Bittime - Sebuah kelompok kreditur FTX baru-baru ini mengajukan keberatan terhadap rencana reorganisasi yang diajukan oleh administrator kebangkrutan FTX. Memangnya, apa rencana reorganisasi FTX sehingga para kreditur mengajukan keberatan?
Cek Market Crypto Hari Ini:
Kreditur FTX Mengajukan Dokumen Penolakan
Dokumen yang diserahkan kelompok kreditur FTX ke pengadilan pada 5 Juni 2024 tersebut, menjabarkan penolakan mereka terhadap rencana tersebut karena dinilai tidak memenuhi kriteria uji kepentingan terbaik (best interest test), mengandung klausul yang tidak menguntungkan kreditur, dan mengabaikan masalah kepemilikan aset.
Para kreditur berpendapat bahwa pembayaran tunai yang diusulkan dalam rencana reorganisasi justru akan merugikan mereka karena berpotensi menimbulkan kewajiban pajak atas uang yang diterima. Mereka mengusulkan agar pembayaran dilakukan menggunakan aset kripto (in-kind repayment) untuk menghindari masalah pajak ini.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Rencana Reorganisasi FTX yang Menuai Kontroversi
Sebelumnya, pada 7 Mei 2024, administrator kebangkrutan FTX mengumumkan rencana restrukturisasi yang menjanjikan pembayaran tunai penuh kepada para kreditur.
Rencana tersebut menawarkan kompensasi sebesar 118% kepada kreditur dengan klaim di bawah $50.000, dibayarkan dalam waktu 60 hari setelah persetujuan pengadilan.
Kreditur non-pemerintah lainnya juga akan menerima pembayaran penuh atas klaim mereka, ditambah dengan kompensasi bunga hingga 9%.
Alasan Keberatan Kreditur
Sunil Kavuri, perwakilan kelompok kreditur, berpendapat bahwa rencana reorganisasi tersebut tidak lolos uji kepentingan terbaik. Ia berargumen bahwa rencana ini secara hukum tidak dapat dikonfirmasi karena memuat pembebasan yang tidak menguntungkan bagi pihak yang berkepentingan (estate). Selain itu, rencana tersebut juga dinilai mengabaikan masalah kepemilikan aset.
Keberatan utama dari para kreditur adalah rencana pembayaran tunai yang dapat memicu kewajiban pajak. Menurut mereka, pembayaran dengan aset kripto dapat menghindari aset yang terkena pajak (taxable event). Kreditur berpendapat bahwa pembayaran tunai akan memaksa mereka untuk membayar pajak atas keuntungan yang diperoleh dari penerimaan dana tersebut.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesepakatan dengan IRS
Selain masalah pembayaran tunai, para kreditur juga meminta agar administrator FTX memperbarui dokumen pengungkapan terkait kesepakatan dengan IRS. Dokumen tersebut perlu memasukkan laporan pemeriksa (examiner report). Keberatan ini muncul setelah adanya kesepakatan penyelesaian klaim pajak dengan IRS.
Berdasarkan rencana yang diajukan, IRS akan menerima klaim prioritas sebesar $200 juta dalam waktu 60 hari setelah persetujuan reorganisasi. Tambahan lainnya, mereka juga akan menerima klaim dengan prioritas lebih rendah sebesar $685 juta, yang akan dibayarkan setelah seluruh pelanggan FTX dilunasi.
Dengan begitu, nasib rencana reorganisasi FTX tersebut berada di tangan pengadilan. Pengadilan akan mempertimbangkan argumen dari kedua belah pihak, baik administrator kebangkrutan maupun kelompok kreditur yang keberatan. Keputusan pengadilan nantinya akan menentukan skema pembayaran yang akan diterima oleh para kreditur FTX.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Debitur FTX Capai Kesepakatan dengan Voyager Digital yang Bangkrut
Kebangkrutan FTX: Harapan Baru bagi Kreditor, Nilai Klaim Melonjak 93%
Perusahaan Pailit FTX Berencana Mulai Membayar Kreditur Sebelum Akhir 2024
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.