Bittime – Arbitrum DAO, organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) di balik blockchain Arbitrum, tengah menjajaki peluang investasi di real world asset (RWA). Mereka berencana mengalokasikan 35 juta token ARB, senilai sekitar $37 juta, ke dalam aset likuid dan stabil.
24 Perusahaan Diundang oleh Arbitrum DAO
Minat terhadap diversifikasi investasi ini mengundang ketertarikan berbagai perusahaan. Lebih dari 24 perusahaan mengikuti panggilan terbuka yang diadakan Arbitrum DAO, termasuk protokol DeFi ternama seperti Frax, Centrifuge, dan Ondo.
Selain itu, hadir pula nama-nama besar dari dunia keuangan tradisional seperti Franklin Templeton dan BlackRock. Keterlibatan mereka dalam presentasi produk tokenisasi aset, seperti saham dan obligasi, ke jaringan blockchain menandakan semakin gencarnya institusi keuangan memasuki ranah kripto.
Langkah Arbitrum DAO dan OffChain Labs, pengembang Arbitrum, untuk membuka forum proposal publik patut diapresiasi. Kolaborasi antara DAO dan OffChain Labs ini menghasilkan proposal tata kelola yang solid.
Partisipasi tim DeFi dan TradFi (keuangan tradisional) berpotensi memperkaya kepemilikan aset dunia nyata di ekosistem Arbitrum. Program endowment perbendaraan (STEP) lahir dari diskusi para pengembang protokol blockchain Arbitrum.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Rencana Arbitrum DAO Tandai RWA Memang Strategis untuk Investasi?
Diskusi dengan protokol RWA di jaringan Arbitrum menunjukkan bahwa mereka lebih tertarik pada pengguna riil produk mereka dibandingkan dengan skema hibah. Selain itu, STEP juga berfungsi sebagai paket pengembangan ekosistem untuk sektor RWA di Arbitrum.
Tokenisasi aset fisik sempat menjadi perbincangan hangat di ranah teknologi blockchain. Namun, topik ini sedikit meredup seiring kembalinya geliat bull market kripto dan maraknya aktivitas perdagangan berisiko tinggi di tahun 2024.
Meski begitu, para pendukung tokenisasi, seperti CEO BlackRock Larry Fink, tetap optimis. Ia berpendapat bahwa tokenisasi akan menjadi ciri khas pasar dan sekuritas generasi mendatang.
Securitize Turun Tertarik dengan Rencana Arbitrum DAO
Perusahaan Securitize, yang berpengalaman bekerja dengan DAO Arbitrum, turut mengajukan proposal. Mereka menawarkan BUIDL, sebuah Ethereum tokenized fund senilai $381 juta yang digagas oleh BlackRock. Sementara itu, Franklin Templeton mengajukan FOBXX, sebuah produk dengan token BENJI yang saat ini beroperasi di blockchain Stellar dan Polygon.
Franklin Templeton, yang sebelumnya pernah berkolaborasi dengan tim MakerDAO, menekankan keahlian mereka dalam tata kelola DAO. Perusahaan ini diketahui berinvestasi di berbagai blockchain seperti Aptos, Polygon, Arbitrum, dan Avalanche.
Komite khusus yang beranggotakan berbagai institusi berpengalaman dalam tata kelola DAO akan meninjau proposal-proposal tersebut. Keputusan investasi diperkirakan akan diumumkan pada Juni 2024.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Rencana dengan Potensi yang Menjanjikan
Selain investasi aset riil, Arbitrum juga dikenal dengan ekosistem DeFi yang menawarkan peluang staking dan imbal hasil tahunan (APY) yang menggiurkan.
Beragam platform yield farming DeFi tersedia di Arbitrum, termasuk decentralized insurance (dApps asuransi terdesentralisasi), decentralized lending (dApps pinjaman terdesentralisasi), dan DeFi yield aggregator (pengumpul hasil DeFi).
Beberapa platform yield farming terkemuka di Arbitrum antara lain Portals.fi, Liquid Finance, Contango, Garbi Protocol, dan Mellow Protocol.
Potensi yield farming di Arbitrum terbilang menjanjikan, didukung oleh aktivitas developer dan pengguna yang tinggi.
Jaringan Arbitrum turut menyediakan berbagai Decentralized Exchange (DEX) ternama seperti Uniswap v3, SushiSwap, Syndicate Joe v2.1, Camelot v3, dan Ramses v2. Kehadiran Uniswap v3, dengan pendekatan likuiditas yang canggih, semakin memperkuat ekosistem yield farming di Arbitrum.
Cara Beli Arbitrum (ARB) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Arbitrum (ARB) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Arbitrum (ARB) tersedia di Bittime dengan market pair ARB/IDR. Untuk bisa beli ARB IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Arbitrum (ARB) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Arbitrum (ARB), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Berita dan Prediksi Pasar Bitcoin Terbaru
Ethena (ENA) Menjadi Aset Terpopuler Hari Ini Meski Harga Cenderung Turun
Sophon, Hyperchain Hiburan berbasis zkSync Raup $60 Juta dari Penjualan Node
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.