Bittime - Pada Desember 2024, dunia kripto kembali heboh dengan peluncuran stablecoin baru dari Ripple, yaitu Ripple USD (RLUSD). Peluncuran ini terjadi di tengah pasar kripto yang sedang mengalami bull run, yang dipicu oleh kemenangan Donald Trump dalam pemilu dan dukungannya terhadap kripto.
Ripple, yang sudah dikenal dengan XRP-nya yang digunakan untuk pembayaran lintas batas, kini meluncurkan RLUSD di dua jaringan, XRP Ledger dan Ethereum. Meskipun stablecoin ini menjanjikan, banyak yang bertanya-tanya tentang dampaknya terhadap XRP. Apakah RLUSD akan menjadi ancaman bagi XRP, atau justru memperkuat posisi XRP di pasar kripto?
RLUSD: Langkah Cerdas Ripple dalam Ekosistem Kripto
Ripple, yang fokus pada solusi pembayaran global lewat XRP, meluncurkan RLUSD untuk masuk ke pasar stablecoin yang bernilai lebih dari $200 miliar. Stablecoin, yang nilainya dipatok ke mata uang fiat seperti USD, semakin populer di dunia kripto. Ripple berharap RLUSD bisa mempermudah transaksi dengan biaya lebih rendah dan efisiensi operasional yang lebih baik daripada stablecoin lainnya.
Baca juga: XRP Diprediksi Tembus All Time High (ATH) Sebelum Januari
Jack McDonald, Wakil Presiden Senior Ripple untuk Stablecoin, mengatakan bahwa dengan semakin banyaknya orang menggunakan stablecoin untuk transaksi, Ripple merasa perlu untuk memiliki stablecoin miliknya sendiri. Peluncuran RLUSD ini memungkinkan Ripple untuk menawarkan solusi pembayaran yang lebih terjangkau dan efisien bagi pengguna XRP Ledger (XRPL).
Yang menarik, Ripple meluncurkan RLUSD di dua jaringan blockchain, XRPL dan Ethereum. Meskipun Ethereum adalah pesaing langsung XRPL, Ripple memanfaatkan jaringan Ethereum yang lebih besar untuk meningkatkan likuiditas dan basis pengguna RLUSD.
Baca juga: Sejarah Ripple (XRP) yang Wajib Kamu Ketahui
Sementara Ethereum dikenal dengan ekosistem DeFi (Decentralized Finance) dan aplikasi dApps, XRPL menawarkan transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah, yang lebih cocok untuk pembayaran lintas batas, yang memang jadi fokus utama Ripple.
Apakah RLUSD Mengancam Peran XRP?
Peran XRP dalam ekosistem Ripple adalah sebagai penyedia likuiditas untuk transaksi pembayaran lintas batas. XRP digunakan sebagai mata uang penghubung (bridge currency), yang memungkinkan dua pihak dengan mata uang fiat berbeda untuk bertransaksi tanpa perlu dana di awal. Ini memungkinkan pembayaran antarnegara dilakukan secara real-time dan efisien.
Peluncuran RLUSD tidak langsung mengancam peran XRP. Sebagai stablecoin, RLUSD memiliki fungsi yang berbeda dari XRP, yang tetap berperan sebagai token likuiditas untuk pembayaran internasional. Dalam hal ini, XRP dan RLUSD lebih cenderung saling melengkapi, dengan RLUSD digunakan untuk transaksi sehari-hari yang lebih stabil, sementara XRP tetap digunakan oleh institusi untuk transaksi lintas batas.
Namun, ada beberapa skenario di mana adopsi RLUSD bisa mengancam peran XRP. Jika RLUSD diadopsi secara luas oleh institusi keuangan dan RippleNet menjadi platform pembayaran standar untuk lembaga-lembaga ini, ada kemungkinan penggunaan XRP sebagai penghubung likuiditas bisa berkurang.
Misalnya, jika transaksi lintas batas bisa dilakukan langsung dengan RLUSD tanpa perlu XRP sebagai penghubung, maka XRP mungkin kehilangan sebagian perannya.
RLUSD dan Dampaknya pada Harga XRP
Sejak peluncuran RLUSD, harga XRP melonjak signifikan, dengan kenaikan hampir 400% sejak awal November 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mungkin sudah mengantisipasi peluncuran RLUSD, dan banyak investor melihatnya sebagai pemicu untuk pertumbuhan Ripple di pasar kripto.
Sumber: Seeking Alpha
Meskipun ada potensi risiko terhadap peran XRP, saat ini peluncuran RLUSD lebih berfungsi sebagai tambahan yang mendukung XRP daripada ancaman langsung.
Dengan hubungan Ripple yang kuat dengan institusi keuangan global dan fokus pada kepatuhan regulasi, RLUSD kemungkinan akan semakin diterima oleh pasar, dan XRP akan terus berperan penting dalam memfasilitasi transaksi lintas batas yang membutuhkan likuiditas tinggi.
Kesimpulan
Peluncuran stablecoin RLUSD oleh Ripple adalah langkah cerdas untuk menghadapi persaingan di pasar kripto. Meskipun ada potensi risiko di masa depan terkait adopsi RLUSD yang bisa mempengaruhi peran XRP, saat ini keduanya lebih cenderung saling melengkapi.
XRP masih berperan penting sebagai penyedia likuiditas untuk pembayaran internasional, sementara RLUSD akan memperluas ekosistem Ripple dengan menawarkan solusi pembayaran yang lebih efisien. Dengan lonjakan harga XRP yang sudah terjadi, peluncuran RLUSD tampaknya akan terus memperkuat posisi Ripple di pasar kripto global.
FAQ Ripple (XRP)
Apa itu XRP?
XRP adalah cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah transaksi lintas negara dengan cara yang cepat dan biaya rendah, menggunakan sistem buku besar terdesentralisasi yang disebut XRP Ledger.
Apa perbedaan antara Ripple dan XRP?
Ripple adalah perusahaan yang mengembangkan teknologi pembayaran, sementara XRP adalah mata uang digital yang digunakan dalam jaringan RippleNet untuk transaksi internasional.
Mengapa XRP terlibat masalah hukum dengan SEC?
SEC menggugat Ripple karena menjual XRP sebagai sekuritas tanpa pendaftaran resmi, yang dianggap melanggar regulasi pasar modal.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Referensi
Finance Magnates, Why Is Rippleās XRP Up? Price Prediction as RLUSD Stablecoin Debuts on Global Exchanges, diakses 21 Desember 2024.
Seeking Alpha, Ripple: RLUSD Stablecoin And Its Impact On XRP In The Crypto Bull Market, diakses 21 Desember 2024.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.