Bittime - Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Harris Poll atas nama Grayscale, pemilih Amerika semakin tertarik pada Bitcoin dan kripto lainnya. Survei yang mengumpulkan data antara 30 April dan 2 Mei 2024 ini menunjukkan bahwa 47% pemilih kini ingin memasukkan cryptocurrency ke dalam portofolio investasi mereka, naik dari 40% pada akhir 2023.
Minat yang meningkat ini menekankan peran signifikan yang diperkirakan akan dimainkan oleh kripto dalam pemilu November mendatang.
Pengaruh Makroekonomi terhadap Minat pada Cryptocurrency
Laporan Grayscale menyoroti bahwa faktor makroekonomi dan kematangan Bitcoin sebagai aset adalah pendorong utama dari peningkatan minat ini. Selama enam bulan terakhir, pemilih menjadi lebih memperhatikan Bitcoin, dengan 41% menunjukkan minat dibandingkan dengan 34% pada November 2023.
Faktor seperti ketegangan geopolitik, inflasi, dan kekhawatiran tentang stabilitas dolar AS berkontribusi pada fokus yang meningkat pada aset kripto. Terutama, 28% pemilih menganggap inflasi sebagai masalah utama dalam pemilu, menekankan daya tarik Bitcoin karena transparansi dan pasokan yang terbatas.
Cek Market Crypto Hari Ini:
| BTC/IDR | SOL/IDR |
| ETH/IDR | USDT/IDR |
| SEI/IDR | ARB/IDR |
Peristiwa Terkait Bitcoin yang Meningkatkan Minat Pemilih
Survei ini juga mengeksplorasi peristiwa spesifik yang memengaruhi pendapat pemilih tentang Bitcoin. Persetujuan ETF Bitcoin spot di AS pada Januari 2024 dan halving Bitcoin pada April 2024 merupakan tonggak penting.
Peristiwa-peristiwa ini meningkatkan minat pemilih pada Bitcoin dan aset kripto lainnya, dengan 18% dan 20% responden masing-masing menyatakan minat yang meningkat untuk berinvestasi. Selain itu, persetujuan ETF Bitcoin menarik perhatian pemilih yang sudah pensiun, dengan 9% menyatakan minat yang meningkat pada Bitcoin atau aset kripto.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Penerimaan Lebih Luas terhadap Cryptocurrency
Minat pada aset kripto melampaui Bitcoin ke berbagai aset digital lainnya. Sejak awal tahun, hampir sepertiga pemilih (32%) menjadi lebih terbuka untuk mempelajari atau berinvestasi dalam mata uang kripto.
Lebih banyak pemilih kini melihat kripto sebagai peluang investasi jangka panjang yang baik dibandingkan November 2023 (23% vs. 19%). Penerimaan yang meningkat ini juga tercermin dalam ekspektasi yang semakin meningkat di kalangan pemilih untuk memasukkan mata uang kripto dalam portofolio mereka (47% vs. 40%).
Cryptocurrency sebagai Isu Bipartisan
Meskipun mantan Presiden Trump secara vokal mendukung cryptocurrency selama kampanyenya, data survei menunjukkan bahwa aset kripto adalah isu bipartisan. Tingkat kepemilikan cryptocurrency serupa antara Partai Republik (18%) dan Demokrat (19%).
Pemilih terbagi rata mengenai partai mana yang lebih mendukung industri kripto, dengan 30% masing-masing percaya bahwa baik Demokrat maupun Republik memiliki sikap yang paling mendukung terhadap kebijakan kripto.
Prioritas Politik yang Berbeda
Survei mengungkapkan bahwa sementara Partai Republik memprioritaskan masalah ekonomi dan inflasi (54% vs. 33% untuk Demokrat), Demokrat lebih mengkhawatirkan kekerasan senjata, perubahan iklim, dan ketimpangan pendapatan.
Perbedaan ini mungkin menjelaskan dukungan Trump terhadap mata uang kripto, yang sejalan dengan kekhawatiran Partai Republik tentang inflasi dan stabilitas ekonomi. Minat bipartisan ini juga terlihat dalam dukungan kongres terhadap RUU seperti SAB 121, yang memungkinkan institusi keuangan untuk bertindak sebagai kustodian aset digital, berpotensi meningkatkan aksesibilitas bagi investor kripto.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
Saat pemilu 2024 semakin dekat, minat yang meningkat pada mata uang kripto di kalangan pemilih Amerika kemungkinan akan memengaruhi lanskap politik. Sikap pemerintahan berikutnya terhadap aset digital akan menjadi krusial, terutama bagi pemilih muda, dengan 62% pemilih Generasi Z dan Milenial melihat kripto dan teknologi blockchain sebagai masa depan keuangan.
Tren ini menunjukkan bahwa semua kandidat dan pembuat kebijakan perlu semakin memperhatikan kripto sebagai isu kunci dalam pemilu 2024.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Donald Trump Menerima Donasi Bitcoin, Pertama di Amerika Serikat
Biden Siap Veto Regulasi Penyimpanan Bitcoin di Institusi Keuangan
Ambisi Donald Trump: Amerika Jadi Pemimpin Cryptocurrency dan Perlawanan ke Biden
Joe Biden Tolak Pembatalan SAB 121: Perlindungan Konsumen Jadi Prioritas!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.