Bittime – Analis kripto populer "Minty" (@DeFiMinty) melalui utas tweet terbarunya, memberikan pandangan menarik tentang potensi Toncoin (TON) sebagai salah satu blockchain Layer 1 terkemuka.
Namun, Minty juga mengingatkan investor untuk mencermati metrik on-chain sebelum memutuskan membeli token TON.
Tentang TON dan Potensinya
Bagi yang belum familiar, TON adalah blockchain Layer 1 yang awalnya dikembangkan oleh tim di balik aplikasi pesan instan Telegram yang sangat populer.
Setelah menghadapi kendala regulasi, TON akhirnya menjadi open source, meskipun masih memiliki hubungan erat dengan Telegram.
Pandangan optimis Minty didasarkan pada potensi TON untuk memanfaatkan basis pengguna Telegram yang luar biasa, yaitu lebih dari 900 juta pengguna, sebagai jembatan untuk menarik pengguna ritel ke dunia kripto dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Integrasi unik ini memungkinkan pengguna Telegram untuk mengirim, menerima, dan berinteraksi dengan kripto secara mulus – semuanya melalui antarmuka Telegram yang sudah mereka kenal.
"Bukan rahasia lagi bahwa Web3 memiliki masalah dalam hal pengalaman pengguna (UX)," kata Minty.
"Hambatan masuk yang tinggi mempersulit menarik pengguna baru. TON mengatasi masalah ini dengan integrasi langsung ke Telegram. Pengguna mungkin tidak merasa sedang menggunakan blockchain karena semuanya berjalan mulus melalui aplikasi."
Cek Market Crypto Hari Ini:
Kerja Sama TON dan Tether
Untuk semakin menarik minat pengguna, TON baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan Tether untuk meluncurkan stablecoin USDT langsung melalui aplikasi Telegram.
Ini semakin mempermudah pengguna Telegram, yang notabene berjumlah besar, untuk berpindah antara uang fiat dan kripto.
Selain untuk pembayaran, TON juga memiliki rencana lain. "Mini apps" Telegram, yaitu aplikasi terdesentralisasi ringan yang mencakup game, komunitas, dan lainnya – akan memungkinkan pengguna untuk mendapatkan kripto melalui aktivitas seperti tipping, iklan, dan penjualan merchandise. TON berperan sebagai mesin penggerak di balik semua operasi back-end tersebut.
"Dengan mengintegrasikan kripto dengan mini apps, Telegram membangun ekonomi kreator tempat pengguna bisa mendapatkan uang melalui tipping, iklan, dan merchandise," kata Minty. "TON mengelola semua transaksi ini di belakang layar."
TON juga menawarkan insentif menarik melalui program seperti The Open League, di mana pengguna dapat memperoleh token tambahan untuk berpartisipasi dan menyediakan likuiditas.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Meskipun proposisi nilai TON terlihat sangat menjanjikan, Minty berulang kali menekankan pentingnya untuk memantau metrik on-chain dan perkembangan fundamental TON secara cermat sebelum berinvestasi.
Baca Juga: TON Foundation: Toncoin (TON) Melonjak Berkat Integrasi dengan Telegram
TVL TON Meningkat Pesat
"Melihat statistiknya, Total Value Locked (TVL) TON meningkat hampir 10 kali lipat dalam dua bulan. Jumlah dompet aktif dan transaksi juga meningkat pesat. Saat ini, terdapat sekitar 1,7 juta dompet aktif di blockchain tersebut," ungkap Minty.
Jelas, agar TON dapat mewujudkan visi ambisiusnya untuk membawa kripto ke ranah mainstream, pertumbuhan pengguna yang stabil dan efek jaringan akan menjadi penanda penting yang harus dipantau.
Utas tersebut diakhiri dengan catatan bahwa roadmap TON untuk masa depan mencakup fitur-fitur penting seperti transaksi tanpa biaya gas, cross-chain bridge, dan dukungan multi-currency, semuanya berpotensi menjadi aspek penting dalam menentukan kesuksesan TON jangka panjang.
Singkatnya, Minty menggambarkan potensi unik TON dengan menarik, namun ia juga menekankan bahwa pandangan optimis tersebut harus divalidasi dengan analisis yang cermat terhadap metrik saat ini dan masa depan sebelum mengambil keputusan investasi.
Keunggulan yang memungkinkan adopsi massal memang ada, tetapi hanya waktu yang akan menentukan apakah TON dapat mewujudkan keunggulan tersebut menjadi kenyataan.
Investasi Toncoin (TON): Haruskah Anda Membelinya?
Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli TON.
1. Peluang
- Basis Pengguna Telegram yang Besar: TON memiliki potensi besar untuk menarik pengguna baru dari basis pengguna Telegram yang sangat besar.
- Integrasi Seamless: Pengguna dapat dengan mudah berinteraksi dengan kripto melalui antarmuka Telegram yang sudah familiar.
- Ekonomi Kreator yang Berkembang: Mini apps Telegram berpotensi menciptakan peluang monetisasi baru bagi kreator konten.
- Insentif Menarik: Program seperti The Open League menawarkan reward bagi pengguna yang berpartisipasi aktif.
2. Risiko
- Volatilitas Tinggi: Seperti kripto lainnya, TON rentan terhadap fluktuasi harga yang besar.
- Metrik On-Chain yang Belum Matang: TVL dan jumlah pengguna aktif TON masih tergolong baru dan perlu terus dipantau.
- Ekosistem yang Berkembang: Ekosistem aplikasi dan DeFi TON masih dalam tahap awal pengembangan.
- Ketidakpastian Regulasi: Regulasi terkait kripto masih belum sepenuhnya jelas, dan ini dapat berdampak pada TON.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Toncoin (TON) menawarkan peluang menarik bagi investor yang berani mengambil risiko. Namun, penting untuk melakukan riset sendiri dan memahami risiko yang ada sebelum membeli TON.
Perhatikan metrik on-chain TON untuk memantau perkembangan jaringannya. Selain itu, sesuaikan investasi TON dengan profil risiko Anda dan jangan mengalokasikan dana yang melebihi kemampuan Anda.
Cara Beli Toncoin (TON) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Toncoin (TON) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Toncoin (TON) tersedia di Bittime dengan market pair TON/IDR. Untuk bisa beli TON/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Toncoin (TON) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Toncoin (TON), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
TON Terus Berinovasi: TON Hacker House Pertama Digelar di Hong Kong
Toncoin Bakal Bikin Pengumuman Besar, Harga TON Naik?
Genius Dog (GENDOG): Memecoin Solana Baru dengan Potensi Besar?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.