Bittime - BlackRock, perusahaan keuangan terkemuka yang berbasis di New York, telah mencatatkan sebuah fenomena menarik dalam dunia investasi cryptocurrency. Produk ETF Spot Bitcoin miliknya, iShares Bitcoin Trust, mengalami "no-sale day" alias hari tanpa penjualan selama 3 hari berturut-turut pada pekan lalu.
Pertanyaan dari Pelaku Pasar: Kebijakan No-Sale Day
Fenomena ini mengakhiri rekor penjualan ETF Spot Bitcoin milik BlackRock yang telah berlangsung selama 71 hari berturut-turut, dengan nilai mencapai US$18 miliar atau sekitar Rp300 triliun. Menyusul kejadian tersebut, sejumlah pelaku pasar mulai mempertanyakan kebijakan di balik kejadian no-sale day ini, termasuk dampaknya terhadap kepercayaan investor.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Perspektif Analis: Normalitas dalam Investasi
Beberapa analis memberikan pernyataan bahwa no-sale day adalah hal yang wajar dalam dunia investasi. Mereka menunjukkan bahwa bahkan untuk aset sekelas iShares MSCI Emerging Markets ETF (EEM) milik BlackRock yang telah ada sejak 2003, pernah mengalami fenomena serupa. Perspektif ini mengajak untuk melihat fenomena no-sale day sebagai bagian normal dari perjalanan investasi.
Tantangan dan Kesempatan: Volatilitas Pasar Cryptocurrency
Dengan volatilitas pasar cryptocurrency yang tinggi, kejadian seperti ini menimbulkan tantangan dan juga kesempatan bagi investor. Bagaimana pengaruhnya terhadap strategi investasi jangka panjang? Pertanyaan ini menjadi fokus utama bagi para pelaku pasar yang ingin memahami dinamika investasi dalam pasar cryptocurrency.
Cek Harga:
Prospek dan Observasi: Mencari Konsistensi dalam Kinerja
BlackRock sendiri belum memberikan komentar resmi terkait fenomena ini. Namun demikian, pengamatan terus dilakukan oleh para analis dan pelaku pasar untuk melihat bagaimana tren penjualan iShares Bitcoin Trust ETF akan berlanjut dalam jangka waktu yang lebih panjang. Prospek dan observasi ini akan menjadi penentu penting bagi kepercayaan investor dan kinerja produk ETF Spot Bitcoin milik BlackRock ke depannya.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
CoreWeave: AI Cloud Service, Raih Pendanaan Seri C Sebesar US$1,1 Miliar
Daftar Altcoin yang Harus Kamu Beli Saat Market Koreksi
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.