Bittime – Harga Chainlink naik 30% setelah umumkan kerja sama dengan DTCC. Kenaikan ini terjadi dalam 48 jam terakhir dari yang awalnya $12.8 pada 15 Mei menjadi di atas $16. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pemicu Kenaikan Harga Chainlink (LINK)
Kenaikan harga Chainlink (LINK) ini dipicu oleh kabar kolaborasi antara Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) dan Chainlink dalam proyek percontohan Smart NAV. Proyek ini menjajaki penggunaan teknologi blockchain untuk meningkatkan layanan reksa dana.
DTCC, perusahaan jasa keuangan pasca-perdagangan yang menangani kliring, penyelesaian, dan layanan informasi untuk berbagai sekuritas, mengumumkan hasil uji coba Smart NAV.
Uji coba ini bertujuan memperluas layanan Mutual Fund Profile Service (MFPS) mereka dengan memanfaatkan teknologi blockchain (DLT) untuk distribusi dan penggunaan data.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Harga LINK Hari Ini
Sumber: Bittime
Saat tulisan ini diunggah, LINK berada di harga $16.224 dengan kenaikan +3,20%. LINK terus hijau sejak pengumuman kolaborasinya dengan DTCC.
Mengapa Blockchain untuk Reksa Dana?
DTCC bekerja sama dengan Chainlink dalam proyek Smart NAV. DTCC berperan sebagai penyedia data dan pengelola solusi on-chain, sementara Chainlink's Cross-Chain
Interoperability Protocol (CCIP) memungkinkan interoperabilitas data lintas blockchain. Sepuluh pelaku pasar turut berpartisipasi dalam uji coba ini.
Pilot project Smart NAV dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat industri terhadap tokenisasi reksa dana dan kebutuhan akan data harga dan tingkat bunga (rate) secara langsung di blockchain (on-chain).
Dengan pendekatan lintas-blockchain (chain-agnostic), DTCC ingin memungkinkan distribusi data Nilai Aktiva Bersih (NAV) reksa dana di berbagai blockchain, sehingga membuka peluang pengembangan layanan baru.
Baca Juga: Proyek Percontohan DTCC dan Chainlink: Dorong Tokenisasi Reksa Dana melalui Blockchain
Keunggulan Smart NAV
Uji coba Smart NAV menunjukkan beberapa keunggulan, seperti:
- Data On-Chain yang Terpercaya: Data yang tersedia di blockchain bersifat terpercaya dan dapat diverifikasi, sehingga dapat digunakan untuk mendukung berbagai proses bisnis.
- Otomatisasi dan Real-Time: Distribusi data secara otomatis dan real-time melalui blockchain dapat meningkatkan efisiensi berbagai aplikasi, seperti aplikasi portofolio broker dan alur kerja bisnis lainnya.
- Akses Data Historis: Blockchain menyediakan akses ke data historis yang dapat digunakan untuk analisis dan pengembangan layanan baru.
- Dampak dan Harapan: Keberhasilan uji coba Smart NAV membuka peluang pemanfaatan blockchain yang lebih luas di sektor keuangan, tidak hanya untuk distribusi data harga dan tingkat bunga, tetapi juga untuk berbagai aplikasi lainnya di masa depan.
Reaksi dan Analisis terhadap Lonjakan Harga Chainlink
Kenaikan harga Chainlink yang dipicu oleh kolaborasi dengan DTCC memicu berbagai reaksi dan analisis dari para ahli dan pelaku di dunia blockchain:
1. Optimisme
Banyak analis melihat kolaborasi ini sebagai validasi terhadap teknologi Chainlink dan potensinya untuk merevolusi sektor keuangan tradisional. Keberhasilan uji coba Smart NAV menunjukkan bahwa blockchain dapat mengatasi beberapa tantangan yang ada dalam layanan keuangan, seperti kurangnya efisiensi dan transparansi.
2. Berhati-Hati
Beberapa pihak mengingatkan bahwa uji coba Smart NAV masih dalam tahap awal dan belum tentu menjamin adopsi blockchain secara luas di masa depan. Regulasi dan infrastruktur yang belum sepenuhnya matang masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.
3. Peluang Investasi
Kenaikan harga LINK yang signifikan menarik perhatian investor. Namun, para ahli mengingatkan pentingnya melakukan riset dan analisis fundamental sebelum mengambil keputusan investasi. Harga kripto bersifat fluktuatif dan berisiko tinggi.
Baca Juga: DTCC Gandeng Chainlink dan Bank Besar untuk Tokenisasi Dana, LINK Melejit
Masa Depan Chainlink dan Blockchain di Sektor Keuangan
Kolaborasi antara DTCC dan Chainlink hanyalah salah satu contoh dari eksplorasi aktif teknologi blockchain di sektor keuangan. Beberapa potensi masa depan yang bisa dipertimbangkan:
1. Otomatisasi Proses Keuangan
Blockchain dapat digunakan untuk mengotomatiskan berbagai proses keuangan yang saat ini masih manual, seperti kliring dan settlement aset. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kesalahan.
2. Transparansi dan Keamanan
Sifat transparan dan tidak dapat diubah dari blockchain dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan dalam transaksi keuangan. Semua pihak yang berkepentingan dapat melacak pergerakan aset secara real-time.
3. Akses Keuangan yang Lebih Inklusif
Blockchain berpotensi membuka akses keuangan kepada masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani oleh sistem keuangan tradisional. Teknologi ini dapat mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan inklusi keuangan.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Kenaikan harga Chainlink merupakan indikasi kuatnya minat terhadap potensi teknologi blockchain di sektor keuangan.
Kolaborasi antara DTCC dan Chainlink menunjukkan langkah awal yang penting dalam pemanfaatan blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi keuangan.
Meskipun masih banyak tantangan yang perlu diatasi, masa depan blockchain di sektor keuangan terlihat menjanjikan.
Cara Beli Chainlink (LINK) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Chainlink (LINK) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair LINK/IDR. Untuk bisa beli LINK IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Chainlink (LINK) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik Chainlink (LINK), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Prediksi Harga Chainlink ($LINK): Potensi Pertumbuhan di 2024
Rencana Kerja Sama Notcoin dan Telegram: Produk Baru, Penawaran Menarik
Visi, Dampak, dan Tantangan Notcoin Telegram yang Capai FDV $1 Miliar di Blockchain Ton
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.