Bittime - CEO Tether, Paolo Ardoino, menanggapi laporan negatif terbaru tentang USDT melalui platform X. Ia menekankan transparansi teknologi blockchain dan kerja sama Tether dengan penegak hukum global untuk memenuhi persyaratan kepatuhan.
Tether Ikut Memerangi Kejahatan Finansial
Menurut Ardoino, USDT memanfaatkan transparansi blockchain untuk membantu penegak hukum melacak aktivitas mencurigakan. Tether bekerja sama dengan Chainalysis untuk memblokir lebih dari $1,3 miliar dana terkait penipuan, peretasan, pencucian uang, dan pendanaan teroris.
Selain itu, Tether telah bekerja sama dengan penegak hukum dalam 98 permintaan pemblokiran wallet dalam 12 bulan terakhir. Kerja sama ini termasuk pemblokiran transaksi senilai lebih dari $639 juta bersama penegak hukum AS.
Ardoino mengkritik stablecoin lain yang menurutnya justru mempersulit proses pemblokiran dengan mensyaratkan perintah pengadilan, sehingga memungkinkan pelaku kejahatan memindahkan dana dalam waktu yang lama.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Transparansi dan Keamanan untuk Komunitas Global
USDT saat ini menjadi stablecoin terpopuler di dunia, terutama di negara berkembang dan negara emerging markets.
Banyak komunitas di wilayah tersebut tidak memiliki akses ke perbankan tradisional dan menjadikan USDT sebagai alternatif untuk transaksi keuangan sehari-hari.
Tether, menurut Ardoino, berkomitmen untuk memastikan keamanan ekosistem USDT demi kepentingan seluruh komunitas global.
Menepis Isu Negatif
Ardoino menyayangkan pemberitaan media arus utama yang menurutnya lebih tertarik menyebarkan sensasi negatif terhadap penggunaan stablecoin dan kripto secara keseluruhan.
Ia pun membagikan data terkini terkait upaya kepatuhan Tether yang selama ini luput dari sorotan media. Berikut beberapa poin penting yang dibagikan Ardoino.
- Tether mematuhi daftar sanksi OFAC/SDN (Office of Foreign Assets Control/Specially Designated Nationals).
- Tether memiliki tim investigasi internal yang terlatih untuk memantau aktivitas di platform utama dan pasar sekunder (blockchain dan exchange).
- Tether bekerja sama dengan Chainalysis untuk meningkatkan kemampuan pemantauan proaktif.
- Sejak awal berdiri, Tether telah bekerja sama dengan 124 lembaga penegak hukum di lebih dari 40 negara.
- Tether telah memblokir lebih dari $1,3 miliar dana terkait kejahatan finansial.
- Tether secara sukarela bekerja sama dengan penegak hukum dalam 198 permintaan pemblokiran wallet dalam 12 bulan terakhir (90 dengan penegak hukum AS).
- Pemblokiran wallet yang dilakukan Tether bersama penegak hukum AS bernilai lebih dari $639 juta.
- Tether melibatkan FBI dan USSS dalam proses penerbitan kembali token USDT.
- Tether menjalin kerja sama dengan NBCTF Israel dan penegak hukum Ukraina.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
USDT dan Kepatuhan Hukum
Pernyataan dari CEO Tether ini berusaha memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai upaya Tether dalam memastikan kepatuhan dan keamanan ekosistem USDT. Berdasarkan pernyataan di atas, Tether memanfaatkan teknologi blockchain untuk transparansi dan bekerja sama dengan penegak hukum global untuk memblokir aktivitas keuangan ilegal.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Tether, Stablecoin yang Kontroversial
Tether Bantah Deutsche Bank tentang Teori Keruntuhan Stablecoin!
Dampak Potensial Tether (USDT) pada Masa Depan Cryptocurrency
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.