Bittime - Hong Kong bersiap meluncurkan exchange-traded funds (ETF) kripto pertamanya. Peluncuran ini diprediksi bakal menarik dana investasi yang besar. Para penerbit ETF optimistis bahwa debut besok (30 April 2024) akan berjalan baik. Selain itu, artikel ini akan membahas 5 hal penting yang perlu diketahui.
Bahkan, debut ini diperkirakan bisa melampaui perolehan hari pertama ETF kripto di Amerika Serikat yang mencapai $125 juta (sekitar Rp 2 triliun). Minat investor dari Singapura, Timur Tengah, dan lainnya turut mendorong ekspektasi positif ini.
Klasifikasi Ethereum sebagai sekuritas di Amerika Serikat tidak mempengaruhi minat investor karena Hong Kong memiliki kebijakan yang berbeda.
Akan Berfokus pada Bitcoin dan Ethereum
ETF kripto Hong Kong yang akan berfokus pada Bitcoin dan Ethereum ini diperkirakan akan memiliki skala penerbitan antara $200 juta hingga $300 juta (sekitar Rp 3,2 triliun - Rp 4,8 triliun). Ini berpotensi mencapai ukuran pasar sebesar $2-3 miliar (sekitar Rp 32 triliun - Rp 48 triliun) nantinya.
Perusahaan manajemen aset besar China seperti China Asset Management, Bosera Asset Management, dan Harvest Global Investments bersiap untuk meluncurkan produk mereka pada 30 April melalui anak perusahaan mereka di Hong Kong.
Cek Market Crypto Hari Ini:
Tantangan Persaingan dan Regulasi Menunggu ETF Kripto Hong Kong
Pasar ETF kripto Hong Kong sebelumnya pernah kedatangan ETF berjangka (futures) Bitcoin dan Ether pada akhir tahun 2022. Semula, kehadiran ETF kripto spot Bitcoin diharapkan dapat mempengaruhi harga kripto.
Namun, perkiraan masuknya dana investasi yang besar tersebut diragukan karena adanya potensi pembatasan dari China.
Baca Juga: Rusia Melarang Penggunaan Crypto untuk Perkuat Rubel, Ada Perdebatan Internal
Meskipun menghadapi persaingan dari pemain regional dan batasan investasi, ETF kripto Hong Kong akan menjadi ujian menarik untuk melihat minat pasar, terutama pada tahap awal.
Sementara itu, negara Asia lainnya seperti Korea Selatan dan Jepang juga sedang menjajaki peluncuran produk serupa. Wilayah seperti Australia pun dikabarkan berencana meluncurkan ETF kripto pada akhir tahun ini.
Baca Juga Cara Beli Crypto:
5 Hal yang Perlu Diketahui
Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang peluncuran ETF kripto Hong Kong. Detailnya ada di bawah ini.
Pasar ETF Kripto Hong Kong Pernah Ada Sebelumnya
Peluncuran ETF kripto spot di Hong Kong bukanlah yang pertama kali terjadi di HKEX (Hong Kong Exchanges and Clearing Limited). Perusahaan ini sebelumnya sudah memiliki ETF berjangka (futures) Bitcoin dan Ether yang diperdagangkan sejak akhir 2022.
ETF ini dikelola oleh CSOP Asset Management, yaitu CSOP Bitcoin Futures ETF dan CSOP Ether Futures ETF. Kedua ETF tersebut melacak kontrak berjangka Bitcoin dan Ether yang diperdagangkan di Chicago Mercantile Exchange (CME) dengan penyelesaian pembayaran tunai (cash-settled).
Samsung Asset Management Hong Kong menyusul dengan meluncurkan ETF berjangka Bitcoin lainnya, yaitu Samsung Bitcoin Futures Active ETF, pada Januari 2023.
Berdasarkan data HKEX per 29 April 2024, ketiga ETF berjangka kripto di HKEX ini memiliki total aset kelolaan sebesar 1,3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp 2,7 triliun).
Baca juga: Hong Kong Web3 Festival 2024: Acara Web3 Terbesar di Asia
Pasar ETF Hong Kong Masih Kecil Dibandingkan Amerika Serikat
Melihat data yang ada, terlihat jelas bahwa pasar ETF Hong Kong masih jauh lebih kecil dibandingkan Amerika Serikat. Menurut data dari ETFGI, hingga akhir Maret 2024, terdapat 3.457 produk ETF dengan total aset senilai $8,9 triliun yang terdaftar di tiga bursa ETF Amerika Serikat.
Di sisi lain, perkiraan analis data Bloomberg Jack Wang, total nilai pasar ETF Hong Kong hanya mencapai sekitar $50 miliar.
