Bittime – Dunia kripto diramaikan dengan wacana pembentukan Aliansi Kecerdasan Buatan Super (ASI) yang melibatkan Fetch.ai (FET), Ocean Protocol (OCEAN), dan SingularityNET (AGIX). Ketiga protokol ini berencana bergabung untuk menciptakan infrastruktur AI open-source yang besar.
Penggabungan ini tentunya menimbulkan banyak pertanyaan, terutama bagi para pemegang token FET, OCEAN, dan AGIX.
Pertanyaan tersebut antara lain mengenai rasio pertukaran token, kelanjutan program farming token, dan tindakan yang perlu diambil untuk melakukan penukaran token.
Mengenal Aliansi Kecerdasan Buatan Super (ASI)
Aliansi ASI bertujuan untuk menggabungkan kekuatan dari ketiga protokol dan membentuk infrastruktur AI open-source yang besar. Aliansi ini akan dipimpin oleh CEO SingularityNET, Ben Goertzel.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, persetujuan mayoritas komunitas diperlukan. Proposal tata kelola telah dibuka untuk pemilih token FET dan AGIX mulai 2 April. Pemungutan suara untuk FET akan ditutup pada 7 April, sedangkan untuk AGIX akan ditutup pada 16 April.
Berikut adalah keahlian dan keunggulan dari masing-masing protokol:
- Fetch.ai: Memiliki agen AI otonom yang canggih.
- Ocean Protocol: Memiliki keahlian dalam berbagi dan monetisasi data.
- SingularityNET: Memiliki keunggulan dalam penelitian dan pengembangan integrasi AI.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Detail Pertukaran Token
- Token asli Aliansi ASI (jika disetujui) akan memiliki harga awal $2.82 dengan suplai 2,63 miliar token. Ini menjadikan kapitalisasi pasar sebesar $7,5 miliar dan berpotensi menempati peringkat #19.
- Token FET akan ditukar dengan rasio 1:1 menjadi token ASI.
- Token AGIX dan OCEAN akan ditukar dengan rasio masing-masin 1:0.43 menjadi token ASI.
- Perlu dicatat bahwa harga $2.82 untuk token ASI tidak bersifat mengikat. Token FET akan menjadi mata uang cadangan Aliansi dan akan diubah namanya menjadi ASI. Harga token ASI nantinya akan dipatokkan terhadap harga token FET.
- Jika penggabungan disetujui, suplai token FET yang saat ini berjumlah 1,15 miliar token akan ditambah dengan 1,48 miliar token baru yang dialokasikan untuk pemegang token AGIX dan OCEAN (berdasarkan rasio tukar yang disebutkan sebelumnya). Jumlah token AGIX yang akan dialokasikan adalah 867 juta (dari total suplai 2 miliar), sedangkan jumlah token OCEAN yang dialokasikan adalah 611 juta (dari total suplai 1,41 miliar).
- Nilai tukar token akan tetap dan tidak akan berubah jika penggabungan disetujui. Di bursa terpusat, penukaran token kemungkinan akan terjadi secara otomatis, sehingga pemegang token tidak perlu melakukan tindakan apapun.
Dampak terhadap Program 'Farming' Data OCEAN
Salah satu dampak terbesar dari penggabungan ini kemungkinan akan dirasakan pada program 'farming' data milik Ocean Protocol. Sebelumnya, pemegang token OCEAN dapat mengunci token mereka dan menerima veOCEAN dengan APY rata-rata 21%.
Dengan melakukan kurasi data dan membuat prediksi, pemegang token tersebut juga bisa mendapatkan token ROSE sebagai hadiah. Skema ini menjadi landasan bagi partisipasi aktif dan pasif di Ocean Protocol.
Namun, pemungutan suara terkait tata kelola Aliansi ASI telah mendorong penghentian sementara program 'farming' data pada 28 Maret.
Jika suara mayoritas menyetujui penggabungan, maka 'farming' data pasif dan 'farming' data berdasarkan volume transaksi akan dihentikan. Sebaliknya, jika suara mayoritas menolak penggabungan, program 'farming' data akan dilanjutkan seperti biasa.
