Bittime - Protokol DeFi, Amphor yang dikembangkan oleh perusahaan investasi MEV Capital baru saja mengumumkan keberhasilan penggalangan dana tahap awal (seed round) senilai US$4 juta. Lebih dari 80 angel investor di bidang kripto berpartisipasi dalam pendanaan ini.
Amphor baru-baru ini mengumumkan keberhasilan penggalangan dana sebesar US$4 juta dalam putaran pendanaan awal (seed round). Lebih dari 80 angel investor di industri kripto turut berpartisipasi, menandakan kepercayaan terhadap visi Amphor untuk menyederhanakan investasi DeFi bagi investor awam.
Ambisi Amphor Jadi Jembatan Permudah Investor Ritel
Dengan memanfaatkan algoritma dan solusi teknologi on-chain, Amphor berambisi untuk menjadi jembatan yang memudahkan investor ritel memasuki ranah DeFi. Saat ini, hanya sekitar 1,4% pengguna kripto yang berpartisipasi aktif dalam DeFi, menunjukkan besarnya potensi yang belum tergarap.
Dana segar yang diperoleh Amphor akan dialokasikan untuk memperkuat tim, membangun perangkat teknologi, dan berekspansi ke jaringan blockchain lain.
Cek Market Crypto Hari Ini:
MEV Capital: Buka Pintu DeFi untuk Investor Ritel
MEV Capital selama ini dikenal sebagai hedge fund yang fokus pada DeFi, kini melebarkan jangkauannya dengan merambah pasar investor ritel. Chief Operating Officer dan General Partner MEV, Gytis Trilikauskis menjelaskan bahwa Amphor diciptakan sebagai protokol DeFi yang memanfaatkan sejumlah vault on-chain.
"Bagi mereka yang tidak terlibat dalam DeFi 24/7, akan sangat sulit untuk memahami kompleksitasnya. Ada begitu banyak titik akses, protokol dasar yang saling terkait, dan risiko yang perlu diperhitungkan," ungkap Trilikauskis.
Data Amphor menunjukkan bahwa saat ini terdapat sekitar enam juta pengguna DeFi dengan total value lock (TVL) sebesar US$98 miliar. Angka ini masih tertinggal jauh dibandingkan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan yang mencapai US$2,3 triliun dan jumlah pengguna aktif mencapai 420 juta.
Strategi Amphor, yang tidak mensyaratkan minimum investasi, dirancang untuk memberikan eksposur hasil netral pasar, termasuk melalui token restaking likuid (LRT) pada platform seperti EigenLayer.
Strategi Inti Amphor dengan LRT Omni-vault dan Token Vault
Amphor memiliki dua produk inti yang inovatif. Pertama, "LRT Omni-vault" yang secara otomatis memberikan eksposur restaking melalui EigenLayer. Produk ini melibatkan sejumlah pihak seperti Pendle, Uniswap, Curve, dan Balancer.
Kedua, Amphor menciptakan token berbasis vault yang mereka jalankan. Token tersebut disebut token LP, digunakan sebagai jaminan untuk melakukan short perpetual ETH di CME dan bursa kripto terpusat. Tujuannya adalah untuk melakukan lindung nilai dan menghasilkan yield.
Amphor juga berencana untuk tidak hanya berperan sebagai restaker di EigenLayer, tetapi juga menjalankan node AVS yang berfungsi seperti validator dalam jaringan tersebut.
Selain itu, integrasi dengan berbagai proyek lain memungkinkan Amphor untuk mengumpulkan poin yang secara otomatis dikonversi menjadi aset kripto dari waktu ke waktu.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Amphor Tarik Minat Investor dan Siap Meluncur?
Lebih dari 80 angel investor kripto berpartisipasi dalam putaran pendanaan awal Amphor. Dana sebesar US$4 juta yang diperoleh akan digunakan untuk menambah anggota tim, membangun perangkat teknologi, dan berekspansi ke jaringan blockchain lainnya.
Menjelang peluncuran publiknya, protokol DeFi yang sedang berkembang ini telah berhasil menarik sekitar US$25 juta dalam TVL.
Dengan dukungan dari MEV Capital dan inovasi yang ditawarkan, Amphor berpotensi menjadi pemain penting dalam demokratisasi akses DeFi bagi investor ritel. Protokol ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekosistem keuangan yang transparan dan inklusif.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Membeli Bitcoin (BTC) di Bittime
Kamu bisa beli dan jual Bitcoin (BTC) dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Bitcoin (BTC) tersedia di Bittime dengan market pair BTC/IDR. Untuk bisa beli BTC/IDR di Bittime pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan lengkap cara beli Bitcoin (BTC) di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Elixir Network: Kunci Revolusi Perdagangan Order Book DeFi yang Banyak Dinanti?
Jaminan Ekosistem yang Transparan: LayerZero Lawan Pengguna Sybil dengan Program "Self-Reporting"
Pendanaan Awal $4 Juta Perkuat Posisi Airstack sebagai Pelopor SocialFi di Farcaster, Apa Dampaknya?
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset crypto apapun. Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset crypto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset crypto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.