Bittime - Fluence hadir sebagai solusi inovatif yang menawarkan platform komputasi awan terdesentralisasi (DePIN) yang didukung oleh teknologi blockchain. Fluence menawarkan alternatif global, terukur, dan bebas izin dibandingkan platform komputasi awan tradisional.
Hal iIni menjadikan Fluence solusi yang menarik bagi berbagai pelaku bisnis, mulai dari perusahaan rintisan hingga perusahaan besar (Whales) yang membutuhkan sumber daya komputasi yang fleksibel dan hemat biaya (diperkirakan 60-80% lebih murah dibandingkan cloud terpusat).
Skema Kerja Fluence Pecahkan Belenggu Cloud Tradisional
Fluence bekerja dengan menyatukan jaringan sumber daya komputasi dan membangun tumpukan non-cloud untuk menjalankan berbagai perhitungan. Platform ini terdiri dari dua komponen utama:
Fungsi Non-Cloud (Aqua)
Didukung oleh protokol Aqua, fungsi non-cloud memastikan eksekusi data yang aman tanpa bergantung pada penyedia cloud tertentu.
Aqua juga berfungsi sebagai bahasa skrip untuk domain tersebut, memungkinkan integrasi perhitungan bilangan pi dengan lancar di dalam Fluence.
Perintah yang dibuat menggunakan Aqua dikenal sebagai Fungsi Tanpa Cloud (Cloudless Functions), yang dapat beroperasi di berbagai cloud dan server.
Fungsi Komputasi (Marine)
Fungsi komputasi, yang dijalankan oleh runtime Marine WebAssembly (Wasm), menangani pemrosesan aktual dari tugas yang diberikan.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Aqua: Keamanan Tanpa Batas Cloud
Aqua, sebagai inti dari protokol Fluence, memastikan eksekusi data yang aman dan terverifikasi. Dengan Aqua, pengguna tidak perlu khawatir terikat pada penyedia cloud tertentu, menghilangkan potensi titik kegagalan dan meningkatkan ketahanan keseluruhan platform.
Selain itu, Aqua menawarkan fleksibilitas yang luar biasa, memungkinkan pengguna untuk menjalankan fungsi tanpa cloud di berbagai lingkungan komputasi.
Marine: Pengerjaan Perhitungan dengan Efisien
Marine, runtime WebAssembly (Wasm), bertanggung jawab atas pemrosesan aktual dari tugas yang diberikan.
WebAssembly adalah format file yang dirancang untuk eksekusi kode yang aman dan efisien di berbagai platform, menjadikannya pilihan ideal untuk lingkungan komputasi terdesentralisasi seperti Fluence.
Subnet
Fluence menggunakan konsep subnet untuk meningkatkan skalabilitas dan keamanan. Subnet adalah jaringan pribadi yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan fungsi tertentu dalam lingkungan yang terisolasi.
Hal ini berguna untuk skenario di mana data sensitif perlu diproses atau ketika pengguna ingin mengontrol akses ke fungsi tertentu.
Tokenomics dan Penggunaan FLT
Fluence menggunakan token asli, FLT, untuk memfasilitasi transaksi dan tata kelola dalam jaringan. Berikut adalah beberapa fungsi utama FLT:
- Pembayaran dan Insentif: Penyedia layanan komputasi memperoleh token FLT sebagai imbalan atas sumber daya yang mereka sediakan. Selain itu, penyedia perlu mempertaruhkan (staking) token FLT untuk berpartisipasi dalam jaringan. Hal ini menciptakan mekanisme insentif yang sehat, memastikan ketersediaan dan keandalan sumber daya komputasi.
- Tata Kelola: Pemegang token FLT memiliki hak suara dalam tata kelola jaringan Fluence. Mereka dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan penting yang memengaruhi masa depan platform.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Tim dan Investor di Balik Fluence
Meskipun informasi rinci tentang tim pengembang Fluence belum dipublikasikan, platform ini telah berhasil menarik minat investor ternama. Pada putaran pendanaan awal, Fluence memperoleh $6 juta USD dari investor seperti Distributed Global, 1kx, Blockchange Ventures, INBlockchain, dan Dekrypt Capital.
Baru-baru ini, Fluence kembali meraih suntikan dana sebesar $9 juta USD dalam putaran pendanaan Seri A. Beberapa investor terkemuka yang terlibat di antaranya Multicoin Capital, Alameda Research, Tiger Global, Protocol Labs, Polymorphic Capital, Signum Capital, Inception, Arweave.org, dan UOB Venture Management.
Dukungan finansial yang kuat ini menjadi indikator kepercayaan investor terhadap potensi Fluence dalam merevolusi lanskap komputasi awan.
Kesimpulan
Fluence menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan platform komputasi awan tradisional. Dengan menggabungkan teknologi blockchain dan konsep DePIN, Fluence memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna, meningkatkan keamanan data, dan menghadirkan solusi hemat biaya.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Apa Itu Penguiana? Memecoin Solana tengah Presale dengan Potensi Cuan 1000X!
Apa Itu Sealana? Memecoin yang Dicanangkan Memikat Para Whale!
5 Koin Berbasis Base: AERO, DEGEN, COINYE, FRIEND, dan RWA
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.