Bittime - Di dalam ekosistem Polygon terdapat berbagai token yang memainkan peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi dan desentralisasi pasar kripto.
Mari kita selami lebih dalam apa itu token ekosistem Polygon dan mengetahui 10 koin crypto & blockchain yang menggunakan narasi polygon.
Apa Itu Ekosistem Polygon?
Ekosistem Polygon adalah sebuah inovasi skalabilitas multichain untuk blockchain Ethereum. Polygon sendiri merupakan solusi skalabilitas Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan mengurangi biaya gas pada jaringan Ethereum.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Cara Kerja Ekosistem Polygon
Ekosistem Polygon tidak hanya berfungsi sebagai alat tukar, tetapi juga membuka berbagai peluang baru dalam dunia blockchain. Pengguna dapat:
- Mendapatkan Keuntungan: Berinvestasi dalam token yang menjanjikan dapat memberikan keuntungan finansial bagi para pemegangnya.
- Berpartisipasi dalam Tata Kelola: Pemegang token dapat terlibat dalam pengambilan keputusan dan membantu membentuk masa depan proyek.
- Mengakses Layanan Inovatif: Token membuka akses ke berbagai layanan baru dan inovatif yang tidak mungkin terwujud di blockchain tradisional.
Cara Beli Kripto:
Beragam Token dari Ekosistem Polygon
Di luar MATIC, ekosistem Polygon dihiasi dengan berbagai token lain yang masing-masing memiliki fungsi dan kegunaannya sendiri. Berikut beberapa contohnya:
- Token DeFi: Memberikan akses ke layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) seperti pinjaman, perdagangan, dan yield farming.
- Token NFT: Mewakili kepemilikan aset digital unik seperti karya seni, item game, dan koleksi.
- Token Game: Digunakan dalam game blockchain play-to-earn (P2E) untuk membeli item, meningkatkan karakter, dan mendapatkan hadiah.
10 Koin Crypto & Blockchain yang Menggunakan Narasi Polygon
Chainlink ($LINK)
Chainlink ($LINK) adalah sebagai solusi inovatif untuk menjembatani celah antara smart contract dan data (world asstets) dunia nyata.
Polygon ($MATIC)
Polygon, sebelumnya dikenal sebagai Matic Network, adalah solusi penskalaan layer-2 untuk blockchain Ethereum. Didirikan pada tahun 2017 oleh Jaynti Kanani, Polygon dirancang untuk mengatasi beberapa masalah yang ada di Ethereum.
Dai ($DAI)
Dai adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dirancang untuk menjaga nilainya tetap stabil terhadap dolar AS.
Render ($RNDR)
Render Token (RNDR) adalah aset kripto yang digunakan untuk memberi daya pada Render Network, sebuah platform rendering terdesentralisasi yang memanfaatkan GPU yang tidak terpakai untuk menghasilkan grafis dan efek visual berkualitas tinggi.
The Graph ($GRT)
The Graph ($GRT) adalah jaringan terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan mudah dengan menyediakan akses ke data dari berbagai blockchain.
Gala ($GALA)
Gala ($GALA) adalah platform game blockchain yang membangun berbagai game terdesentralisasi, di mana pemain memiliki kepemilikan nyata atas item dalam game mereka melalui penggunaan Non-Fungible Token (NFT).
Aave ($AAVE)
Aave adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) terkemuka yang didirikan pada tahun 2020. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan aset kripto tanpa perantara.
Decentraland ($MANA)
Decentraland adalah platform realitas virtual terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Pengguna dapat membeli sebidang tanah virtual di platform ini, dan kemudian mengembangkannya dengan berbagai macam konten, seperti bangunan, game, dan karya seni.
Golem ($GLM)
Golem adalah jaringan komputasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi sumber daya komputer yang tidak terpakai dan mendapatkan imbalan atas upaya mereka. Jaringan ini ditenagai oleh token Golem (GLM).
Mantra ($OM)
Mantra (OM) adalah token asli dari Mantra DAO, sebuah platform Decentralized Finance (DeFi) yang berfokus pada solusi yield farming terdesentralisasi.
Diluncurkan pada tahun 2020, Mantra DAO bertujuan untuk menghadirkan solusi DeFi yang aman, transparan, dan mudah digunakan bagi pengguna di seluruh dunia.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Prediksi Harga Avalanche: Pola Falling Wedge Ramal AVAX Alami Lonjakan Besar
Apa Itu Arbitrum, 7 Koin Crypto & Blockchain yang Menggunakan Narasi Arbitrum
Apa Itu Celo, 5 Koin Crypto & Blockchain yang Menggunakan Narasi Celo
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.