Bittime – Scam Sniffer, platform keamanan cryptocurrency, baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting terkait modus operandi phishing baru yang digunakan oleh para penjahat cyber. Modus ini memanfaatkan kontrak sah seperti Uniswap V3 Multicall untuk mengelabui pengguna dan mencuri aset kripto mereka.
Skema Penipuan
Para penyerang menggunakan kontrak Uniswap V3 Multicall yang sah untuk membuat transaksi yang tampak rumit dan meyakinkan.
Kontrak Multicall memungkinkan pengguna untuk menggabungkan beberapa transaksi menjadi satu, memberikan kesan bahwa transaksi tersebut lebih kompleks daripada yang sebenarnya.
Penyerang kemudian menyematkan tautan phising ke dalam transaksi ini, menipu pengguna untuk mengkliknya dan memberikan akses ke dompet mereka.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Dampak dan Contoh Kasus
Modus operandi ini terbukti efektif. Baru-baru ini, seorang pengguna kehilangan 85 Lido ETH senilai sekitar $170.000 setelah mengklik tautan phising yang tertanam dalam transaksi Multicall.
Penyerang berhasil menipu pengguna dengan menyembunyikan sifat berbahaya dari transaksi di balik kompleksitas teknisnya.
Cara Melindungi Diri
Scam Sniffer merekomendasikan beberapa langkah untuk melindungi diri dari modus penipuan ini:
- Berhati-hatilah dengan tautan yang tidak dikenal: Jangan klik tautan yang mencurigakan, terutama yang tertanam dalam transaksi cryptocurrency.
- Verifikasi alamat dompet: Pastikan Anda selalu memeriksa alamat dompet yang Anda tuju sebelum menyetujui transaksi.
- Gunakan dompet cryptocurrency yang aman: Pilih dompet cryptocurrency yang memiliki reputasi baik dan menawarkan fitur keamanan yang kuat.
- Tetap up-to-date dengan informasi keamanan: Ikuti perkembangan terbaru tentang modus penipuan cryptocurrency dan pelajari cara melindungi diri Anda.
Baca Juga: Tanda-Tanda Musim DeFi Telah Dekat, Akankah Uniswap (UNI) Kembali Bersinar?
Mencegah Phishing dengan Kontrak Sah: Strategi Penipu dan Cara Melawannya
Modus operandi phishing terbaru yang diidentifikasi oleh Scam Sniffer menyoroti kecerdikan penjahat cyber dan pentingnya kewaspadaan pengguna cryptocurrency. Mari kita bahas lebih dalam skema ini dan bagaimana Anda dapat melindungi diri sendiri:
Strategi Penipu
1. Menunggangi Kontrak Sah
Penipu memanfaatkan kontrak sah seperti Uniswap V3 Multicall untuk menambah kredibilitas transaksi mereka.
Kontrak Multicall yang sah fungsinya memang untuk menggabungkan beberapa transaksi menjadi satu, sehingga tampilan transaksi phishing menjadi rumit dan seolah-olah sah.
2. Menyembunyikan Link Phishing
Penipu menyematkan link phishing ke dalam transaksi Multicall yang rumit tersebut. Korban yang kurang waspada mungkin tertipu dan mengklik link tersebut, memberikan akses ke dompet mereka kepada penipu.
Dampak dan Kerugian
Contoh kasus yang disebutkan (korban kehilangan 85 Lido ETH) menunjukkan dampak finansial yang serius dari serangan phishing ini. Kerugian ini bisa terjadi pada siapa saja yang lengah dan tidak memperhatikan detail transaksi.
Pertahanan Berlapis untuk Melindungi Diri:
1. Waspada Terhadap Tautan Tidak Dikenal
Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan, terutama yang tertanam dalam transaksi cryptocurrency. Jika ragu, selalu konfirmasi terlebih dahulu dengan sumber terpercaya.
2. Verifikasi Alamat Dompet
Sebelum menyetujui transaksi apa pun, pastikan Anda telah memeriksa dan memverifikasi alamat dompet yang Anda tuju. Transaksi yang salah kirim tidak dapat dibatalkan dan dana Anda bisa hilang selamanya.
3. Gunakan Dompet Reputasi Baik
Pilih dompet cryptocurrency yang memiliki reputasi baik dan menawarkan fitur keamanan yang canggih, seperti otentikasi dua faktor dan batas pengeluaran.
4. Pelajari dan Update Pengetahuan
Tetap up-to-date dengan tren dan modus operandi phishing terbaru. Sumber-sumber seperti Scam Sniffer dan platform keamanan blockchain lainnya dapat menjadi sumber informasi yang berharga.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kesimpulan
Para pelaku kejahatan dunia maya terus berinovasi. Dengan kewaspadaan, pengetahuan, dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, pengguna cryptocurrency dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan phishing.
Modus penipuan phishing baru ini menunjukkan bahwa para penjahat cyber terus mengembangkan cara baru untuk menipu pengguna cryptocurrency.
Penting untuk selalu waspada, berhati-hati, dan mengikuti langkah-langkah pencegahan untuk melindungi aset kripto Anda. Gunakan akal sehat, lakukan riset Anda, dan jangan terburu-buru dalam menyetujui transaksi.
Cara Beli Uniswap (UNI) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Uniswap (UNI) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Uniswap (UNI) tersedia di Bittime dengan market pair UNI/IDR. Untuk bisa beli UNI IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Uniswap (UNI) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Uniswap (UNI), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
BounceBit Siap Luncurkan Mainnet dan Airdrop Token BB pada 13 Mei 2024
10 Token Unlock di Bulan Mei 2024 dengan Total Value Tertinggi
Osmosis (OSMO) Bakal Luncurkan Bitcoin Layer 2, Apa Tujuannya?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.