Bittime - Era baru Keuangan Tradisional (TradFi) telah tiba, ditandai dengan pemanfaatan teknologi blockchain secara aktif di berbagai kelas aset dan sektor keuangan.
Berbagai bidang seperti manajemen aset, perbankan, ekuitas swasta, pembiayaan perdagangan, asuransi, dan banyak lagi kini telah merasakan manfaat teknologi ini.
Provenance Blockchain, yang dibangun dengan Interchain Stack, menjadi pionir dalam membantu TradFi beradaptasi dengan paradigma teknologi baru ini.
Apa Itu Provenance Blockchain?
Diluncurkan pada tahun 2018, Provenance adalah suatu blockchain publik dan open-source yang telah memfasilitasi lebih dari 70 lembaga keuangan, fintech, merek DeFi, serta sejumlah bank dan credit unions untuk secara aktif menerbitkan, mengelola, dan mentransaksikan aset dunia nyata dalam skala besar. Jangkauannya meliputi aset alternatif, pasar modal, pinjaman, dan pembayaran.
Lebih dari $16 miliar transaksi aset keuangan telah difasilitasi oleh Provenance Blockchain di tahun 2023. Blockchain Provenance, bagian dari ekosistem Cosmos, dirancang khusus untuk mendukung industri jasa keuangan yang teregulasi.
Cek Market Crypto Hari Ini
Bagaimana Awal Mula Provenance Blockchain?
Tahun 2022 menjadi saksi kebangkitan tokenisasi sebagai kata kunci yang menandakan transformasi signifikan dalam adopsi teknologi blockchain oleh keuangan tradisional (TradFi).
Institusi keuangan ternama mulai melampaui tahap eksperimen dan beralih ke penerapan tokenisasi aset dan pengelolaan aset keuangan digital asli di blockchain.
Di garis depan gelombang adopsi ini adalah Provenance Blockchain, yang telah mengamankan lebih dari $8,2 miliar nilai aset keuangan dunia nyata (RWA) secara on-chain (TVL) dan memfasilitasi lebih dari $15 miliar transaksi RWA.
Baca juga: Apa Itu Kinto? Protokol Ethereum Layer 2 yang Menggunakan Narasi RWA
Apa Pencapaian Provenance Blockchain?
Provenance Blockchain telah mempelopori berbagai pencapaian inovatif, termasuk pinjaman konsumen asli blockchain pertama, sekuritisasi berbasis aset pertama di blockchain, dan simpanan token yang dicetak oleh bank pertama di Amerika Serikat.
Perubahan-perubahan ini menandakan era baru dalam keuangan, di mana teknologi blockchain membuka peluang baru untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam berbagai aspek keuangan tradisional.
Baca juga: Project Narasi RWA: Menggali Kebenaran di Era Quantitative Analysis
Apa Tujuan Provenance Blockchain?
Blockchain berfokus pada pengembangan protokol khusus untuk memodernisasi layanan keuangan dengan memanfaatkan infrastruktur blockchain.
Sebagai blockchain pilihan untuk layanan keuangan, Provenance Blockchain terintegrasi dalam ekosistem antar rantai yang dibangun menggunakan Cosmos SDK. Hal ini menjadikannya solusi yang ideal untuk industri jasa keuangan dan asuransi.
Cara Beli Crypto
Adopsi Jaringan Provenance Blockchain
Jaringan Provenance Blockchain mengadopsi model hub-and-spoke, yang terdiri dari Mainnet publik dan terdesentralisasi, serta Zona berizin pribadi.
Zona-zona ini dioperasikan oleh pihak yang berwenang dan berfungsi sebagai blockchain independen, namun tetap mempertahankan interoperabilitas penuh dengan Provenance Blockchain Mainnet.
Kesimpulan
Ekosistem Provenance Blockchain terhubung dengan lebih dari 70 lembaga keuangan ternama, seperti Apollo Global Management, Hamilton Lane, Guaranteed Rate, serta perusahaan fintech inovatif seperti Figure dan Oasis Pro.
Perubahan ini menandakan transformasi signifikan dalam industri keuangan, membuka peluang baru dan meningkatkan efisiensi di berbagai sektor. Integrasi blockchain dengan TradFi menjanjikan masa depan keuangan yang lebih transparan, aman, dan inklusif.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
| Harga MANTA/IDR | Harga XRP/IDR |
| Harga BTC/IDR | Harga DOGE/IDR |
| Harga ETH/IDR | Harga SEI/IDR |
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
GALA: Aset Kripto yang Membangkitkan Antusiasme di Pasar Gaming Blockchain
Apa Itu Real World Assets (RWA), 5 Koin Crypto & Blockchain Yang Menggunakan Narasi RWA
Apa Itu Aconomy? Platform Dengan Narasi RWA Sebagai Pintu Keuntungan Baru Investor
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.