Bittime - Changpeng Zhao, miliarder pendiri platform pertukaran aset kripto Binance, dijatuhi hukuman penjara 4 bulan pada hari Selasa.
Hukuman ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan hukuman yang diterima eksekutif kripto lainnya yang tersandung kasus hukum.
Tahun lalu, Zhao mengaku bersalah karena gagal menerapkan program anti-pencucian uang yang memadai di Binance.
Baca Juga: Skandal Cuci Uang Lewat Aset Kripto Terungkap! Nilainya Capai 139 T
Hal ini memungkinkan organisasi kriminal untuk mengakses platform, memfasilitasi transaksi yang berpotensi terkait dengan terorisme, perdagangan narkoba, dan pelecehan seksual anak.
Jaksa penuntut telah meminta hukuman 3 tahun penjara, dengan alasan beratnya pelanggaran. Namun, Hakim Richard Jones mengakui pengakuan bersalah Zhao dan akhirnya memberikan hukuman yang jauh lebih ringan.
Perbedaan Hukuman yang Mencolok
Kasus ini menonjol dibandingkan dengan hukuman yang lebih keras yang dijatuhkan kepada tokoh kripto lainnya.
Sam Bankman-Fried, mantan CEO bursa FTX yang runtuh, menerima hukuman 25 tahun penjara atas penipuan. Do Kwon, pendiri blockchain Terra yang gagal, menghadapi potensi ekstradisi dan hukuman penjara yang panjang.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Perbedaan hukuman ini menimbulkan pertanyaan. Berbeda dengan Bankman-Fried, Zhao hanya menghadapi satu dakwaan dan menghindari tuduhan penipuan.
Dia juga menyetujui denda yang besar dan mundur sebagai CEO Binance. Selain itu, Binance sendiri membayar penyelesaian yang besar kepada otoritas AS.
Beberapa orang berspekulasi bahwa negosiasi di balik layar antara Zhao dan jaksa penuntut mungkin telah mempengaruhi hasil.
Baca juga: 3 Kripto Ini Diprediksi Akan Naik Tajam – Saatnya Investasi untuk 2024!
Masa Depan CZ di Luar Penjara
Meskipun dijatuhi hukuman penjara, Zhao masih memiliki kekayaan dan pengaruh yang signifikan. Dia tetap menjadi pemegang saham utama di Binance, dan perusahaan itu sendiri terus beroperasi.
Zhao juga sedang menjajaki usaha baru, termasuk platform pendidikan online dan investasi di bidang bioteknologi.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
Kasus ini meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab tentang akuntabilitas dalam industri kripto. Meskipun Zhao menghadapi konsekuensi, keringanan hukumannya dibandingkan dengan orang lain menimbulkan kekhawatiran tentang potensi pelanggaran di masa depan.
Selain itu, profitabilitas Binance yang berkelanjutan menimbulkan kekhawatiran tentang apakah Zhao benar-benar akan terhambat oleh keyakinannya.
Regulasi Kripto di Masa Depan?
Kasus ini menggarisbawahi perlunya regulasi yang lebih ketat dalam ruang kripto. Asisten Jaksa Agung Carlos Uriarte baru-baru ini menyerukan hukuman yang lebih keras untuk pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Bank, undang-undang yang diakui Zhao telah dilanggar.
Hanya waktu yang bisa menjawab bagaimana kasus ini pada akhirnya akan berdampak pada masa depan regulasi kripto.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Penambang Bitcoin Hadapi Tantangan: Pendapatan Turun Drastis Pasca Halving!
Coinbase Hadirkan Bitcoin Lightning Network: Pembayaran Lebih Cepat dan Biaya Lebih Rendah!
Blur Hadirkan Pembaruan Besar untuk Blast: Transaksi NFT Lintas Rantai dan Sistem Poin Reward
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.