Catatan Penting untuk Pemegang veOCEAN
Pemegang veOCEAN akan tetap menerima hadiah meskipun penggabungan disetujui.
Sebagai contoh, jika seseorang menyimpan (staking) 100 token OCEAN selama 4 tahun dengan APY 25%, mereka akan menerima 144 token OCEAN segera setelah penggabungan (25% per tahun) dan kemudian menerima sisa 100 token setelah periode penyimpanan berakhir.
Perlu dicatat bahwa pemegang token OCEAN tidak berpartisipasi dalam pemungutan suara karena mereka telah melepaskan kendali atas token OCEAN setelah suplai maksimum dicetak.
Baca Juga: Prediksi Harga AGIX: Akankah SingularityNET Terus Meroket?
Prediksi Harga FET: Bagaimana Selanjutnya?
Karena FET akan bertindak sebagai mata uang cadangan, pergerakan harganya kemungkinan akan memengaruhi dua token lainnya.
Dengan rasio konversi tetap 1:0.43 disepakati, pergerakan harga yang liar antara AGIX dan OCEAN dengan harga FET kecil kemungkinannya terjadi. Hal ini dikarenakan adanya potensi keuntungan arbitrase, terutama menjelang tanggal penggabungan.
Harga FET sendiri telah turun sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $3,48 pada 28 Maret. Penurunan ini disertai dengan divergensi bearish pada indikator RSI dan MACD harian (garis hijau), yang seringkali dikaitkan dengan puncak pasar.
Tak lama setelah menyentuh titik tertinggi, harga FET juga turun di bawah area horizontal $3,10. Ini mengkonfirmasi adanya deviasi dan meningkatkan kemungkinan koreksi harga FET.
Jika benar, support terdekat berada 14% di bawah harga saat ini, yaitu pada level dukungan Fibonacci retracement 0,382 di $2,35. Sebaliknya, area $3,10 kemungkinan akan menjadi resistensi jika terjadi kenaikan harga.
Koreksi Harga di Depan Mata Meskipun Ada Rencana Merger
Pembentukan Aliansi Kecerdasan Buatan Super (ASI) bisa menjadi perkembangan yang sangat positif dalam jangka panjang jika proposal tata kelola disetujui. Namun, harga FET, OCEAN, dan AGIX menunjukkan tren penurunan dalam seminggu terakhir.
Ada kemungkinan koreksi harga akan terus berlanjut dalam jangka pendek sebelum akhirnya mencapai titik terendah lokal.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Rencana pembentukan Aliansi Kecerdasan Buatan Super (ASI) membawa dampak positif dan negatif bagi pemegang token FET, AGIX, dan OCEAN. Di satu sisi, penggabungan ini berpotensi menciptakan ekosistem AI yang kuat dan inovatif.
Namun di sisi lain, rencana ini juga disertai dengan ketidakpastian dan potensi koreksi harga token dalam jangka pendek.
Sebelum mengambil keputusan investasi terkait token FET, AGIX, dan OCEAN, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, seperti:
- Persetujuan proposal tata kelola terkait pembentukan Aliansi ASI.
- Tren pergerakan harga terkini.
- Potensi koreksi harga dalam jangka pendek.
- Prospek jangka panjang dari Aliansi ASI.
- Disarankan untuk melakukan riset yang mendalam dan memahami risiko yang ada sebelum berinvestasi di token kripto ini.
Cara Beli SingularityNET (AGIX) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual SingularityNET (AGIX) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
SingularityNET (AGIX) tersedia di Bittime dengan market pair AGIX/IDR. Untuk bisa beli AGIX IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli SingularityNET (AGIX) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga SingularityNET (AGIX), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Breaking News: Tiga Perusahaan AI Membentuk Aliansi Superintelligence untuk Masa Depan Teknologi
Pyth Network (PYTH) Bermitra Lyve Finance DAO, Harga PYTH Naik 40% Dalam 1 Minggu
Bitcoin Halving 2024: Mungkinkah Harga Altcoin Meroket?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.