Bittime - Farside melaporkan bahwa Grayscale Bitcoin Trust ETF (GBTC) mengalami pembalikan besar setelah periode sulit yang diikuti dengan keluarnya modal terus-menerus selama 72 hari.
ETF mengalami aliran masuk bersih sebesar $63 juta pada 3 Mei. Perubahan ini menunjukkan investor mungkin akan berubah pikiran atau melihat bagaimana pergerakan pasar di industri investasi cryptocurrency berjalan.
Perbandingan Aliran Masuk di Berbagai Bitcoin ETF
Baik Grayscale maupun data besar lainnya menunjukkan aliran masuk yang besar. Dana Wise Origin Bitcoin dari Fidelity berada di puncak daftar, dengan Franklin Templeton Bitcoin ETF menerima jumlah tertinggi sebesar $60,9 juta.
Sebaliknya, harga Invesco Galaxy Bitcoin ETF dan Bitwise Bitcoin Fund masing-masing $33,5 juta. Dalam komunitas aset kripto, perubahan ini telah memicu perdebatan tentang bagaimana hal itu dapat berdampak pada harga Bitcoin dan tren pasar.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Spekulasi dan Prediksi dari Analis Crypto
Penggemar dan trader aset kripto waspada terhadap perubahan ini. Seorang investor bernama DivXman mengatakan bahwa pasar dapat menjadi lebih kuat jika tekanan jual GBTC turun.
Selain itu, Jelle, seorang trader kripto terkenal, memperkirakan aliran masuk yang kuat ke GBTC, Bitcoin mungkin mencapai puncak baru. Sementara itu, Jordan Lindsey mencatat kenaikan harga Bitcoin sebesar 4,91% dalam 24 jam terakhir, mendorong harga hingga $62.840.
Cara Beli Crypto:
Faktor di Balik Keluarnya Modal Terakhir
Modal sebelumnya keluar dari GBTC karena beberapa alasan. Biaya tinggi sebesar 1,5% dibandingkan dengan ETF lain dengan biaya terendah. Franklin Templeton yang paling mahal dengan 0,19%. Selain itu, karena masalah keuangan FTX dan Genesis, saham GBTC dijual sebagai upaya mengelola hutang.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Reaksi Pasar dan Prospek Masa Depan
Reaksi pasar terhadap aliran masuk ini dan dampak pada GBTC serta Bitcoin ETF lainnya sangat diawasi. Analis seperti Eric Balchunas dari Bloomberg telah menyarankan penurunan signifikan pada saham yang beredar untuk menjaga stabilitas, bahkan mungkin membalik tren keluarnya modal.
Karena pasar sedang berada di titik potensial, semua mata tertuju pada bagaimana dana-dana ini akan berjalan dalam beberapa bulan mendatang, terutama dengan perubahan yang sedang terjadi di industri cryptocurrency.
Cara Beli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Solana (SOL), Ethereum (ETH), dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Hashdex Bitcoin ETF: Menambah Deretan ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat
Bitcoin ETF dan GBTC Trust Grayscale, Apa Perbedaannya?
Beli Bitcoin vs ETF Bitcoin Spot, Mana yang Lebih Untung?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.