Bittime - Korea Utara telah mengungkapkan minatnya untuk bergabung dengan BRICS, sebuah langkah yang dapat mengubah isolasi geopolitik negara tersebut. BRICS sendiri sedang mempertimbangkan perubahan dalam arsitektur keuangan global, termasuk menciptakan mata uang alternatif selain dolar AS. Keinginan Pyongyang untuk bergabung dengan kelompok negara-negara berkembang ini mengundang banyak pertanyaan tentang motivasi dan dampak potensial terhadap keseimbangan global.
BRICS: Tantangan Ekonomi dan Moneter
BRICS semakin memosisikan diri sebagai kekuatan tandingan terhadap hegemoni Barat, terutama dalam hal moneter. Proposal Rusia untuk mengembangkan unit moneter baru berdasarkan mata uang negara-negara anggota menunjukkan ambisi ini. Langkah ini bisa menjadi respons terhadap potensi jatuhnya dolar, membawa perubahan besar pada sistem keuangan global.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Motivasi Korea Utara untuk Bergabung dengan BRICS
Korea Utara, yang sering dianggap sebagai negara terasing secara internasional, melihat BRICS sebagai peluang untuk memperkuat aliansi ekonominya. Bergabung dengan kelompok ini dapat membuka pintu bagi sistem pembayaran alternatif dan menghindari sanksi berat yang dihadapi. Selain itu, negara ini bisa mendapatkan akses ke mata uang digital yang dikembangkan oleh bank sentral, menghindari jaringan SWIFT yang dikendalikan oleh negara-negara Barat.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Implikasi Geopolitik
Integrasi Korea Utara ke dalam BRICS akan menjadi langkah geopolitik besar yang menimbulkan tantangan signifikan. Langkah ini harus mematuhi standar internasional dan memenuhi persyaratan transparansi keuangan. Namun, bergabung dengan BRICS dapat memberi Korea Utara platform untuk meningkatkan legitimasi dan membatalkan keterasingannya.
Baca juga: China Pacific Insurance Investment Management (HK) Bermitra dengan Protokol Bitcoin L2 MAP
Transformasi Sistem Moneter Internasional
Masuknya Korea Utara ke dalam BRICS dapat mempercepat transformasi sistem moneter internasional. Ini akan memberi negara tersebut lebih banyak ruang untuk manuver ekonomi dan politik di panggung internasional, di luar kerangka yang didominasi oleh Barat.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Ekspresi minat Korea Utara terhadap BRICS bukan hanya soal perhitungan politik; ini mencerminkan strategi bertahan hidup di dunia multipolar yang terus berubah. Ketika BRICS terus menantang status quo global, potensi masuknya Korea Utara dapat mendefinisikan kembali aliansi di kawasan Asia-Pasifik dan mempercepat transformasi sistem moneter internasional. Sementara itu, Bitcoin siap untuk mengguncang Eropa dengan perkembangannya.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
SWIFT Siap Luncurkan CBDC Sendiri, Ingin Tantang Mata Uang BRICS?
Peran Geopolitik dari Bitcoin dan Stablecoin yang Dipatok Menggunakan Mata Uang Fiat
Cara Beli Stablecoin Dalam Empat Langkah Mudah
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.