Bittime - Analis kripto terkenal, Alex Wacy, baru-baru ini membagikan perspektifnya tentang keadaan pasar kripto dan altcoin "di bawah radar" yang patut diperhatikan setelah lonjakan harga Ethereum. Dalam postingannya di X, Wacy menyoroti potensi besar Toncoin (TON), sebuah blockchain generasi ketiga yang awalnya dikembangkan oleh tim Telegram.
Toncoin (TON) Menonjol di Tengah Lonjakan Ethereum
Lonjakan harga Ethereum yang baru-baru ini terjadi telah memicu minat investor pada altcoin lainnya. Ethereum, sebagai altcoin terbesar, berhasil naik dari $3.810 ke $3.940 selama perdagangan Asia, didorong oleh komentar pro kripto dari Donald Trump. Komentar ini serta persetujuan ETF Ethereum oleh SEC AS membuat pelaku pasar semakin bullish pada Ethereum. Namun, Wacy melihat peluang besar pada Toncoin (TON) di tengah antusiasme ini.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Keunggulan Toncoin dalam Ekosistem Kripto
Toncoin menonjol karena integrasi mendalamnya dengan aplikasi perpesanan Telegram, yang memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif bulanan. Integrasi ini diyakini dapat mendorong adopsi kripto secara luas. Wacy menyebutkan bahwa L1 (Layer 1) dan L2 (Layer 2) adalah elemen dasar untuk adopsi kripto secara massal karena peran pentingnya dalam mendukung berbagai proyek dan infrastruktur.
Cara Beli Kripto:
Pertumbuhan Ekosistem Toncoin
Ekosistem Toncoin telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Total Value Locked (TVL) di blockchain TON meningkat lima belas kali lipat dalam tiga bulan terakhir, dan harga TON meningkat tiga kali lipat. Salah satu proyek penting dalam ekosistem TON adalah Notcoin (NOT), sebuah proyek game Web3 yang cepat mendapatkan daya tarik.
Baca juga: Prediksi Harga Ethereum ($ETH) 2024-2033: Akankah Mencapai $10K?
Notcoin berhasil menarik 35 juta pemain yang terlibat dalam menambang token. Token ini kemudian diubah menjadi koin NOT dan terdaftar di bursa, dengan 13 juta pengguna unik yang menerima NOT pada hari pencatatan, menjadikannya token meme terbesar berdasarkan jumlah pemegangnya.
Dukungan USDT dan Inisiatif Komunitas
TON baru-baru ini memperkenalkan dukungan asli untuk USDT (Tether), menyediakan platform yang memungkinkan basis pengguna Telegram untuk melakukan pembayaran peer-to-peer. Langkah ini sejalan dengan strategi TON untuk mengintegrasikan layanan Web3 ke dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, TON juga memperkenalkan Open League, sebuah program insentif jangka panjang yang dirancang untuk mendorong persaingan dan kolaborasi antar proyek TON.
Performa Bursa Desentralisasi STON.fi
Bursa desentralisasi STON.fi di TON telah muncul sebagai pemimpin dalam hal kemudahan penggunaan dan integrasi. Kumpulan USDT/TON-nya baru-baru ini melampaui $100 juta di TVL, hanya empat minggu setelah peluncuran USDT di jaringan. Wacy menyebutkan bahwa APY 105% pada kumpulan TON/USDt menarik investasi signifikan, menunjukkan potensi besar Toncoin di masa depan.
Potensi Masa Depan Toncoin
Wacy optimis bahwa Toncoin memiliki potensi besar untuk memimpin pasar altcoin berkat inovasi teknologi, kemitraan strategis, dan keterlibatan komunitas yang kuat. Pada saat artikel ini ditulis, Toncoin diperdagangkan pada $6.33. Dukungan Alex Wacy dan perkembangan positif di ekosistem TON menunjukkan bahwa altcoin ini layak mendapat perhatian lebih dari investor kripto.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Dengan prospek bullish pada Toncoin dan perkembangan terbaru di ekosistem Ethereum, pasar kripto menunjukkan dinamika yang menarik. Investor yang mencari peluang dalam altcoin "di bawah radar" dapat mempertimbangkan Toncoin sebagai bagian dari portofolio mereka, mengingat potensi pertumbuhannya yang signifikan.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Sinyal Bully Sign! Prediksi Harga Ethereum (ETH) Terbaru Menurut Akademi Crypto
Dampak ETF Ethereum, Harga ONDO Diprediksi Naik Hingga $2,35!
Pemulihan Harga Ethereum: Mengatasi Rintangan Menuju Peningkatan Baru
Bull Case Prediksikan Harga Ethereum Bakal Tembus $27.000
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.