Bittime – Kamu adalah pemula di ekosistem kripto? Artinya, artikel ini ditulis untuk kamu! Di sini, kamu akan mempelajari 10 camp kripto yang masing-masing memberikan keuntungan yang berbeda. Jadi, kamu bisa memilih camp mana yang ingin dimasuki sesuai kemampuan dan kebutuhan kamu.
Langsung simak saja yuk penjelasannya!
10 Camp Kripto: Beda Camp, Beda Keuntungan
Edukasi tentang kripto ini diungkapkan oleh Angga Adinata, salah satu influencer kripto kenamaan Indonesia. Disebutkan Angga bahwa ada 10 camp yang bisa dipelajari oleh pemula. Setiap camp memiliki syarat dan risikonya. Jadi, harus dipahami dengan baik ketika ingin bergabung ke dalamnya.
Cek Market Crypto Hari Ini:
1. Investor Camp
Camp pertama adalah camp sarang investor. Di sini bukan tempat orang FOMO yang membeli suatu koin ketika sedang hype atau menjualnya ketika sedang turun di hari pertama. Camp ini berisi orang-orang yang melakukan buy then hold.
Mereka paham bahwa berinvestasi membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan untung yang maksimal, termasuk di kripto.
Jika ingin masuk ke camp ini, kamu harus mau belajar tentang fundamentan investasi hingga token yang ingin dilirik.
2. Trading Camp
Camp ini biasanya terdapat pengguna yang akan melakukan jual-beli aset kripto dalam rentang waktu tertentu. Memiliki pengetahuan untuk membaca fundamental suatu token juga diperlukan di sini.
Selain itu, harus paham juga teknikal dan cara menganalisis on-chain, tokenomics, dan situasi global yang bisa mempengaruhi harga token kripto.
3. Degen Camp
Di camp ini akan penuh spekulasi. Sebab, degen adalah spekulasi tingkat tinggi sehingga ketika kamu masih pemula, jangan sampai terjebak di camp ini lalu mendapat kerugian yang besar karena belum paham mengelola greed ataupun melakukan screening token yang baik.
Harus paham juga bagaimana pengaruh whale pada suatu token. Sebab, dengan whale tertarik pada suatu token, berarti token tersebut memang bagus. Namun, jangan sampai terkecoh juga. Kamu harus mempelajari dengan detail token yang ingin diambil.
Baca Juga: Apa Itu Degen Chain dan Token DEGEN? Layer 3 di Jantung Komunitas
4. Air Drop Hunter Camp
Di camp ini terkesan sulit karena memang agak ribet prosesnya, tetapi airdrop hunting memang memberikan banyak reward dengan modal yang sedikit. Sebab, biasanya mengeluarkan modal hanya untuk syarat mendapatkan token melalui air drop.
Dilakukan air drop oleh suatu token biasanya karena beberapa hal, seperti:
- Token baru melakukan listing
- Token sedang melakukan peluncuran proyek
- Token mendapatkan keuntungan besar di luar tujuan mereka
Beberapa hal yang harus dipahami ketika ingin masuk ke camp ini adalah:
- Harus memahami cara penggunaan wallet web3
- Bisa melakukan eksplorasi chain dan aplikasi baru dengan baik
- Bisa melakukan akses wallet DeFi
- Melakukan pengamanan wallet pribadi dengan baik
- Memiliki waktu untuk mengerjakan tugas yang dijadikan syarat untuk mendapatkan airdrop
5. Public Sale Hunter Camp
Mirip seperti camp nomor 4, di sini nantinya kamu dapat memburu project kripto yang akan diluncurkan di berbagai launchpad protocol. Di sini, kamu nantinya akan membeli token di stage awal dengan harga yang biasanya lebih rendah dibanding harga jual secara reguler karena harga yang diterapkan masih presale.
Di sini, kamu akan menjadi mini venture capital karena menjadi investor tahap awal suatu project kripto sebelum token secara resmi diluncurkan.
Namun, kamu harus memahami dengan baik bagaimana tokenomics suatu token dan membaca whitepaper-nya secara teliti.
6. Retro Drop Camp
Mirip dengan airdrop hunter camp, tetapi modal yang dikeluarkan di sini lebih besar karena biasanya harus mengumpulkan poin dengan cara melakukan staking awal atau swap token. Nantinya, koin dapat ditukar dengan token ketika sudah resmi diluncurkan.
Kegiatan di retro drop camp selain berburu poin adalah melakukan pengisian TVL atau stake token dan melakukan eksplorasi project token secara mendalam supaya paham bagaimana fundamental project tersebut dilakukan.
7. Yield Farmer Camp
Di sini, tidak hanya melakukan buy and hold seperti di investor camp, tetapi juga melakukan staking token di tempat yang bisa memberikan yield dengan baik. Di sini kamu juga bisa melakukan stick koin ke validator dan berbagi fee atau ikut menjadi liquidiity provider di DEX sebagai jembatan trading orang lain.
Yang perlu diketahui, yield di kripto bisa berubah setiap saatnya. Inilah kenapa dinamanya yield farming. Kamu bisa melakukan hunting berbagai protocol yang bisa memberikan berbagai yield yang menguntungkan.
8. Bug Bounty Camp
Camp kripto yang selanjutnya adalah bug bounty camp. Cara kerjanya sangat mudah. Kamu bisa melakukan pengecekan pada suatu kripto apakah ada bug lalu melakukan pelaporan ketika menemukannya. Nantinya, kamu bisa mendapatkan reward karena sudah memberikan informasi tersebut.
Konsepnya memang simpel, tetapi untuk bisa melakukan report bug, kamu harus memahami coding dengan baik.
Baca Juga: Hanya 1 Tahun, Ada Peretas yang Menjadi Miliarder Melalui Hadiah Bug Aset Kripto
9. NFT Collector Camp
Sesuai dengan namanya, kamu adalah kolektor NFT. NFT-nya tidak pilih-pilih, mulai dari NFT gambar, item game, dan lainnya. Kamu harus memahami berbagai macam NFT dan tentu saja harus aktif di komunitas supaya tahu perkembangan NFT yang terbaru.
10. Web3 Employee Camp
Meskipun Decentralize Application hanya berupa smart contract, tetapi isinya orang betulan. Ada banyak bagian di dalamnya, mulai dari developer hingga community manager. Nah, di sini adalah tempat terbaik untuk melakukan inkubasi untuk memahami kripto secara mendalam.
Di camp ini adalah kamu harus memahami bahasa inggris dengan baik karena kripto adalah aset global. Dengan menjadi karyawan Web3, bisa mendapatkan banyak keuntungan, mulai dari jaringan keren dan penting di kripto hingga mendapat bocoran Project yang belum diumumkan ke publik.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Itulah 10 camp kripto yang wajib dipahami oleh pemula yang baru akan terjun di ekosistem kripto. Pelajari dengan baik supaya mendapatkan keuntungan lebih di kripto ya.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Program Airdrop Blast akan Laksanakan dengan Peningkatan Hadiah pada 26 Juni!
Crypto 101: 5 Kuadran Kripto yang Wajib Dipahami pemula
Investasi Bitcoin di AS Meningkat: ETF Bitcoin AS Terima Dana $257 Juta!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.