Bittime - Bos Galaxy Digital, Mike Novogratz, memprediksi bahwa harga Bitcoin akan memasuki periode tidur panjang alias fase konsolidasi. Menurutnya Bitcoin tidak akan pump hingga muncul narasi pasar baru yang dapat mendorong harganya naik.
Pengaruh Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Menurut Novogratz, ada dua kemungkinan narasi yang dapat memicu kebangkitan harga Bitcoin: pemotongan suku bunga oleh bank sentral atau adanya kejelasan regulasi terhadap kripto.
Selama panggilan pendapatan perusahaan pada hari Selasa, Novogratz menyatakan bahwa saat ini kripto berada dalam fase konsolidasi setelah kuartal pertama yang kuat. Dia memperkirakan harga Bitcoin akan bergerak antara $55.000 (sekitar Rp809 juta) hingga $75.000 (sekitar Rp1,1 miliar) hingga munculnya peristiwa pasar berikutnya yang bisa mendorong harga lebih tinggi.
Baca juga: Telegram Wallet Bagikan Satu Miliar Token NOT kepada Pemegang TON
“Bitcoin selalu membutuhkan narasi,” jelas Novogratz dalam wawancara dengan Bloomberg pada hari Selasa. “Jika Anda menganggap Bitcoin sebagai emas digital, selalu ada dua narasi: satu adalah makroekonomi, dan dua adalah adopsi.”
Harga Bitcoin secara historis dipengaruhi oleh tren makroekonomi global, naik selama periode kebijakan bank sentral yang dovish, dan turun selama periode kebijakan hawkish.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pengaruh Kebijakan Bank Sentral
Pada awal bulan ini, harga Bitcoin turun di bawah $57.000 (sekitar Rp838 juta) karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mengisyaratkan periode suku bunga tinggi yang lebih lama pada pertemuan FOMC mendatang.
Meskipun kekhawatiran ini terbukti benar, harga Bitcoin pulih setelah pertemuan tersebut karena bank sentral secara bersamaan berjanji untuk memperlambat laju pengetatan kuantitatif, yang merupakan dorongan bagi likuiditas pasar.
Baca juga: BITTIME Palapa: Cara Ikutan Airdrop PLPA yang Harus Kamu Tahu
Menurut Novogratz, hingga data makroekonomi bergeser dan inflasi mulai turun, Federal Reserve akan tetap bertahan pada kebijakan suku bunga tinggi, demikian juga dengan Bitcoin.
“Hingga Anda melihat pergerakan dalam suku bunga jangka pendek baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan/atau kejelasan regulasi yang lebih, Bitcoin mungkin akan diperdagangkan dalam kisaran ini,” prediksinya.
Cara Beli Kripto:
Faktor Pendongkrak Harga Bitcoin
Kenaikan 50% harga Bitcoin pada kuartal pertama sebagian besar didorong oleh kegembiraan atas peluncuran ETF spot Bitcoin yang baru. Namun, dana tersebut mengalami arus keluar bersih pada kuartal kedua. Selain itu, baik peristiwa halving Bitcoin maupun peluncuran standar token Runes juga terjadi bulan lalu, meninggalkan dua narasi lagi di belakang aset kripto utama ini.
Kejelasan Regulasi Kripto di AS
Mengenai kejelasan regulasi, Novogratz tidak yakin hal tersebut akan datang untuk kripto hingga setelah pemilihan federal AS musim gugur ini. Saat ini, kripto telah menjadi isu partisan di Amerika Serikat, dengan pemerintahan Biden cenderung mendukung pembatasan yang lebih ketat pada industri ini, sementara Partai Republik menginginkan pendekatan yang lebih ramah untuk mendorong inovasi keuangan.
Masuki Periode Konsolidasi
Mengacu pada laporan dari CoinDesk, periode konsolidasi harga Bitcoin sering kali terjadi setelah lonjakan besar. Ini memberikan waktu bagi pasar untuk mencerna peristiwa besar dan mempersiapkan narasi baru. Selain itu, laporan dari Bloomberg menyoroti pentingnya ETF spot Bitcoin dalam meningkatkan partisipasi investor institusional, yang dapat menjadi faktor pendorong harga di masa depan.
Kesimpulan
Mike Novogratz percaya bahwa Bitcoin masih dalam fase konsolidasi hingga munculnya narasi baru dari perubahan kebijakan bank sentral atau kejelasan regulasi. Sementara itu, pasar kripto secara keseluruhan terus beradaptasi dengan kondisi makroekonomi dan regulasi yang berubah-ubah.
Sebagai penutup, meskipun saat ini Bitcoin mungkin berada dalam fase hibernasi, potensi pertumbuhannya masih tetap kuat. Dengan pemantauan yang cermat terhadap kebijakan bank sentral dan perkembangan regulasi, para investor dapat menempatkan diri mereka pada posisi yang lebih baik untuk memanfaatkan peluang pasar di masa depan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Bitcoin Diprediksi Tembus ATH Baru, Kata Dan Tapiero
ETF Ethereum Masih Belum Jelas Imbas Masalah Status Ether
BITTIME Palapa: Cara Ikutan Airdrop PLPA yang Harus Kamu Tahu
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.