Bittime – ALEX atasi eksploitasi peretasan baru dengan bergerak cepat dan terus memberikan informasi kepada komunitas mengenai upaya pemulihan. Kemarin, ALEX menyadari adanya serangan yang memanfaatkan kunci privat yang telah dikompromikan melalui skema phishing.
Pelaku peretasan berhasil mengambil aset dari protokol ALEX, sehingga tim ALEX segera mengambil tindakan untuk merespons.
Tanggapan Cepat dan Transparan dari ALEX
Komunitas dan pengguna lainnya menilai ALEX atasi eksploitasi peretasan baru dengan cepat tanggap dan transparan. Serangan tersebut menargetkan salah satu brankas yang terkait dengan kumpulan likuiditas ALEX, berdampak pada semua aset di dalamnya. Sekitar 13,7 juta token STX dilaporkan hilang, dengan sekitar 3 juta STX dikirim ke berbagai bursa terpusat (CEX).
Cek Market Crypto Hari Ini:
Berbagai Langkah ALEX untuk Meminimalisir Kerugian
Tim ALEX secara aktif memantau dompet milik pelaku peretasan dan telah memberi tahu semua CEX terkait. Semua akun CEX milik pelaku peretasan yang teridentifikasi telah dibekukan.
Fungsi deposit dan penarikan dana pada bursa tersebut juga telah dihentikan sementara. ALEX telah menerapkan beberapa alarm untuk memantau alamat mencurigakan yang mungkin dibuat oleh pelaku peretasan, guna membantu pelacakan dana yang dicuri.
Upaya Pemulihan Aset
Upaya untuk memulihkan dana yang dicuri sedang berlangsung. Sebagian aset telah teridentifikasi dan sedang dalam proses pemulihan dari satu CEX. ALEX bekerja sama dengan bursa lain untuk memfasilitasi pengembalian dana tambahan.
Sebagian dari dana yang dicuri telah teridentifikasi dan sedang dalam proses pemulihan dari satu CEX. ALEX sedang aktif bekerja melalui proses yang diperlukan dengan CEX lain untuk memfasilitasi pengembalian dana tambahan.
ALEX juga tengah mempersiapkan laporan kepolisian untuk meminta bantuan penegak hukum jika pelaku peretasan tidak mau bekerja sama.
Karena tidak ada jaminan bahwa semua dana yang dicuri akan dapat dipulihkan, ALEX sedang mengevaluasi penggunaan cadangan $ALEX yang dipegang oleh ALEX Lab Foundation untuk mendanai program hibah kas untuk mendukung komunitas ALEX yang terdampak oleh serangan ini selama masa sulit ini.
Selain itu, ALEX juga sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mengajukan proposal (SIP) kepada komunitas @Stacks untuk pembakaran STX di dompet yang menyimpan dana curian komunitas ALEX yang belum ditemukan dan pencetakan baru STX untuk yang terdampak.
Tanggapan ALEX yang cepat dan transparan terhadap peretasan ini menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi aset pengguna dan menjaga kepercayaan dalam komunitas. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keamanan siber dan pengelolaan kunci privat yang baik di dunia cryptocurrency.
Pembaruan Keamanan ALEX
Melalui akun official-nya di platform X, ALEX memberikan pernyataan resmi tentang pembaruan keamanannya.
“Kemarin, kami menyadari adanya eksploitasi yang menggunakan kunci privat yang telah dikompromikan melalui serangan phishing. Pelaku eksploitasi berhasil mengambil sebagian aset dari protokol ALEX. Prioritas kami saat ini adalah mendukung komunitas dan kami akan membagikan angka yang lebih rinci seiring dengan kemajuan upaya pemblokiran dana.”
Berikut beberapa poin penting dari pernyataan ALEX.
1. Aset Terdampak
Pelaku eksploitasi melakukan serangan tertarget, mengambil alih kontrol sebagai admin dari salah satu brankas yang terkait dengan kumpulan likuiditas ALEX dan memengaruhi semua aset di brankas tersebut.
Pengaruh tersebut termasuk sekitar 13,7 juta STX, di mana sekitar 3 juta dikirim ke berbagai bursa terpusat (CEX) dengan jumlah yang terus meningkat dan sisanya berada di beberapa dompet.
2. Aset yang Diamankan Kembali
Sejauh ini, ALEX telah berhasil mengamankan kembali semua aBTC, sUSDT, xBTC, xUSD, ALEX, atALEX, LiSTX, LUNR, SKO, CHAX, $B20, ORDG, ORMM, ORNJ, TRIO, TX20, dan STXS.
3. Keamanan Infrastruktur ALEX
Kode kontrak pintar dan infrastruktur dasar ALEX tidak terpengaruh sehingga tetap aman.
Baca Juga: Kebocoran Kunci Pribadi ALEX Bukan Kesalahan Clarity atau Celah Keamanan
Pemantauan dan Tindakan dari Pihak ALEX
Dompet milik pelaku eksploitasi sedang diawasi dengan ketat dan semua bursa terpusat (CEX) terkait telah diberi tahu. Semua akun CEX yang diketahui terkait dengan pelaku eksploitasi telah dibekukan.
Bursa-bursa tersebut juga telah diminta untuk menghentikan semua fungsi deposit dan penarikan dana hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Untuk mendukung upaya pelacakan dana yang dicuri, ALEX telah menyiapkan beberapa alarm untuk memantau semua alamat mencurigakan yang diduga dibuat oleh pelaku eksploitasi untuk pergerakan dana.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Langkah Hukum yang Diambil oleh ALEX
Sebagai upaya lebih lanjut untuk memulihkan dana yang dicuri, ALEX sedang bersiap untuk mengajukan laporan kepolisian untuk mendapatkan dukungan mereka dalam upaya pemulihan ALEX jika pelaku eksploitasi tidak mau bekerja sama dengan ALEX dalam waktu yang wajar.
Untuk memantau pergerakan pelaku eksploitasi lebih lanjut dan memblokir transfer dana tambahan, ALEX akan membagikan data forensik terkini dengan semua CEX terkait. Anda dapat melihat detailnya di Lembar Data Forensik ini https://www.howelawfirm.com/e-discovery-and-forensics/computer-evidence/google-docs-sheets/. ALEX akan terus memperbarui lembar ini dengan informasi baru berdasarkan pergerakan pelaku.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Alex, Platform DeFi Bitcoin, Tawarkan Hadiah untuk Kembalikan Dana yang Dicuri
Proyek Percontohan DTCC dan Chainlink: Dorong Tokenisasi Reksa Dana melalui Blockchain
Airdrop Kripto PLPA 2024: Cara Dapatkan 3 Juta Palapa Token Bittime
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.