Bittime - Di era digital ini, organisasi dan individu dibanjiri dengan berbagai jenis aset digital, seperti gambar, video, dokumen, dan kode.
Mengelola aset digital ini bisa menjadi tugas yang rumit, terutama jika Anda perlu menyimpannya dengan aman, mengaturnya dengan rapi, dan membagikannya dengan mudah kepada orang lain.
Di sinilah Kinto hadir sebagai protokol Ethereum Layer 2 pertama yang menerapkan KYC (Know Your Customer) secara menyeluruh dan dilengkapi asuransi bawaan.
Keunggulan Kinto terletak pada fokusnya untuk meminimalkan risiko regulasi dan finansial, tanpa menghambat akses terhadap modal dari ekosistem DeFi terbesar di dunia.
Apa Itu Kinto?
Kinto adalah platform open-source yang membantu organisasi dalam mengelola aset digital mereka. Platform ini menyediakan berbagai fitur yang memungkinkan pengguna.
Cek Market Crypto Hari Ini
Tujuan Kinto
Rantai ini didirikan dengan OP Stack sebagai Optimistic Rollup yang setara dengan Optimism dan Base. Kinto menghadirkan infrastruktur ideal untuk protokol aset dunia nyata (RWA).
Salah satu solusi kami atas kendala utama adalah komposabilitas. Saat ini, aset RWA belum mudah diintegrasikan satu sama lain.
Baca juga: Project Narasi RWA: Menggali Kebenaran di Era Quantitative Analysis
Keunggulan Kinto
Melalui rollup Kinto, penerbit aset mampu membangun komposisi antar aset dengan standar kepatuhan yang terpadu.
Akses terhadap modal institusi pun terbuka lebar. Institusi dapat bertransaksi secara on-chain tanpa mengabaikan kebutuhan kepatuhan mereka. Persyaratan rekanan pun mudah terpenuhi.
Cara Beli Crypto
Dampak Jaringan Pengguna
Saat ini, berbagai protokol RWA di mainnet memiliki solusi berbeda untuk memenuhi regulasi KYC/AML. Hal ini memaksa pengguna untuk menyelesaikan proses yang berbeda untuk setiap protokol yang ingin mereka gunakan.
Lima prinsip utama Kinto
Privasi Pengguna
Kinto tidak menyimpan data pengguna secara langsung. Pengguna memiliki pilihan untuk menyimpan data pribadi mereka melalui penyedia KYC terpercaya.
Alamat on-chain mereka dipisahkan dari informasi identitas pribadi (PII). Kinto hanya dapat membagikan data dengan persetujuan eksplisit dari pengguna.
Terdesentralisasi dan Dimiliki Pengguna
Kinto memiliki sifat terdesentralisasi, open source, dan non-custodial. Keunggulan ini memungkinkan para pengembang untuk membangun aplikasi keuangan terbuka yang membutuhkan kepatuhan terhadap yurisdiksi dan akreditasi tertentu.
Keamanan Pertama
Untuk meminimalkan risiko eksploitasi dan penipuan dalam kontrak pintar, penerapan KYC (Know Your Customer) menjadi sebuah keharusan.
Kinto, sebagai platform yang mendukung kontrak pintar, turut menyediakan fitur asuransi bawaan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi penggunanya.
UI/UX yang Mulus
Integrasi & abstraksi akun asli pada tingkat rantai memungkinkan pengelolaan kunci privat menjadi tidak diperlukan.
Pengguna dapat mengakses akun non-penahanan mereka dengan cara yang lebih mudah, seperti menggunakan nama pengguna dan kata sandi, otentikasi dua faktor (2FA), atau kunci perangkat seluler.
Kinto akan Menjadi Multi-on-Chain
Nikmati integrasi mulus dengan berbagai platform DeFi lainnya. Manfaatkan likuiditas optimal dari protokol DeFi terdepan di Ethereum, Optimisme, dan Arbitrum.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Apa Itu Real World Assets (RWA), 5 Koin Crypto & Blockchain Yang Menggunakan Narasi RWA
Apa Itu RWA dan Mengapa Penting untuk DeFi?
Tokenisasi RWA dalam Skala Besar Belum Layak?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.