Bittime - Sebuah firma perdagangan aset kripto terkemuka, QCP Capital baru-baru ini mengeluarkan dokumen yang menyatakan bahwa koreksi harga Bitcoin (BTC) pasca-halving mungkin telah berakhir.
Berdasarkan laporan dari Shenzhen TechFlow, BTC gagal menembus level resistensi $67.000 (Rp1.072.000.000) untuk ketiga kalinya semalam, namun QCP Capital percaya bahwa harga akan segera melewati rentang ini. Terdapat beberapa alasan yang mendukung keyakinan ini.
Peningkatan yang Dipimpin oleh Permintaan Spot Tidak Berpengaruh
Salah satu alasan utama adalah bahwa peningkatan harga BTC saat ini didorong oleh permintaan spot yang tidak berpengaruh. Ini berarti bahwa pembelian Bitcoin (BTC) dilakukan tanpa leverage, yang menunjukkan kekuatan fundamental di balik kenaikan harga.
Selain itu, tingkat pendanaan (financing rates) tetap stabil, mengindikasikan bahwa pasar berada dalam kondisi yang sehat dan tidak terlalu didominasi oleh spekulasi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
QCP Capital Soroti Adopsi Institusional
QCP Capital juga menyoroti munculnya adopsi institusional dan kedaulatan sebagai faktor pendorong positif bagi BTC. Semakin banyak institusi besar dan bahkan negara-negara yang mulai mengakui dan menggunakan BTC sebagai aset investasi atau bahkan sebagai alat pembayaran.
Hal ini memberikan legitimasi lebih lanjut pada BTC dan memperkuat posisinya sebagai aset kelas dunia.
Koreksi Pasca-Halving Bitcoin (BTC) Mungkin Telah Berakhir
QCP Capital berpendapat bahwa koreksi yang terjadi pasca-halving sebelumnya mungkin sudah mencapai titik akhirnya. Halving adalah peristiwa penting dalam siklus BTC, di mana reward blok yang diberikan kepada penambang dibagi dua, mengurangi laju inflasi BTC dan seringkali memicu kenaikan harga dalam jangka panjang.
Jika koreksi memang sudah berakhir, ini bisa berarti bahwa BTC sedang bersiap untuk memasuki fase bullish yang baru.
Permintaan Kuat untuk BTC di Masa Mendatang?
Indikasi lain dari sentimen bullish yang kuat adalah permintaan yang signifikan untuk opsi panggilan BTC pada bulan Desember. Opsi panggilan adalah kontrak yang memberikan hak kepada pembeli untuk membeli aset pada harga tertentu di masa depan.
Permintaan yang tinggi untuk opsi panggilan ini menunjukkan bahwa banyak investor yang mengharapkan harga BTC akan naik di akhir tahun ini. QCP Capital melihat hal ini sebagai tanda bahwa pasar memiliki ekspektasi positif terhadap BTC dalam jangka panjang.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Strategi Perdagangan dari QCP Capital
Dalam dokumen yang sama, QCP Capital juga memberikan saran perdagangan bagi para investor. Mereka mencatat bahwa setiap kali BTC jatuh di bawah $60.000 (Rp960.000.000), sering terjadi rebound berbentuk V yang menunjukkan kesempatan beli yang jelas.
Dalam konteks volatilitas BTC yang cenderung tinggi, strategi membeli di bawah $60.000 tampaknya menjadi waktu yang ideal untuk berinvestasi. Selain itu, penggunaan "accumulator" yang memungkinkan pembelian BTC di bawah $60.000 juga disarankan, mengingat volatilitas yang lebih tinggi di belakangnya.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pandangan QCP Capital terhadap BTC sangat optimis. Mereka percaya bahwa berbagai faktor fundamental dan teknis mendukung potensi kenaikan harga BTC dalam waktu dekat.
Dengan permintaan spot yang kuat, adopsi institusional yang meningkat, dan sentimen bullish yang tercermin dalam permintaan opsi panggilan Desember, BTC tampaknya berada dalam posisi yang menguntungkan untuk melewati level resistensi saat ini dan mencapai ketinggian baru.
Investor disarankan untuk memperhatikan level harga penting pada level $60.000 (Rp960.000.000) sebagai titik masuk potensial, mengingat pola rebound yang sering terjadi.
Selain itu, memanfaatkan strategi perdagangan yang tepat seperti accumulator dapat memberikan keuntungan tambahan dalam menghadapi volatilitas pasar. Namun, bagaimana tanggapan para pemain crypto soal pandangan QCP Capital terhadap BTC?
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Migrasi Token RBN ke AEVO Selesai, 15% Pasokan Dikunci Hingga 2024
Notcoin (NOT) Listing di Pasar Crypto Hari Ini, Sudah Terdaftar di Berbagai Bursa Utama!
ZKX Luncurkan Situs Resmi Baru dan Fitur Staking di StarkNet, Mau Coba?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.