Bittime - Dengan menggunakan tokenisasi, teknologi blockchain dapat bertemu dengan dunia keuangan tradisional.
Tokenisasi aset seperti properti dan emas dapat mengubah wajah keuangan terdesentralisasi. Artikel ini membahas tentang bagaimana real world asset (RWA) bisa menjadi jembatan untuk menghubungkan dunia DeFi (Decentralized Finance) dan kripto dengan keuangan tradisional..
Untuk memahami bagaimana RWA bisa masuk ke dunia DeFi, kita perlu mengerti tiga proses penting: formalisasi di luar blockchain, penghubung informasi, dan pengaturan permintaan dan penawaran dalam protokol RWA.
Proses Penting RWA
Secara ringkas, inilah ketiga proses tersebut:
Formalisasi di luar blockchain
RWA tidak bisa langsung disimpan di dalam blockchain. Nilai, kepemilikan, dan status legal aset tersebut harus jelas terlebih dahulu.
Ini biasanya memerlukan bukti kepemilikan seperti sertifikat atau akta, serta penilaian harga pasar, riwayat kepemilikan sebelumnya, dan kondisi aset tersebut.
Penghubung informasi
Pada tahap ini, aset fisik diubah menjadi token digital. Informasi penting mengenai nilai aset dan kepemilikan akan tersimpan di dalam metadata token tersebut. Keunggulan blockchain adalah transparansi.
Baca juga: Real World Asset (RWA): Sejarah Singkat Tokenisasi RWA yang Harus Diketahui!
Ini membuat siapa saja dapat memeriksa keaslian token melalui metadata tersebut. Untuk aset yang diawasi ketat, kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi penting.
Permintaan dan penawaran dalam protokol RWA
Hadirnya protokol DeFi khusus RWA dapat mempermudah proses ini. Protokol ini bertujuan untuk menyederhanakan pembuatan RWA baru dan menarik minat investor untuk memperdagangkan aset ini.
Protokol tersebut juga mengatur permintaan dan penawaran agar RWA dapat berfungsi dengan baik di dalam DeFi. Pada dasarnya, protokol ini menciptakan sistem hukum dan penilaian dunia nyata di dalam dunia digital yang terdesentralisasi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pentingnya RWA dalam Pengukuran DeFi
Total Value Locked (TVL) adalah ukuran jumlah modal yang tersimpan di dalam protokol DeFi. Pada masa "DeFi Summer" di November 2021, TVL mencapai $180 miliar.
Namun angka tersebut kemudian turun menjadi $49,87 miliar pada Juni 2022. Dunia DeFi memang fluktuatif.
Perubahan pasar membuat investor mencari investasi jangka panjang yang stabil. Inilah yang membuat RWA diperkirakan akan semakin diminati setelah 2021.
Fakta dan Angka: Menilik Pasar RWA
Penelitian menunjukkan bahwa pada periode 1 Januari sampai 30 September 2023, pasar RWA mengalami pertumbuhan yang signifikan:
- Nilai RWA di blockchain (tidak termasuk stablecoin) naik sebesar $1,05 miliar di tahun 2023.
- Surat berharga negara (treasury), properti, dan kredit swasta berkontribusi sebesar 82% dari pertumbuhan tersebut, atau senilai $855 juta.
- Pinjaman kredit swasta yang aktif di blockchain meningkat sebesar $210,5 juta.
- Surat berharga negara dan obligasi lainnya mengalami kenaikan sebesar $557 juta selama periode tersebut.
Pemain Utama di Pasar RWA
Untuk menciptakan RWA, penerbit harus membeli aset fisik, mengubahnya menjadi token, dan kemudian mendistribusikannya di blockchain. Beberapa penerbit RWA ternama di antaranya:
- Centrifuge: Platform populer untuk pinjaman kredit di blockchain.
- Franklin Templeton: Institusi keuangan tradisional ternama dengan total aset kelolaan (AUM) lebih dari $1,5 triliun. Franklin Templeton baru-baru ini terjun ke dunia kripto dengan menerbitkan token treasury.
