Bittime - Industri kripto kembali digemparkan dengan kasus pencurian besar-besaran. Kali ini, peretas berhasil membawa kabur 1.155 WBTC, hampir setara dengan $70 juta! Menurut analisis tim keamanan blockchain Slow Mist, IP yang terkait dengan pelaku kejahatan tersebut kemungkinan berasal dari Hong Kong.
Serangan Phishing dengan Teknik Alamat Mirip
Sebelumnya, Slow Mist mengungkap bahwa para korban mengalami serangan phishing. Serangan ini berhasil menipu pengguna dengan menggunakan alamat dompet digital yang memiliki angka depan dan belakang yang serupa dengan alamat dompet resmi.
Teknik ini memang tergolong sederhana, tetapi kerap kali berhasil menipu pengguna yang kurang waspada. Para korban yang tidak jeli mungkin akan langsung melakukan transaksi ke alamat tersebut tanpa menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang bertransaksi dengan peretas.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Hasil Curian Dicairkan dan Disebarkan
Setelah melancarkan serangan phishing dan berhasil mencuri 1.155 WBTC, pelaku kejahatan tersebut langsung bergerak cepat. Mereka menukarkan seluruh WBTC curian menjadi 22.960 ETH (Ethereum).
Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian menggunakan sejumlah besar dompet digital untuk mengirim dan menyebarkan dana curian tersebut. Langkah ini diduga merupakan upaya untuk menghilangkan jejak dan mempersulit proses pelacakan.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, pihak berwenang terkait kemungkinan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan peretas 1.155 WBTC.
Sementara itu, Slow Mist terus memantau pergerakan dana curian tersebut dan berupaya membantu para korban untuk mendapatkan kembali aset mereka.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Pelajaran Penting bagi Pengguna Kripto
Kasus pencurian 1.155 WBTC ini menjadi pelajaran penting bagi para pengguna kripto. Saat melakukan transaksi, pengguna harus selalu berhati-hati dan memastikan mereka berinteraksi dengan alamat dompet digital yang benar.
Selalu periksa kembali alamat dompet digital sebelum melakukan transaksi. Pastikan alamat tersebut adalah alamat yang benar. Jangan pernah mengeklik tautan mencurigakan yang berkaitan dengan kripto, terutama yang menjanjikan keuntungan instan atau meminta kamu memasukkan informasi pribadi.
Dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, diharapkan para pengguna kripto dapat terhindar dari berbagai kejahatan siber yang mengincar aset digital mereka.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa Itu Phishing Attack dalam Kripto dan Cara Mencegahnya
Pelaku Phishing WBTC Senilai $71 Juta Terlibat Pencucian Uang
Waspada! Peretasan Akun Telegram Lewat Link Phishing Berbahaya
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.