Bittime - Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) kembali menunda deadline keputusan terkait persetujuan atau penolakan ETF Ethereum Invesco Galaxy. Keputusan terbaru akan diumumkan pada 5 Juli 2024.
Ini bukan penundaan pertama yang dilakukan SEC. Sebelumnya, mereka juga sempat meminta masukan publik pada bulan Februari 2024.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Bukan Hanya Invesco Galaxy yang Tunggu Putusan ETF ETH
Produk yang menunggu keputusan SEC tak hanya Invesco Galaxy Ether ETF saja. Beberapa perusahaan lain seperti Franklin Templeton, Grayscale, dan BlackRock juga tengah menunggu.
Baca juga: ETF ETH Futures: Dilema Persetujuan di Tengah Status Ethereum yang Kabur
Dalam pengajuan yang disampaikan pada hari Senin, SEC menjelaskan alasan penundaan dan permintaan waktu tambahan untuk menyetujui atau menolak ETF. Mereka membutuhkan waktu yang cukup untuk memahami perubahan aturan yang diusulkan serta isu-isu yang diangkat.
Sebelumnya, persetujuan untuk ETF Bitcoin membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebelas pengajuan akhirnya disetujui pada awal Januari 2024.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Hal ini mendorong kenaikan harga Bitcoin dan menawarkan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi dalam aset kripto terpopuler tersebut tanpa harus membelinya secara langsung. Tren yang sama kemungkinan terjadi pada Ethereum begitu produk ETF-nya disetujui.
Peluang persetujuan ETF Ethereum saat ini turun menjadi 25% dari prediksi awal sebesar 70% di akhir Mei.
Harga token ETH merespons penundaan ini dengan penurunan. Ethereum turun 1,13% dalam 24 jam terakhir menjadi $3.088. Sedangkan dalam 30 hari terakhir, ETH bergerak naik 1,25%. Saat ini, harga ETH masih berada di atas level $3.000.
Meskipun persetujuan ETF Ethereum belum pasti, pasar kripto optimistis bahwa hal ini akan mendorong kenaikan harga ETH dan membuat mata uang kripto lainnya ikut mengajukan permohonan ETF mereka sendiri.
Sementara itu, Bitcoin saat ini sedang berkonsolidasi di kisaran $66.000 hingga $67.000, dengan harga spesifik $66.691.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Bitcoin masih mendominasi pasar kripto dan menjadi acuan tren untuk altcoin lainnya. Ethereum sering mengikuti tren Bitcoin, namun belakangan ini bergerak secara berbeda seiring dengan pembicaraan mengenai ETF.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Grayscale Menambahkan Staking ETH ke Aplikasi ETF Ethereum Mereka
ETH IDR : Prospek ETF Ethereum, SEC Tunda Keputusan ETF Spot Ethereum Grayscale
ETH Menuju ATH Baru? Upgrade Dencun dan Ekspektasi ETF Memicu Kenaikan Harga
Siap-siap! ETF Ethereum Segera Meluncur, Bakal Dongkrak Harga ETH Lebih Tinggi?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.