Bittime - Protokol Ethereum Layer 2, Arbitrum, telah mencatatkan diri dalam sejarah dengan melampaui volume transaksi sebesar $150 miliar (sekitar Rp2,4 kuadriliun) di bursa desentralisasi Uniswap.
Capaian Baru Arbitrum
Ini merupakan sebuah pencapaian yang menandai Arbitrum sebagai Layer 2 pertama yang melewati ambang batas tersebut di DEX, sebuah fakta yang dibagikan oleh Uniswap Labs melalui postingan media sosial pada hari Senin.
Pada awal Mei, volume tukar kumulatif Arbitrum telah mencapai $150,2 miliar (sekitar Rp2,4 kuadriliun), sebuah angka yang mengesankan dan mencerminkan pertumbuhan eksponensial dalam ekosistem kripto. Menurut pelacak data blockchain DeFiLlama, Total Value Locked (TVL) Arbitrum tercatat sebesar $2,64 miliar (sekitar Rp42 triliun), menjadikannya Layer 2 terbesar berdasarkan TVL dan protokol terbesar kelima setelah Layer 1 seperti Solana, BSC, Tron, dan Ethereum.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Token ARB
Token asli protokol, ARB, diperdagangkan pada harga $1,07 (sekitar Rp17.178,85) pada pukul 12:45 ET (16:45 UTC) tanggal 6 Mei setelah mengalami penurunan sebesar 2% atau $0,022 dalam 24 jam terakhir, sesuai dengan halaman harga ARB dari The Block.
Offchain Labs, kontributor inti Arbitrum, merilis pembaruan terkini untuk Layer 2 yang disebut Atlas pada bulan Maret tahun ini. Pembaruan ini menambahkan dukungan transaksi blok untuk membantu menurunkan biaya transaksi Ethereum Layer 2, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh The Block.
Uniswap, sebagai bursa desentralisasi terbesar berdasarkan TVL, mempertahankan $5,54 miliar (sekitar Rp88,9 triliun) per tanggal 6 Mei, menurut data DeFiLlama.
Kesimpulan
Pencapaian Arbitrum ini tidak hanya menunjukkan kekuatan dan potensi dari solusi Layer 2, tetapi juga menegaskan posisi Uniswap sebagai pemimpin dalam pasar pertukaran desentralisasi. Dengan terus berkembangnya ekosistem DeFi dan adopsi yang meningkat dari solusi Layer 2, kita dapat mengharapkan lebih banyak terobosan dan inovasi yang akan membentuk masa depan keuangan desentralisasi.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Apa Itu Arbitrum, 7 Koin Crypto & Blockchain yang Menggunakan Narasi Arbitrum
3 Kripto Terpanas 2024: TRON, DTX Exchange, Bittensor Cuan Besar!
Prediksi Harga Ethereum ($ETH) 2024-2033: Akankah Mencapai $10K?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.