Bittime - Melalui akun X (Twitter), pengguna bernama Nakamao mengaku menceritakan pengalaman pahitnya ketika akun Binance miliknya diretas dan kehilangan aset kripto senilai $1 juta. Bagaimana kronologi kejadian dan tanggapan dari Binance? Baca artikel ini hingga akhir untuk mengetahuinya!
Kronologi Kejadian Peretasan
Peretasan tersebut terjadi pada 24 Mei 2024 lalu. Tanpa dia sadari, akun Binance miliknya sedang dikendalikan oleh peretas. Peretas tersebut berhasil membajak cookies browser milik Nakamao. Dengan cookies ini, peretas dapat mengakses sesi aktif akun Binance tanpa perlu kata sandi atau verifikasi 2FA.
Parahnya lagi, peretas tidak langsung menarik aset kripto milik Nakamoto, tetapi justru melakukan serangkaian transaksi counter-trading yang tak lazim. Beberapa transaksi mencurigakan tersebut meliputi:
- Pembelian besar-besaran token QTUM/BTC, DASH/BTC, dan PYR/BTC yang menyebabkan harganya melambung masing-masing sebesar 21%, 27%, dan 31%.
- Pembelian token ENA/USDC dan NEO/USDC dengan kenaikan harga masing-masing sebesar 22% dan 20%.
Hal ini baru disadari oleh Nakamoto 1.5 jam kemudian ketika ia membuka Binance untuk mengecek harga BTC.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Binance Dianggap Lambat
Nakamao kemudian menghubungi customer service Binance untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun, ia merasa kecewa dengan respons Binance yang dinilai terlambat dan kurang membantu.
Menurutnya, selama peretas menguras isi akunnya, Binance tidak melakukan tindakan pengamanan apa pun, seperti membekukan akun atau meminta verifikasi tambahan. Bahkan, setelah peretas berhasil membawa kabur aset kripto, Binance tetap mengizinkan penarikan dana.
Binance Belum Memberikan Tanggapan
Nakamao juga mempertanyakan lambatnya Binance dalam melacak peretas. Padahal, menurutnya, Binance sudah mengetahui keberadaan ekstensi Chrome berbahaya yang digunakan peretas tersebut selama beberapa minggu.
Ekstensi Chrome tersebut bernama Aggr, yang menampilkan data pasar kripto. Ekstensi ini diduga dapat mencuri cookies pengguna dan mengirimkannya ke server peretas.
Hingga berita ini dibuat, Binance belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan lambatnya penanganan kasus pencurian yang dialami oleh Nakamoto.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tips Menjaga Keamanan Kripto
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi para pengguna crypto. Untuk mencegah peretasan, berikut beberapa tips untuk menjaga keamanan aset kripto.
- Hati-hati dengan ekstensi browser: Jangan sembarang menginstal ekstensi browser, terutama yang berhubungan dengan pengelolaan aset kripto.
- Aktifkan 2FA: Aktifkan fitur two-factor authentication (2FA) untuk menambah lapisan keamanan akun.
- Gunakan pengelola password yang aman: Simpan kata sandi dan informasi login di pengelola password yang aman.
- Waspada terhadap aktivitas mencurigakan: Periksa aktivitas akun secara berkala dan laporkan segera jika terjadi kejanggalan.
- Pilih platform exchange yang terpercaya: Gunakan platform exchange yang memiliki reputasi baik dan keamanan yang ketat.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Dugaan Peretasan Velocore di 2 Blockchain, zkSync dan Linea
Waspada! Peretasan Akun Telegram Lewat Link Phishing Berbahaya
Hati-hati! Terindikasi Dugaan Peretasan di Protokol DeFi OpenLeverage
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.