Menurut HKEX, ETF aktif pertama mereka baru diluncurkan pada Juni 2019. Hingga akhir 2023, HKEX memiliki 24 ETF aktif dengan total kapitalisasi pasar sebesar 8,6 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp 17,8 triliun).
Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dikompilasi Bloomberg, total nilai pasar ETF China mencapai $238 miliar di tahun 2023.
Baca juga: Mengenal Peraturan Cryptocurrency Hong Kong
Perbedaan Cara Penebusan antara ETF Kripto Hong Kong dan Amerika Serikat
Salah satu perbedaan mendasar antara ETF kripto spot Hong Kong dengan produk sejenis di Amerika Serikat adalah cara penebusan (redemption) ETF.
Berbeda dengan ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat, ETF spot kripto Hong Kong diciptakan secara in-kind. Artinya, ketika perantara ETF ingin membuat unit ETF baru, mereka perlu menyerahkan aset kripto aktual seperti Bitcoin kepada penerbit ETF.
Sementara itu, saat ini penerbit ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat hanya diizinkan untuk menerbitkan ETF yang dibuat secara cash-created, di mana perantara tidak diizinkan untuk memegang Bitcoin secara langsung.
“Menurut saya, alasan Hong Kong memilih metode in-kind adalah karena mereka ingin membedakan produk mereka dengan Amerika Serikat,” ujar analis senior ETF Bloomberg Rebecca Sin dalam webinar yang diselenggarakan Bloomberg pada 24 April.
Hong Kong Akan Miliki ETF Spot Ether Pertama di Dunia
Peluncuran ETF spot kripto di Hong Kong tidak hanya menarik karena metode in-kind, tetapi juga karena kehadiran ETF spot Ether yang belum disetujui di Amerika Serikat.
Otoritas pengawas keuangan Amerika Serikat diperkirakan akan menolak permohonan ETF spot Ether pada bulan Mei dan menunda pengambilan keputusan terkait masalah tersebut.
Namun, Hong Kong bukanlah yang pertama meluncurkan ETF Ether. Regulator Kanada menyetujui ETF Ether berjangka pertama di negara itu pada April 2021, menjadikan Kanada salah satu negara pertama yang menawarkan produk investasi semacam ini.
Menurut Nasdaq, saat ini terdapat lima ETF Ether di Kanada: Purpose Ether ETF, Evolve Ether ETF, CI Galaxy Ethereum ETF, 3iQ CoinShares Ether ETF, dan Fidelity Advantage Ether ETF.
Cek Harga Crypto Hari Ini:
Investor Cina Daratan Tidak Dapat Membeli ETF Bitcoin Hong Kong
Peluncuran ETF spot kripto mungkin memunculkan optimisme terkait sikap Cina Daratan terhadap kripto, namun hal tersebut belum tentu benar. Warga negara Cina Daratan diperkirakan tidak dapat membeli ETF spot kripto Hong Kong meskipun para penerbit ETF memiliki hubungan erat dengan Cina Daratan.
Analis Bloomberg Wang mengatakan bahwa Cina melarang warganya melakukan aktivitas yang berhubungan dengan kripto, termasuk investasi melalui ETF kripto.
“Bahkan untuk ETF berjangka kripto yang terdaftar di Hong Kong, saya pernah mencoba melakukan transaksi dan ditolak langsung oleh broker,” ujar Wang. Beliau percaya investor China tidak akan berinvestasi dalam produk semacam ini dalam waktu dekat.
Cara Beli Crypto di Bittime
Kamu bisa beli dan jual aset crypto dengan cara yang mudah dan aman melalui Bittime. Bittime adalah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang sudah resmi terdaftar Bappebti.
Untuk bisa beli aset crypto di Bittime, pastikan kamu telah melakukan registrasi dan menyelesaikan verifikasi identitas. Selain itu, pastikan juga kalau kamu punya saldo yang cukup dengan melakukan deposit sejumlah dana ke wallet. Sekadar informasi, minimal pembelian aset di Bittime adalah Rp10.000. Setelah itu, barulah kamu bisa melakukan pembelian aset crypto di aplikasi.
Belajar Panduan Lengkap Cara Beli Crypto di Bittime.
Pantau pergerakan grafik harga Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL) dan kripto lainnya untuk mengetahui tren crypto market hari ini secara real-time di Bittime.
Baca juga:
Kemungkinan ETF Ether Disetujui Lebih Kecil dari ETF Bitcoin?
VanEck: Perintis ETF & Kiprahnya untuk ETF Bitcoin
ETH IDR : Prospek ETF Ethereum, SEC Tunda Keputusan ETF Spot Ethereum Grayscale
Apa Saja 11 ETF Bitcoin Yang Di Setujui SEC
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Bittime tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Komentar
0 komentar
Harap masuk untuk memberikan komentar.