Bittime - Harga Bitcoin menunjukkan kembali geliatnya setelah mengalami koreksi pasca peluncuran ETF (Exchange Traded Fund) berjangka. Kenaikan ini dipicu oleh arus masuk bersih (net inflow) yang signifikan ke dalam ETF Bitcoin, mencapai hampir $900 juta (sekitar Rp 13,3 triliun) pada hari ini.
Angka ini menempatkannya sebagai salah satu dari 10 besar arus masuk bersih harian tertinggi sepanjang sejarah, dan menjadi yang terbesar sejak bulan Maret lalu. Kembalinya optimisme investor dan peluncuran ETF spot menjadi katalis utama kenaikan harga Bitcoin.
Menurut laporan "Ahead of the Curve" , lonjakan arus masuk bersih ini terjadi pada ETF spot, yang mencerminkan kepemilikan langsung Bitcoin. Hal ini berbeda dengan Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), yang sebelumnya mendominasi pasar namun kini justru mengalami arus keluar bersih.
Baca juga: Bitcoin Diprediksi Pecahkan Rekor Tertinggi Lagi: Akankah Terjadi Minggu Depan?
Analis memperkirakan arus keluar bersih GBTC akan terus berlanjut, namun lajunya akan melambat. Dalam lima hari terakhir, rata-rata penurunan harian arus keluar bersih GBTC mencapai 20%.
Sementara itu, aktivitas perdagangan Bitcoin berjangka di CME (Chicago Mercantile Exchange) juga menunjukkan sinyal positif. Premi kontrak berjangka Bitcoin kembali meningkat, dan kini berada di level yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Ethereum. Peningkatan premi ini mengindikasikan adanya permintaan yang kuat terhadap Bitcoin berjangka.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Kembalinya Optimisme Investor terhadap ETF Bitcoin
Arus masuk bersih yang besar ke dalam ETF Bitcoin menandakan kembalinya optimisme investor terhadap aset kripto tertua tersebut. Peluncuran ETF spot disinyalir menjadi katalis utama yang memicu peningkatan minat investor institusional. ETF menawarkan kemudahan investasi Bitcoin yang lebih terstruktur dan teregulasi, sehingga wajar jika instrumen ini diminati oleh para investor institusional.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kenaikan Harga Bitcoin
Gelombang arus masuk bersih ini turut berdampak positif pada harga Bitcoin. Dalam sepekan terakhir, Bitcoin berhasil membukukan kenaikan harga sebesar 11%, kembali menembus level $43.000.
Baca juga: Lamina1 Meluncurkan Mainnet dan Klaim Airdrop untuk Betanet Dimulai
Analisis dan Prediksi ETF Bitcoin
Meskipun tren positif sedang berlangsung, para analis memperingatkan bahwa volatilitas harga Bitcoin masih mungkin terjadi. Investor disarankan untuk berhati-hati dan menerapkan strategi manajemen risiko yang baik.
Secara keseluruhan, lonjakan arus masuk bersih ke dalam ETF Bitcoin menjadi sinyal yang menggembirakan bagi masa depan aset kripto ini. Dengan semakin banyaknya investor institusional yang tertarik pada Bitcoin, potensinya untuk terus berkembang dan menjadi aset investasi yang mapan semakin terbuka.
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Game Mobile Berbasis Blockchain Hadir di 2025: Pudgy Penguins Gandeng Mythical Games
Galxe Akan Mengumumkan Sesuatu Spesial Besok: Apakah Rebranding?
Mastercard Permudah Transaksi Kripto dengan Sistem Alias Baru
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.