Bittime - Keseimbangan adalah inti dari segala hal, termasuk dalam membangun portofolio crypto yang solid dan berkelanjutan. Tanpa keseimbangan yang tepat, portofolio dapat menjadi rentan dan tidak stabil. Di dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa konsep penting untuk membangun portofolio crypto yang kuat dari segala aspek.
Selalu Ada Ruang untuk Bitcoin
Model portofolio Nakamoto menunjukkan bahwa alokasi minimal 10% dari portofolio kita untuk Bitcoin dapat memberikan return yang lebih tinggi secara keseluruhan. Bitcoin tidak hanya menjadi aset yang penting dalam pasar crypto, tetapi juga berfungsi sebagai "jangkar" yang mempengaruhi pergerakan keseluruhan pasar. Oleh karena itu, mempertahankan Bitcoin dalam portofolio dapat membantu membangun stabilitas dan keberlanjutan.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Berbagai Koin "Sektor" memiliki Life Span yang Lebih Panjang
Koin dengan naratif khusus seperti gaming atau meme cenderung memiliki masa hidup yang singkat, biasanya tidak lebih dari empat bulan. Sebaliknya, koin yang tergabung dalam sektor seperti L1, L2, dan L3 memiliki potensi pertumbuhan yang lebih lama karena teknologi dan platform mereka digunakan oleh berbagai proyek lain untuk membangun naratif di atasnya. Fokus pada koin sektor dapat membantu "menggendong" portofolio ketika koin naratif mengalami tantangan.
Sisakan 30% untuk Cash
Pentingnya memiliki saldo kas dalam portofolio tidak boleh diabaikan. Dengan menyisihkan minimal 30% dari aset dalam bentuk uang tunai (misalnya, USDT, USDC), kita dapat mengantisipasi penurunan pasar. Saldo kas juga memungkinkan kita untuk memanfaatkan peluang saat terjadi penurunan harga dengan melakukan mean reversion untuk mendapatkan entri yang lebih baik.
Batasi Alokasi untuk "Kesenangan”
Meskipun penting untuk menjaga kesenangan dalam investasi, tetapi alokasi untuk aset "fun" seperti koin meme atau NFT haruslah terbatas. Sisihkan maksimal 10% dari portofolio untuk aset ini. Mengalokasikan lebih dari itu dapat berisiko tinggi dan tidak sehat untuk portofolio secara keseluruhan.
Cek Harga:
Kesimpulan
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, kita dapat membangun portofolio crypto yang seimbang, kuat, dan berkelanjutan. Penting untuk terus memantau dan menyesuaikan portofolio sesuai dengan perubahan pasar dan tujuan investasi kita. Dengan keseimbangan yang tepat, kita dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam investasi crypto kita.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
10 Cara Membangun Portofolio Crypto yang Baik
Kesalahan yang Bisa Menghancurkan Portofolio di Crypto Bull Run
Cara Membuat Crypto Portofolio: Anti Ribet
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.