Bittime - Saat SEC AS mempertimbangkan pengesahan ETF Spot Ethereum, perdebatan tentang klasifikasi Ethereum (ETH) sebagai sekuritas atau komoditas muncul kembali. Pengacara kripto Jake Chervinsky menekankan pengaruh keputusan ini terhadap peraturan dan pertumbuhan Ethereum di pasar keuangan.
Dalam dunia keuangan yang terus berkembang, interaksi antara teknologi dan regulasi seringkali menghasilkan masalah yang kompleks. Contoh terbaru adalah upaya SEC untuk mengizinkan ETF Spot Ethereum.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Mengapa SEC AS Mengizinkan ETF Spot Ethereum?
Meskipun antusiasmenya tinggi dan mengharapkan keuntungan yang lebih besar bahkan di atas $4,100. Potensi persetujuan produk turunan ini menyebabkan perdebatan hukum tentang klasifikasi ETH.
Jake Chervinsky, seorang pengacara yang sering berbicara tentang masalah kripto, jika Komisi terus mengizinkan produk tersebut, itu berarti semua ETH yang tidak dipertaruhkan yang beredar adalah komoditas, seperti Bitcoin.
Chervinsky berpendapat keputusan ini merupakan kemajuan kebijakan yang signifikan dari otoritas yang ketat. Selama beberapa tahun, SEC telah mempertimbangkan untuk mengkategorikan aset apa pun selain Bitcoin sebagai komoditas.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
ETH Menimbulkan Ancaman bagi Regulator
Karena ada staking, SEC AS menolak untuk mengklasifikasikan ETH sebagai sekuritas. Kemungkinan besar, dapat diartikan sebagai jaringan yang menawarkan jaminan keuntungan atau pendapatan, seperti jaringan bukti kepemilikan.
Di sisi lain, fitur ini dapat mengubah ETH menjadi keamanan berdasarkan kriteria Tes Howey. Dalam hal ini, ETH akan dianggap sebagai sekuritas dan harus didaftarkan pada regulator. Namun, beberapa orang berpendapat bahwa Tes Howey sudah ketinggalan zaman, karena kelas aset digital.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Kesimpulan
Upaya SEC AS untuk mengizinkan ETF Spot Ethereum dianggap sebagai langkah maju menuju pengakuan Ethereum sebagai komoditas serupa dengan Bitcoin, menurut pengacara seperti Jake Chervinsky. Meskipun memiliki banyak potensi keuntungan, Ethereum masih menjadi masalah bagi regulator karena fiturnya, seperti staking, yang dapat membuatnya lebih sulit untuk diklasifikasikan sebagai sekuritas.
Cara Beli Ethereum (ETH) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Ethereum (ETH) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Ethereum (ETH) tersedia di Bittime dengan market pair ETH/IDR. Untuk bisa beli ETH IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Ethereum (ETH), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Ethereum Bakal Melejit! SEC Siap Setujui ETF Spot Pekan Ini?
SEC AS Beri Lampu Hijau untuk ETF Ethereum Spot?
SEC Diperkirakan Akan Kembali Tolak Spot Ethereum ETF?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.