- WisdomTree: Pemimpin pasar dalam produk exchange-traded fund (ETF) dengan total aset kelolaan mendekati $96 miliar.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Keuntungan dan Keterbatasan RWA dalam DeFi
Keuntungan:
Likuiditas yang lebih tinggi
Dengan tokenisasi, aset yang sulit dijual seperti properti menjadi lebih mudah diakses investor. Token digital membuat pasar lebih likuid dan menarik lebih banyak investor.
Aset yang dipecah menjadi unit yang lebih kecil juga memungkinkan investor untuk melakukan diversifikasi, sehingga meningkatkan likuiditas pasar.
Kepemilikan fraksional
RWA membuat investasi menjadi lebih mudah dijangkau. Tokenisasi memungkinkan orang untuk membeli kepemilikan sebagian (fraksional) dari properti atau aset lainnya, alih-alih harus membelinya secara keseluruhan dengan harga yang mahal.
Ini membuat investasi menjadi lebih inklusif, bahkan bagi mereka yang memiliki modal terbatas.
Transparansi
Transaksi RWA tercatat di dalam blockchain publik, sehingga tidak dapat diubah dan transparan. Semua transaksi dicatat di blockchain dan menyediakan catatan audit yang tidak dapat diubah.
Hal ini meningkatkan kepercayaan investor karena mereka dapat langsung memeriksa kepemilikan dan riwayat transaksi secara cepat dan tanpa perantara.
Inklusivitas
Tokenisasi DeFi membuat aset lebih mudah diakses dengan memungkinkan partisipasi investor yang lebih mudah.
Persyaratan investasi minimum yang tinggi atau aturan yang rumit seringkali menghambat investor kecil untuk berinvestasi di aset tertentu melalui keuangan tradisional.
Di sisi lain, RWA memungkinkan siapa saja untuk berinvestasi dalam kepemilikan fraksional dari aset berharga, sehingga membuat investasi menjadi lebih inklusif.
Baca juga: Apa Itu Real World Assets (RWA), 5 Koin Crypto & Blockchain Yang Menggunakan Narasi RWA
Keterbatasan:
Kompleksitas regulasi
Aturan untuk RWA berbeda-beda tergantung jenis aset, yurisdiksi, dan platform blockchain tokenisasi, sehingga regulasi menjadi rumit. Penerbit dan investor kesulitan untuk memenuhi persyaratan regulasi karena aturan tersebut sering berubah dan berbeda di setiap lokasi.
Keamanan
Menghubungkan aset fisik dan token digital penting untuk mencegah penipuan dan perselisihan hukum. Smart contract dan jaringan blockchain dengan celah keamanan dapat membahayakan RWA.
Orang dapat kehilangan aset atau terlibat dalam perselisihan kepemilikan. Hanya langkah-langkah keamanan yang kuat seperti autentikasi multi-faktor dan penyimpanan yang aman yang dapat mengurangi risiko ini.
Skalabilitas
Skalabilitas menjadi penting bagi jaringan blockchain dan platform DeFi seiring dengan meningkatnya penggunaan RWA.
Transaksi dan throughput data dapat membebani jaringan, membuatnya ramai dan lebih lambat dalam memproses. Meningkatnya permintaan untuk RWA di DeFi membutuhkan protokol layer 2 untuk mengatasi masalah ini.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
Meskipun memiliki kekurangan, RWA dapat mengubah dunia DeFi. RWA menggabungkan keuangan tradisional dan terdesentralisasi, membuka peluang baru bagi investor dan pemilik aset.
Namun, untuk memaksimalkan potensi RWA, diperlukan kerjasama antar pelaku industri, regulasi yang jelas, dan peningkatan teknologi blockchain.
Seiring dengan perkembangan DeFi, RWA dapat menjadi lebih penting untuk diversifikasi portofolio investasi, meningkatkan likuiditas pasar, dan memperluas akses ke berbagai aset.
Komunitas DeFi dapat mentransformasi RWA dengan mengatasi masalah regulasi, keamanan, dan skalabilitas. Era baru keuangan terdesentralisasi akan menjadi lebih terbuka, transparan, dan mudah diakses.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
5 Token RWA Naik Lebih dari 30%, Ada ONDO!
Peluang RWA Terbaru: Kini Bisa Diinvestasikan dalam Pecahan Kecil dengan Tokenisasi
4 Aset RWA Teratas pada 2024 Menurut CoinGecko
7 Kripto Real World Assets (RWA) yang Wajib Dimiliki
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.