Bittime - Investor terkemuka, Dan Tapiero, memprediksi harga Bitcoin (BTC) bisa naik ke ATH baru. CEO dari perusahaan investasi 10T Holdings ini menyampaikan kepada 115.600 pengikutnya di platform media sosial X.
Tapiero menyatakan bahwa Bitcoin berpotensi untuk melonjak lebih dari 45% dari nilai saat ini jika kembali menembus angka $65.000 (sekitar Rp1,040 miliar).
“Mulai terlihat sangat bullish untuk Bitcoin. Jika menembus $65.000, maka akan langsung menuju $90.000 (sekitar Rp1,3 miliar), dan bahkan lebih. Konsolidasi berbentuk bendera yang hampir selesai ini sangat jelas. Pasar selalu mengejutkan. Pemicu spesifiknya tidak jelas, tetapi itu tidak masalah,” ujar Tapiero.
Melihat grafiknya, analis ini menyarankan bahwa Bitcoin berada di ambang menyelesaikan pola bull flag, yang dalam analisis teknikal didefinisikan sebagai tren naik yang panjang, diikuti oleh periode konsolidasi singkat sebelum terjadi breakout ke atas.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed
Tapiero percaya bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga tahun ini akibat lemahnya sektor real estat komersial. Dia juga memprediksi pertumbuhan yang lebih besar akan datang ke ekosistem aset digital.
“The Fed sedang mematikan real estat komersial. Tidak ada inflasi di sini. Suku bunga perlu diturunkan segera. Masih mengharapkan 3%. Sangat bullish terhadap emas, Bitcoin, Ethereum. Dan 'on-chain' spring sedang terjadi. Pertumbuhan ekosistem aset digital sangat spektakuler. Fase hypergrowth sedang datang sekarang,” tambahnya.
Baru-baru ini, Tapiero mengatakan bahwa aset kripto tumbuh secara eksponensial dibandingkan dengan aset dunia keuangan tradisional, dan semakin banyak investor akan mulai beralih ke aset digital untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Cara Beli Kripto:
Analisis Pasar Bitcoin
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan pada harga $61.920 (sekitar Rp1,01 miliar), turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir. Namun, optimisme di kalangan investor seperti Tapiero menunjukkan bahwa penurunan ini mungkin hanya bagian dari fase konsolidasi sebelum lonjakan lebih besar.
Menurut data dari media kripto luar negeri, pergerakan harga Bitcoin ini sejalan dengan pola historis di mana harga sering kali mengalami fase konsolidasi sebelum mencapai puncak baru. Pola bull flag yang diidentifikasi Tapiero didukung oleh beberapa analis teknikal lainnya yang juga melihat potensi breakout signifikan jika Bitcoin berhasil menembus level resistensi utama.
Potensi Pertumbuhan Aset Digital
Optimisme Tapiero tidak hanya terbatas pada Bitcoin. Dia juga melihat potensi besar pada Ethereum dan emas, menunjukkan bahwa diversifikasi dalam aset digital dan fisik dapat menjadi strategi investasi yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dalam wawancaranya dengan beberapa media keuangan, Tapiero menjelaskan bahwa transisi menuju aset digital merupakan fenomena yang tidak bisa diabaikan. “Pertumbuhan eksponensial dari aset kripto menunjukkan bahwa kita berada di titik balik besar dalam dunia keuangan. Aset digital memberikan keuntungan yang tidak bisa ditandingi oleh aset tradisional,” katanya.
Dampak Ekonomi Global
Perkiraan Tapiero tentang penurunan suku bunga oleh The Fed juga didasarkan pada analisis mendalam terhadap ekonomi global. Menurutnya, kebijakan moneter yang lebih longgar akan mendorong likuiditas ke pasar aset digital, memberikan dorongan tambahan bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Penurunan suku bunga tidak hanya akan mempengaruhi real estat komersial tetapi juga meningkatkan daya tarik investasi dalam aset yang tidak berhubungan langsung dengan ekonomi tradisional. Ini bisa menjadi katalis bagi lonjakan harga Bitcoin yang diprediksi Tapiero.
Kesimpulan
Dengan Bitcoin yang berada di ambang menembus resistensi kritis dan potensi pertumbuhan besar di depan, investor seperti Dan Tapiero melihat peluang besar dalam aset digital. Meski volatilitas pasar tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai, pandangan optimis dari para analis menunjukkan bahwa masa depan Bitcoin dan aset digital lainnya terlihat cerah. Konteks ekonomi global dan kebijakan moneter akan memainkan peran kunci dalam menentukan arah pasar ini ke depan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Meme Coin Cuan? Mei Memasuki Fase Bull Run? Ada GME, MVP, ANDY, TRUMP, Turbo, Ponke?
Telegram Wallet Bagikan Satu Miliar Token NOT kepada Pemegang TON
Mengapa Harga Bitcoin (BTC) Naik Hari Ini?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.