Bittime - Kekhawatiran tentang inflasi semakin meningkat di kalangan pejabat Federal Reserve, seperti yang terungkap dalam pertemuan terbaru mereka. Banyak anggota komite yang ragu untuk melanjutkan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pinjaman jangka pendek dalam kisaran 5,25%-5,5%—yang merupakan tertinggi dalam 23 tahun—memiliki implikasi signifikan bagi perekonomian dan prediksi harga Bitcoin.
Inflasi Jadi Momok Federal Reserve
Pejabat Federal Reserve mengungkapkan kekhawatiran yang meningkat tentang inflasi selama pertemuan terbaru mereka. Banyak anggota yang ragu untuk melanjutkan penurunan suku bunga. Risalah dari pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 30 April - 1 Mei 2024, mengungkapkan kekhawatiran tentang inflasi yang terus berlanjut. Meskipun ada sedikit penurunan dalam setahun terakhir, data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dalam harga barang dan jasa.
Target Inflasi Fed
Tujuan Federal Reserve adalah mencapai tingkat inflasi 2%, tetapi indikator saat ini menunjukkan bahwa harga meningkat jauh di atas target ini. Inflasi yang terus-menerus ini membuat beberapa pembuat kebijakan mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Keputusan FOMC
FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pinjaman jangka pendek dalam kisaran 5,25%-5,5%. Keputusan ini didasarkan pada data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang solid. Sejak itu, ada sedikit perbaikan, dengan indeks harga konsumen April menunjukkan tingkat inflasi tahunan sebesar 3,4%, sedikit lebih rendah dari Maret. Namun, survei sentimen konsumen menunjukkan kekhawatiran yang meningkat tentang inflasi.
Kekhawatiran The Fed
Pejabat Federal Reserve mencatat beberapa risiko peningkatan inflasi, termasuk peristiwa geopolitik dan dampaknya terhadap konsumen berpenghasilan rendah. Beberapa pejabat mengaitkan peningkatan inflasi di awal tahun dengan faktor musiman, sementara yang lain memperingatkan agar tidak mengabaikan pergerakan yang meluas ini.
Kekhawatiran juga muncul tentang konsumen yang beralih ke metode pembiayaan yang lebih berisiko, seperti peningkatan penggunaan kartu kredit dan layanan beli sekarang bayar nanti (buy-now-pay-later). Meskipun ada optimisme tentang prospek pertumbuhan, pejabat Federal Reserve memperkirakan moderasi inflasi tahun ini. Mereka percaya bahwa inflasi pada akhirnya akan kembali ke target 2%, tetapi tidak yakin tentang timeline dan dampak suku bunga yang tinggi.
Cara Beli Kripto:
Ekspektasi Pasar
Sejak pertemuan tersebut, pejabat Federal Reserve mempertahankan nada hati-hati. Gubernur Fed, Christopher Waller, menekankan perlunya "beberapa bulan" data positif sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga.
Ketua Jerome Powell menggemakan kebutuhan untuk bersabar, menyarankan bahwa Federal Reserve akan menunggu kebijakan yang lebih ketat untuk menekan inflasi. Harga futures menunjukkan peluang 60% untuk penurunan suku bunga pertama pada bulan September, dengan ekspektasi lebih rendah untuk penurunan kedua pada bulan Desember.
Dampak Terhadap Harga Bitcoin
Keputusan dan sikap hati-hati Federal Reserve ini memiliki implikasi signifikan terhadap pasar keuangan, termasuk harga Bitcoin. Ketidakpastian tentang inflasi dan suku bunga dapat menyebabkan volatilitas di pasar kripto. Namun, beberapa analis percaya bahwa Bitcoin dapat diuntungkan dari kebijakan moneter yang ketat karena dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.
Harga Bitcoin Hari Ini
Saat ini, 23/05/2024, Bitcoin diperdagangkan di harga Rp1.112.434.691 per koin. Harga BTC merosot tipis 0,6% dalam 24 jam terakhir sebagaimana pantauan data dari Bittime.
sumber: Bittime
Kesimpulan
Seiring berjalannya waktu, investor dan pelaku pasar akan terus memantau kebijakan Federal Reserve dan dampaknya terhadap inflasi serta pasar kripto. Dalam jangka pendek, Bitcoin mungkin menghadapi fluktuasi harga yang lebih besar, tetapi potensi keuntungan jangka panjang tetap menarik bagi banyak investor.
Meski begitu, jika Federal Reserve berhasil mengendalikan inflasi tanpa merusak pertumbuhan ekonomi, ini bisa menjadi situasi win-win bagi pasar keuangan dan kripto.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Upgrade Antelope EOS, Ini Dampaknya Bagi Jaringan!
Prediksi Harga Ethereum Classic 2024-2030: Mampukan ETC Melaju Pesat?
Narasi ETF Solana Mencuat Imbas Persetujuan Ethereum, Dampaknya bagi Harga SOL?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.