Bittime - Arbitrum, protokol Layer 2 Ethereum, baru saja mencapai prestasi fantastis! Total nilai transaksi yang terjadi di Arbitrum melalui Uniswap, bursa mata uang kripto terdesentralisasi (DEX) terkemuka, telah melampaui angka $150 miliar dolar AS.
Berdasarkan pengumuman resmi Uniswap Labs di media sosial pada Senin lalu, Arbitrum menjadi protokol Layer 2 pertama yang berhasil menembus angka tersebut di Uniswap.
Hingga awal Mei ini, total volume swap (tukar menukar aset kripto) yang terjadi di Arbitrum melalui Uniswap mencapai $150,2 miliar dolar AS.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Peringkat Arbitrum
Menurut DeFiLlama, layanan pelacak data blockchain, total nilai aset digital terkunci (TVL) di Arbitrum mencapai $2,64 miliar dolar AS. Angka ini menjadikan Arbitrum sebagai protokol Layer 2 dengan TVL terbesar.
Baca juga: Arbitrum (ARB): Ekosistemnya dan Airdrop ARB Terbaru
Angka tersebut sekaligus menempatkannya di peringkat kelima protokol dengan TVL terbesar secara keseluruhan. Mereka berada di bawah jaringan Layer 1 seperti Solana, BSC, Tron, dan Ethereum.
Token Asli Arbitrum (ARB)
Sumber: Bittime
Harga token asli Arbitrum, ARB, berada di level $1,08 dolar AS (sekitar Rp 17.300) per 7 Mei, pukul 16.24 WIB. Harga tersebut turun hampir 4% dalam 24 jam terakhir, berdasarkan data dari Bittime.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Peningkatan Performa
Sebelumnya di bulan Maret, Offchain Labs, kontributor utama Arbitrum, merilis peningkatan terbaru untuk Layer 2 tersebut yang diberi nama Atlas. Peningkatan ini menambahkan dukungan untuk transaksi blok.
Baca juga: Prediksi Arbitrum (ARB) Menurut Akademi Crypto: Akankah ARB Terus Melesat?
Ini bertujuan untuk menurunkan biaya transaksi di Ethereum Layer 2, seperti yang dilaporkan The Block sebelumnya.
Uniswap sendiri, berdasarkan data DeFiLlama per 6 Mei, masih menjadi bursa desentralisasi terbesar berdasarkan TVL, dengan nilai terkunci mencapai 5,54 miliar dolar AS.
Mengenal Arbitrum
Arbitrum adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan smart contract Ethereum. Dengan kata lain, Arbitrum membuat smart contract Ethereum menjadi lebih cepat, lebih mudah diskalakan, dan bahkan lebih privat.
Para developer dapat dengan mudah menjalankan kontrak Ethereum Virtual Machine (EVM) dan transaksi Ethereum yang tidak dimodifikasi pada Layer 2 Arbitrum.
Menariknya, mereka tetap mendapatkan manfaat dari keamanan jaringan utama Ethereum yang sudah sangat baik.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Arbitrum hadir untuk mengatasi kekurangan smart contract berbasis Ethereum saat ini, seperti ketidakefisienan dan biaya eksekusi yang tinggi. Hal ini seringkali membuat pengguna Ethereum merasa terbebani karena biaya transaksi yang mahal.
Cara Beli Arbitrum (ARB) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Arbitrum (ARB) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Arbitrum (ARB) tersedia di Bittime dengan market pair ARB/IDR. Untuk bisa beli ARB IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Arbitrum (ARB) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Arbitrum (ARB), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Bagaimana Arbitrum Mengubah Ethereum L2 dan Harga ARB?
Minggu Unlock Token: Potensi Titik Balik untuk ARB, AXS, dan Lainnya
Arbitrum (ARB): Dominasi, Tantangan, dan Potensinya di Sektor Layer 2
Celestia (TIA) Rilis Teknologi Anyar untuk Tingkatkan Ekosistem Arbitrum (ARB)
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.