Bittime - Depository Trust and Clearing Corporation (DTCC) Amerika Serikat dan Chainlink (LINK) telah berhasil menyelesaikan pilot project tokenisasi reksa dana. Uji coba ini melibatkan sejumlah lembaga keuangan besar Amerika Serikat, yang menandakan potensi besar teknologi blockchain untuk merevolusi industri keuangan.
Pilot Project Smart NAV oleh DTCC dan Chainlink
Pilot project yang diberi nama Smart NAV ini bertujuan untuk membangun proses standar dalam penyediaan dan penyebaran data Net Asset Value (NAV) reksa dana.
Dengan memanfaatkan protokol interoperabilitas Chainlink (CCIP), data NAV dapat diakses dan digunakan di berbagai jaringan blockchain privat maupun publik.
Keberhasilan uji coba Smart NAV ini pun menunjukkan kelayakan penggunaan blockchain untuk tokenisasi reksa dana.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Pengaruh Kesuksesan Pilot Project terhadap Chainlink
Berita mengenai keberhasilan uji coba Smart NAV disambut positif oleh pasar kripto. Harga token LINK, token native Chainlink, mengalami kenaikan lebih dari 7% setelah pengumuman tersebut.
Kenaikan ini membawa LINK kembali ke level $15 untuk pertama kalinya sejak awal Mei 2024, bahkan melampaui pergerakan indeks kripto CoinDesk 20 (CD20) yang justru mengalami sedikit penurunan pada periode yang sama.
Harga LINK Hari Ini di Bittime
Sumber: Bittime
Berdasarkan market Bittime hari ini, harga LINK terpantau mengalami kenaikan sebesar 13.12 persen dalam 24 jam terakhir pada saat artikel ini ditulis. Saat ini, LINK diperdagangkan di harga Rp251,660.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Minat untuk Tokenisasi Meningkat
Uji coba DTCC dan Chainlink menandakan semakin besarnya minat terhadap tokenisasi aset riil (RWA) seperti obligasi, reksa dana, dan produk investasi tradisional lainnya.
Tokenisasi berpotensi membawa berbagai manfaat bagi industri keuangan, seperti peningkatan efisiensi operasional, proses penyelesaian yang lebih cepat, dan transparansi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem keuangan tradisional.
Para pemain besar di dunia keuangan, seperti BlackRock, Citi, dan HSBC, juga mulai melirik potensi tokenisasi. Keberhasilan uji coba DTCC dan Chainlink ini semakin membuka jalan bagi adopsi tokenisasi yang lebih luas di masa depan.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Chainlink (LINK): Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya
Apa Itu Tokenisasi Real Estate dalam Cryptocurrency?
Tokenisasi RWA dalam Skala Besar Belum Layak?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.