalam monetisasi dapat menjadi model bagi pengembang lain yang ingin menciptakan pengalaman permainan yang tahan lama dan bermanfaat.
Kesimpulan
Dengan lebih dari 30 juta pengguna baru yang bergabung dalam dua bulan, Notcoin tidak hanya berhasil sebagai game mini app di Telegram, tetapi juga sebagai alat edukasi dan adopsi kripto. Pengguna yang baru pertama kali mengenal kripto mendapatkan pengalaman langsung tentang cara kerja token dan transaksi blockchain, yang bisa mendorong mereka untuk lebih banyak terlibat dalam ekosistem kripto di masa depan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Apa Itu Notcoin (NOT)? Segala yang Ingin Kamu Ketahui Ada di Sini!
Binance Labs Investasi di AEVO, Bagaimana Hasilnya?
Arbitrum (ARB) Jadi Nomor 1 di Sektor Layer 2
Perbedaan Ethereum Classic (ETC) dengan Ethereum (ETH) yang Harus Kamu Ketahui
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.