Bittime - Pasar kripto kembali dilanda gejolak! Menurut data terbaru dari Coinglass, terjadi gelombang likuidasi kontrak kripto dalam jumlah signifikan dalam 1 jam terakhir. Mari kita lihat lebih dalam mengenai situasi ini.
Apa itu Likuidasi?
Likuidasi dalam dunia kripto, khususnya perdagangan kontrak kripto (futures), berarti dipaksa menutup posisi trading secara otomatis oleh platform trading karena saldo margin tidak mencukupi.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Likuidasi Hampir $70 Juta dalam 1 Jam
Data Coinglass menunjukkan bahwa total nilai kontrak yang dilikuidasi di seluruh jaringan dalam 1 jam terakhir mencapai US$69,4839 juta, sekitar Rp 998,8 miliar.
Rincian likuidasi tersebut adalah sebagai berikut:
- Likuidasi Long Dominan: Sebagian besar likuidasi, yaitu senilai US$68,0078 juta, sekitar Rp980,2 miliar, menimpa posisi long (beli). Ini menandakan banyak investor yang bertaruh pada kenaikan harga mengalami kerugian karena harga kripto justru turun.
- Likuidasi Short Sedikit: Sebaliknya, nilai likuidasi untuk posisi short (jual) hanya mencapai US$1,4761 juta, sekitar Rp21,2 miliar).
Bitcoin dan Ethereum Terkena Dampak Terbesar
Likuidasi ini turut berdampak pada aset kripto utama. Berikut rinciannya:
- Likuidasi Bitcoin (BTC): Total nilai likuidasi kontrak BTC mencapai US$29,1281 juta, sekitar Rp418,4 miliar.
- Likuidasi Ethereum (ETH): Total nilai likuidasi kontrak ETH mencapai US$13,5514 juta, sekitar Rp195,4 miliar.
Baca Juga: Cara Memanfaatkan Market Crash dan Likuidasi dalam Investasi Kripto
Penyebab Potensial Likuidasi Besar
Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab lonjakan likuidasi ini antara lain:
- Penurunan Harga Kripto: Penurunan harga kripto yang terjadi belakangan ini, terutama Bitcoin yang sempat menyentuh level US$58.000, bisa jadi pemicu utama likuidasi posisi long. Investor yang menggunakan leverage untuk memperbesar potensi keuntungan terpaksa dilikuidasi karena harga bergerak terbalik dari harapan mereka.
- Volatilitas Pasar: Pasar kripto memang dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi. Perubahan harga yang cepat dapat membuat posisi leverage menjadi rentan terhadap likuidasi.
- Sentimen Negatif: Sentimen negatif yang beredar di media sosial atau berita kripto dapat memicu kepanikan dan mendorong investor untuk menutup posisi mereka, sehingga memperparah likuidasi.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Data Likuidasi 24 Jam Terakhir
Selain data 1 jam terakhir, Coinglass juga melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, total 134.382 orang mengalami likuidasi dengan total nilai mencapai US$432 juta, sekitar Rp6,2 triliun. Angka ini menunjukkan betapa besarnya dampak likuidasi terhadap investor kripto.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi. Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca Juga:
Ethereum Option: Strategi Investasi Tanpa Risiko Likuidasi
Analisis Pasar: Implikasi Lonjakan Likuidasi terhadap Ethereum (ETH)
Harga Bitcoin Mendekati $70.000, Analis Peringatkan Potensi Likuidasi
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.