Bittime - Dunia keuangan kembali gempar dengan terobosan terbaru dari BlackRock, raksasa pengelola investasi global.
Produk mereka, BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL), sukses mengukir sejarah sebagai dana perbendaharaan tokenisasi terbesar di dunia hanya dalam waktu enam minggu.
Pencapaian monumental ini diraih BUIDL setelah melampaui Franklin OnChain U.S. Government Money Fund (BENJI) milik Franklin Templeton, yang telah eksis selama satu tahun.
Berdasarkan data Dune Analytics, BUIDL dengan ticker "$BUIDL" kini memimpin dengan kapitalisasi pasar $375 juta, mengungguli BENJI yang berada di angka $368 juta.
Faktor Pendorong: Gelombang Baru Investasi
Perjalanan gemilang BUIDL tak lepas dari aliran dana segar senilai $70 juta dalam sepekan terakhir, termasuk $50 juta dari token OUSG milik Ondo Finance, perusahaan tokenisasi aset dunia nyata.
Di sisi lain, BENJI justru mengalami penurunan AUM (aset manajemen) sekitar 3,7% pada periode yang sama.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Blockchain dan Aset Riil: Kolaborasi Masa Depan
Dominasi BUIDL menjadi bukti nyata melesatnya tren tokenisasi aset riil (real-world asset) berbasis blockchain. CEO BlackRock, Larry Fink, sebelumnya menegaskan potensi blockchain dalam meningkatkan efisiensi pasar modal.
Obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) hanyalah awal dari babak baru ini. Beragam aset lain seperti saham, properti, dan lainnya juga berpotensi untuk ditokenisasi.
Baca juga: Tujuan Sui Bekerjasama dengan Google Cloud, Ini Daftarnya!
Likuiditas: Tantangan dan Harapan
Namun, menurut ahli strategi riset 21.co, Tom Wan, permintaan investor terhadap produk tokenisasi ini masih tergolong rendah. "Likuiditas yang tipis" menjadi salah satu faktor utama penghambatnya.
Situasi ini menciptakan dilema seperti "permasalahan telur dan ayam". Penerbit aset ragu-ragu untuk melakukan tokenisasi pada blockchain karena permintaan yang rendah. Sebaliknya, permintaan investor belum tumbuh karena minimnya produk yang tersedia.
Untungnya, permintaan terhadap US Treasury sudah ada dari para pelaku industri di pasar stablecoin bernilai $140 miliar. Hal ini, menurut Wan, memudahkan "penarikan investor akhir untuk beralih" ke produk tokenisasi ketika permintaan meningkat.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Potensi Masa Depan: Pertumbuhan dan Disrupsi
Saat ini, porsi sekuriti pemerintah yang ditokenisasi hanya sebesar 1,4% dari total aset pada blockchain. Angka ini naik signifikan dari 0,1% di awal tahun 2023. Bahkan, Wan memprediksi dominasi pasar ini akan melonjak menjadi 10% di masa depan.
Lebih lanjut, Boston Consulting Group memperkirakan total nilai pasar tokenisasi berbasis blockchain akan mencapai $16 triliun di tahun 2030.
Kesimpulan: BUIDL dan Masa Depan Keuangan
Kemunculan BUIDL sebagai dana perbendaharaan tokenisasi terbesar menandakan langkah awal yang menjanjikan dalam pemanfaatan blockchain di ranah keuangan.
Meskipun tantangan terkait likuiditas masih ada, potensi pertumbuhannya di masa depan patut untuk dicermati.
BUIDL menjadi bukti nyata bagaimana teknologi blockchain mampu merevolusi cara kerja pasar modal dan membuka peluang baru bagi investor di seluruh dunia.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Prediksi Harga Ondo: Akankah Naik di Masa Depan?
Slothana (SLOTH) Resmi Akhiri Presale, Bersiap Kasih Airdrop!
Memahami Chiliz Hard Fork Dragon8: Ini Hal-hal yang Harus Diketahui!
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.