Bittime - Penasaran dengan sejara Stellar (XLM)? Temukan sejarah dan cara kerjanya di artikel ini, yuk!
Stellar (XLM) adalah sebuah jaringan blockchain yang dirancang untuk mempercepat transaksi lintas negara dengan biaya rendah.
Tapi kapan Stellar diluncurkan, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa penting bagi investor untuk memahami sejarahnya? Artikel ini akan membahas semua itu secara mendalam.
Apa Itu Stellar (XLM)?
Sumber: The European Business Review
Stellar adalah jaringan blockchain yang bertujuan untuk mempermudah transaksi pembayaran global. Berbeda dengan Bitcoin yang fokus pada penyimpanan nilai, Stellar dirancang untuk menghubungkan institusi keuangan, perusahaan, hingga organisasi nirlaba agar dapat bertransaksi lebih efisien.
Mata uang asli dari jaringan ini adalah Lumens (XLM), yang digunakan untuk membayar biaya transaksi. Dengan arsitektur yang hemat energi dan biaya rendah, Stellar cocok untuk organisasi dengan anggaran IT terbatas, seperti lembaga sosial dan bisnis kecil.
Baca juga: 1 Bitcoin Berapa Rupiah? Segini Harga Bitcoin Hari Ini!
Cara Kerja Stellar (XLM)
Stellar menggunakan teknologi blockchain dengan distributed ledger yang diperbarui setiap dua hingga lima detik. Yang membuat Stellar berbeda adalah protokol konsensusnya, yakni Federated Byzantine Agreement (FBA).
Tidak seperti Bitcoin yang membutuhkan jaringan besar untuk menyetujui transaksi, Stellar memanfaatkan quorum slices atau kelompok kecil node tepercaya untuk validasi. Ini memungkinkan proses transaksi lebih cepat, bahkan bisa memproses ribuan operasi jaringan per detik.
Jaringan Stellar juga mengatasi kompleksitas transaksi lintas negara tradisional, seperti Nostro-Vostro accounts, yang biasanya melibatkan konversi mata uang dan rekonsiliasi akun. Dengan Stellar, transaksi lintas negara bisa selesai dalam hitungan detik, tanpa perlu melalui proses panjang.
Baca juga: Jangan Buru-Buru Jual XRP, Perhatikan 7 Poin Penting Ini!
Kapan Stellar (XLM) Diluncurkan?
Stellar diluncurkan pada 2014 oleh Jed McCaleb, salah satu pendiri Ripple dan mantan pengelola Mt. Gox, bersama Joyce Kim. Protokol Stellar awalnya merupakan cabang dari kode Ripple, tetapi kemudian berkembang menjadi sistem yang mandiri.
Tujuan utama Stellar adalah memproses hingga 60% pembayaran lintas negara di wilayah tertentu, seperti Australia, Fiji, dan Tonga. Dengan teknologi ini, seorang petani di Samoa dapat menjual produknya langsung ke pembeli di Indonesia tanpa hambatan.
Pada 2016, Stellar menjalin kemitraan dengan Deloitte untuk mengembangkan aplikasi pembayaran. Setahun kemudian, lebih dari 30 bank menandatangani kerja sama dengan Stellar untuk mempercepat transfer lintas negara.
Namun, proyek ini juga menghadapi kritik, termasuk kekhawatiran tentang distribusi token Lumens yang dikelola oleh Stellar Development Foundation (SDF). Untuk meredam kekhawatiran ini, pada 2019 SDF menghancurkan 55 miliar token Lumens.
Baca juga: Ini Alasan Peluncuran AI di Jaringan Hedera: Jadi Standar Baru untuk Tata Kelola AI?
Kesimpulan
Stellar (XLM) adalah salah satu inovasi blockchain yang menawarkan solusi untuk transaksi lintas negara dengan biaya rendah dan efisiensi tinggi.
Meskipun memiliki tantangan seperti persaingan dan sentralisasi node, Stellar tetap menjadi pilihan menarik bagi investor dan institusi yang mencari teknologi pembayaran modern.
FAQ Tentang Stellar (XLM)
1. Apa fungsi utama Stellar?
Stellar mempermudah transaksi lintas negara dengan biaya rendah, efisiensi tinggi, dan tanpa proses perbankan tradisional yang kompleks.
2. Apa itu Lumens (XLM)?
Lumens (XLM) adalah mata uang asli jaringan Stellar yang digunakan untuk membayar biaya transaksi dan menyediakan likuiditas.
3. Apakah Stellar aman?
Stellar dirancang dengan protokol yang efisien dan aman. Namun, investor tetap perlu berhati-hati terhadap potensi risiko sentralisasi node.
4. Bisakah XLM mencapai $1?
Potensi kenaikan nilai XLM tergantung pada sentimen pasar dan adopsi teknologi Stellar secara global.
Cara Beli Crypto di Bittime
Ingin trading jual beli Bitcoin dan investasi crypto dengan mudah? Bittime siap membantu! Sebagai exchange crypto Indonesia yang terdaftar resmi di Bappebti, Bittime memastikan setiap transaksi aman dan cepat.
Mulai dengan registrasi dan verifikasi identitas, lalu lakukan deposit minimal Rp10.000. Setelah itu, kamu bisa langsung beli aset digital favoritmu!
Cek kurs BTC to IDR, ETH to IDR, SOL to IDR dan aset kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Selain itu, kunjungi Bittime Blog untuk mendapatkan berbagai update menarik dan informasi edukatif seputar dunia crypto. Temukan artikel terpercaya tentang Web3, teknologi blockchain, dan tips investasi aset digital yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan kamu dalam dunia kripto.
Referensi
Coinhouse, Stellar (XLM), diakses pada 20 Desember 2024.
Investopedia, Stellar Blockchain: Overview and History, diakses pada 20 Desember 2024.
Penulis: Y
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.