Bittime - Dalam perkembangan terbaru terkait kebangkrutan FTX, mantan co-CEO Ryan Salame setuju untuk menyerahkan kepemilikan properti senilai jutaan dolar di Bahamas sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah (plea agreement) dengan jaksa penuntut.
Berita ini diungkapkan berdasarkan mosi yang diajukan oleh FTX dan debiturnya terafiliasi pada 1 Mei 2024 di Pengadilan Bankruptcy Amerika Serikat untuk Distrik Delaware.
Detail Kesepakatan Pengakuan Bersalah
Kesepakatan ini berasal dari dakwaan pidana yang dilayangkan terhadap Salame pada September 2023. Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah, Salame diwajibkan untuk membayar ganti rugi sebesar $5,6 juta kepada para debitur.
Namun, sebagai pengganti pembayaran tunai, Salame memilih untuk mengalihkan kepemilikan tempat tinggal yang dimilikinya di Bahamas kepada FTX. Nilai properti tersebut diperkirakan mencapai $5,9 juta.
Cek Market Crypto Hari Ini:
| BTC/IDR | SOL/IDR |
| ETH/IDR | USDT/IDR |
| DOGE/IDR | ARB/IDR |
Terungkapnya Kebangkrutan FTX
Kebangkrutan FTX menggemparkan industri cryptocurrency pada akhir tahun 2023. Kejatuhan perusahaan yang cepat ini mengungkap kerentanan di pasar kripto dan berujung pada penyelidikan terhadap praktik keuangan mereka. Kesepakatan pengakuan bersalah Salame mengindikasikan potensi aktivitas kriminal di dalam perusahaan.
Salame didakwa melakukan konspirasi untuk memberikan kontribusi politik yang melanggar hukum dan menipu Komisi Pemilihan Umum Federal, dan konspirasi untuk menjalankan bisnis pengiriman uang tanpa izin.
Penyitaan Properti dan Dampaknya
Penyitaan properti di Bahamas menjadi hukuman finansial yang signifikan bagi Salame. Ini juga menjadi pengakuan publik atas kesalahan yang dilakukan dalam skandal FTX. Rincian lebih lanjut terkait dakwaan spesifik terhadap Salame dan potensi hukuman tambahan kemungkinan akan muncul dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Dampak terhadap Debitur FTX
Meskipun transfer kepemilikan properti tidak sepenuhnya menutupi kewajiban ganti rugi sebesar $5,6 juta, namun hal ini sebagian mengkompensasi para debitur FTX. Sisa saldo dan potensi penyitaan aset lebih lanjut dari Salame belum ditentukan.
Kesimpulan
Kebangkrutan FTX masih menjadi masalah hukum dan finansial yang kompleks. Penyelesaian dengan Salame merupakan langkah kecil menuju penyelesaian masalah yang belum terselesaikan. Kasus yang lebih luas kemungkinan akan berlanjut di pengadilan untuk beberapa waktu, dengan perkiraan akan terungkapnya informasi dan konsekuensi lebih lanjut.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Skandal Crypto FTX-Deltec: Terkuaknya Jaringan Manipulasi Tether
Sam Bankman-Fried Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus FTX
Gelombang Memecoin Kembali: Floki, Dogwifhat, dan KangaMoon Mendorong Tren Kenaikan
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.