Bittime - ChainGPT, penyedia infrastruktur Web3 berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menawarkan berbagai peralatan dan layanan, akan secara eksklusif meluncurkan Initial DEX Offering (IDO) untuk proyek launchpad terbarunya: OMNIA Protocol. Apa itu? Mari kita bahas di artikel ini!
Apa Itu OMNIA Protocol?
OMNIA adalah penyedia Remote Procedure Call (RPC) khusus yang menangani berbagai tantangan dalam DeFi. Ini terkait desentralisasi, keamanan, kepatuhan, dan pengalaman pengguna.
IDO OMNIA Protocol yang akan diadakan pada 9 Mei 2024, memanfaatkan ChainGPT Pad dan program inkubasinya untuk meluncurkan token $OMNIA.
Token ini bertujuan mendukung ekosistem blockchain yang lebih luas melalui antarmuka tanpa hambatan yang menggabungkan desentralisasi, aliran transaksi tertunda secara real-time, agregasi likuiditas, dan banyak lagi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
ChainGPT Pad: Launchpad Terpopuler di 2023
ChainGPT Pad adalah platform penggalangan dana dan inkubasi terdesentralisasi terkemuka untuk berbagai proyek Web3. Platform ini telah diakui sebagai launchpad terpopuler di tahun 2023.
Baca juga: Apa Itu ChainGPT (CGPT)? Platform Smart Contract
Program inkubasi mereka mempromosikan startup yang sedang berkembang, dipilih secara strategis oleh ChainGPT berdasarkan potensi disruptif mereka. Program ini mengubah ide-ide tersebut menjadi solusi bisnis yang layak.
Program ini secara ekstensif membantu dalam pengembangan produk, implementasi smart contract, dan keterlibatan pengguna. Melalui bimbingan ahli dan akses ke jaringan luas mitra dan investor berpengaruh, inkubasi ChainGPT Pad memberi startup Web3 alat untuk berkembang dan sukses.
OMNIA Protocol: Solusi Keamanan dan Desentralisasi untuk DeFi
OMNIA Protocol membangun fondasi untuk solusi mutakhir yang dapat dibangun di atas infrastrukturnya. Mereka memanfaatkan Proposer-Builder Separation (PBS) untuk memfasilitasi aliran order transaksi secara privat.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Hal ini memungkinkan OMNIA tidak hanya menjamin perlindungan dari serangan front-running atau sandwich. Tetapi, protokol ini juga membuka pintu untuk use case bisnis inovatif yang memanfaatkan MEV (maximal extractable value).
Baca juga: Apa Itu MEV Ethereum
OMNIA: Menuju Web3 yang Lebih Baik
OMNIA Protocol menawarkan beberapa produk utama lainnya yang ditujukan untuk mendorong lingkungan blockchain yang lebih kuat, aman, dan terdesentralisasi, termasuk:
- Infrastruktur RPC yang kuat: Memberikan dasar untuk interaksi blockchain dengan fitur tambahan untuk keamanan, kepatuhan, dan banyak lagi.
- Insentif Node Terdesentralisasi: Mendorong anggota komunitas untuk menjalankan node guna memperkuat jaringan dan memastikan sifat desentralisasinya.
- Monetisasi Infrastruktur MEV: Memanfaatkan strategi MEV untuk menangkap nilai dan mendistribusikannya kembali kepada pengguna.
- Staking node: Menawarkan peluang staking bagi pemegang token untuk berpartisipasi dan mendapatkan imbalan.
OMNIA dan ChainGPT: Kolaborasi Membangun Masa Depan Web3
"OMNIA adalah salah satu proyek kami yang paling menjanjikan dan merupakan kesenangan bisa bekerja sama dengan mereka untuk mendukung misi mereka membuka akses ke 40 jaringan blockchain," kata Ilan Rakhmanov, CEO dan Pendiri ChainGPT.
OMNIA telah menunjukkan kemampuannya untuk menjembatani kesenjangan antara penyedia terpusat yang menawarkan fungsionalitas yang kuat dan RPC terdesentralisasi yang cenderung kekurangan kemampuan canggih melalui pengelompokan sumber daya dan penggabungan ekstraksi MEV dengan mudah.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
“IDO mereka melambangkan peluang unik bagi ChainGPT untuk mendukung proyek yang benar-benar membangun fondasi untuk Web3 yang lebih baik, untuk semua orang," lanjutnya.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
3 Aset Kripto dengan Potensi membawa $1 menjadi $1000 di Tahun 2027
ChainGPT Gandeng Polygon (MATIC) Buat Pengembangan NFT
8 Altcoin yang Bisa Mengubah $1.000 Menjadi Jutawan, Benarkah Semenarik BTC?
8 Koin Kripto Teranyar yang Layak Diinvestasikan Tahun Ini, Cek Selengkapnya!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.