Bittime - Justin Sun, pendiri TRON, kembali menjadi pusat perhatian dengan transaksi besar-besaran yang melibatkan Ether (ETH), mata uang digital utama kedua setelah Bitcoin. Transaksi ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan pada Ethereum sebagai aset investasi jangka panjang, tetapi juga menandai era baru dalam strategi investasi kripto.
Justin Sun Deposit 120.000 ETH
Baru-baru ini, Sun melakukan deposit yang mengesankan sebesar 120.000 EETH, yang setara dengan lebih dari $300 juta (sekitar Rp4.806.000.000.000,00), ke dalam Swell L2, sebuah ekosistem blockchain yang sedang berkembang. EETH, atau Ether.fi Staked ETH, adalah token staking likuid non-kustodial yang memungkinkan pemegangnya untuk berpartisipasi dalam jaringan Ethereum sambil mempertahankan likuiditas aset mereka.
Alamat yang terkait dengan Sun, yang dilaporkan oleh Colin Wu, seorang jurnalis kripto, telah mentransfer jumlah EETH yang signifikan ini, yang mencakup 46,6% dari total deposit di Swell L2. Ini merupakan langkah yang berani dan strategis, mengingat Swell L2 adalah bagian dari segmen yang berkembang cepat dari protokol restaking likuid Ethereum, yang menarik minat dari investor ritel dan institusional.
Cara Beli Kripto:
Gunakan Alamat yang Sama
Pada bulan Maret 2024, alamat yang sama diidentifikasi sebagai pihak yang mentransfer 120.000 ETH ke EtherFi, sebuah protokol restaking yang memungkinkan partisipan untuk mempertahankan kontrol atas kunci mereka sambil mendapatkan imbal hasil staking. Saat ini, dompet tersebut memegang jumlah ETH yang signifikan, menunjukkan komitmen Sun terhadap ekosistem Ethereum.
Namun, di tengah transaksi besar ini, harga ETH mengalami penurunan, mencerminkan volatilitas pasar kripto yang umum. Harga ETH saat ini berada di $3.095 (sekitar Rp49.573.900,00), dengan penurunan marginal 0,46% dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, kapitalisasi pasar Ethereum tetap kuat, dengan nilai $371.662.333.000 (sekitar Rp5.950 triliun), menempatkannya di posisi teratas di pasar kripto, hanya di bawah Bitcoin.
Cara Beli Kripto:
Kesimpulan
Transaksi ini menyoroti tren yang berkembang di mana tokoh-tokoh terkemuka di industri kripto mulai menggunakan solusi staking yang inovatif. Aktivitas pasar Sun juga menunjukkan pandangannya tentang kemungkinan mendapatkan pendapatan pasif dari staking likuid dan pertumbuhan partisipasi ekonomi yang lebih luas.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Proses Persetujuan ETF Ethereum Terhambat, Menurut Justin Sun
Panduan Staking TRX: Mulai Dapatkan Passive Income dengan Tron
5 Transaksi Altcoin dari Paus Kripto Terbesar Minggu Ini, Cek Selengkapnya
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.