Bittime - Di tengah gejolak pasar yang tak terprediksi, para investor cryptocurrency terus mencari peluang emas di tengah volatilitas yang tinggi. Dengan Bitcoin yang mengalami penurunan tajam sebesar 10% dan menyebabkan indeks Fear/Greed turun drastis lebih dari 14 poin menjadi 61, pasar kripto menghadapi ujian ketahanan.
Koreksi harga yang telah lama diantisipasi ini ternyata memiliki dampak yang lebih besar dari yang diperkirakan, dengan hampir satu miliar dolar AS (sekitar Rp16.170 triliun) terhapus dari posisi terbuka di pasar.
Daftar 4 Aset Kripto yang Berpotensi Naik
Di tengah ketidakpastian ini, beberapa cryptocurrency menunjukkan tanda-tanda potensi kenaikan. Berikut adalah empat cryptocurrency yang dipilih oleh investor sebagai kandidat terkuat untuk pertumbuhan yang signifikan:
1. Ondo (ONDO)
Ondo telah menarik perhatian investor dengan performa tangguhnya yang bertahan di tengah pasar bearish. Sejak peluncurannya, ONDO telah memberikan Return on Investment (ROI) yang mengesankan lebih dari 400%. Dalam 24 jam terakhir, aset ini bahkan mencatatkan kenaikan lebih dari 4%, menjadikannya salah satu pemenang teratas di pasar kripto.
ONDO dikenal dengan nilai di sektor Real World Assets (RWA), dan telah mencapai nilai puncak $1 (sekitar Rp16.170) ketika narasi RWA berada di puncaknya pada kuartal pertama tahun ini. Dengan tren pasar yang bergerak menuju tokenisasi, ONDO diharapkan akan mengalami tren naik yang signifikan dalam waktu dekat.
Cek Market Crypto Hari Ini:
2. Quant (QNT)
QNT telah mempertahankan tren sideways selama beberapa minggu terakhir, dengan harga berfluktuasi antara $100 (sekitar Rp1.617 juta) dan $140 (sekitar Rp2.263,8 juta). Namun, pembalikan pasar baru-baru ini telah menekan harga QNT ke bawah $88 (sekitar Rp1.422,96 juta). Menariknya, token ini cepat pulih dan kembali mendekati level $100. Performa QNT dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa aset ini layak diperhatikan di tengah pasar yang sedang turun.
3. Maker (MKR)
MKR telah mengalami perjalanan yang mengesankan, dari $1500 (sekitar Rp24.255 juta) pada awal bull run hingga mencapai $4000 (sekitar Rp64.680 juta) pada kuartal ini. Namun, penurunan harga di pasar kripto telah menyebabkan pullback lebih dari 30%, menurunkan harga MKR di bawah $3000 (sekitar Rp48.510 juta). Investor kini bertanya-tanya apakah ini adalah kesempatan untuk membeli MKR menjelang kenaikan harga selanjutnya. Analisis teknikal menunjukkan bahwa MKR masih memiliki potensi untuk naik, meskipun pasar saat ini pesimis.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
4. 5th Scape (5SCAPE)
5th Scape, yang baru saja memasuki tahap kelima presale-nya, menawarkan ROI yang menjanjikan bagi investor awal. Saat ini, 5SCAPE dihargai $0,00215 (sekitar Rp34,77) di presale, dengan harga penawaran $0,01 (sekitar Rp161,70). Investor awal berpotensi mendapatkan keuntungan lebih dari 365% dari investasi mereka.
Kesimpulan
Dengan informasi ini, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih cryptocurrency yang berpotensi memberikan keuntungan di masa depan. Dalam dunia kripto yang penuh dengan ketidakpastian, pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar menjadi kunci untuk sukses.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Apa Itu Ondo Finance (ONDO)? Platform Tokenisasi Aset dan Diversifikasi Risiko
Apa Itu Quant (QNT)? Inovasi Blockchain yang Berpotensi
Apa itu Konsep Bullish dan Bearish dalam Cryptocurrency?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.