Bittime - Particle Network, blockchain publik Layer 1 (L1) modular yang menerapkan abstraksi rantai, baru saja menorehkan pencapaian mengesankan. Jaringan testnet Fase 1 Particle Network yang telah berjalan selama 7 hari berhasil mengumpulkan lebih dari 600.000 Akun Universal. Angka ini menandakan minat dan potensi tinggi yang dimiliki Particle Network.
Akun Universal dan Gas Universal
Sebagai blockchain L1 modular dengan abstraksi rantai, Particle Network menawarkan inovasi berupa Akun Universal. Melalui Akun Universal berbasis lingkungan eksekusi EVM berperforma tinggi, pengguna testnet bisa terhubung ke berbagai blockchain L1 dan L2, seperti Ethereum, BNB Chain, Polygon, dan BTC L2.
Keunggulannya terletak pada kemampuan melakukan transaksi cross-chain secara penuh (full-chain) tanpa perlu menyimpan token asli dari blockchain lain secara langsung. Sebagai gantinya, Particle Network menggunakan token Gas Universal untuk memfasilitasi transaksi tersebut.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 13 juta transaksi atom cross-chain telah berhasil dilakukan di jaringan L1 Particle Network.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Testnet Fase 2 dengan Universal Liquidity
Sementara itu, Particle Network baru saja menyelesaikan peningkatan testnet pada blok ketinggian 439944. Peningkatan ini menjadi bekal untuk testnet Fase 2 mendatang yang akan berfokus pada Universal Liquidity.
Dengan hadirnya Universal Liquidity, pengguna dan developer dapat memanfaatkan Akun Universal untuk mewujudkan aset cross-chain yang seamless di jaringan Particle Network. Integrasi ini memungkinkan abstraksi daya beli yang terdistribusi di berbagai blockchain secara mulus.
Dengan demikian, Particle Network berpotensi menjadi solusi atas fragmentasi pengguna dan likuiditas di tengah maraknya blockchain yang bermunculan.
Mampukah Particle Network Bersaing?
Pencapaian 600.000 Akun Universal dalam waktu singkat di jaringan testnet Particle Network menjadi indikasi minat dan potensi yang besar.
Kemampuan abstraksi rantai melalui Akun Universal dan Gas Universal menawarkan solusi menarik bagi pengguna dan developer yang ingin berinteraksi lintas-rantai secara efisien.
Selain itu, Fase 2 testnet yang akan berfokus pada Universal Liquidity semakin menambah daya tarik Particle Network. Meski masih dalam tahap testnet, pencapaian ini patut diwaspadai para pemain di industri blockchain.
Particle Network berpotensi menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai blockchain dan ekosistem kripto, sekaligus menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih terintegrasi di masa depan.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa Itu Layer 2 pada Blockchain
Layer 1 vs Layer 2 Blockchain, Apa Bedanya?
10 Proyek Kripto Layer 1 Terbaik untuk Tahun 2024, Apa Saja?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.